L

Menguak Fakta Tentang Iodine 1000 pada Media Filter Karbon Aktif


Bismillahirrohmanirrohim


Whole House Water Filtering: Cartridge

Alhamdulillah saya diberikan kesempatan menulis lagi di blog ini 🙂

Saya bukanlah full time blogger, sempat menjadi full time blogger ketika proses pembangunan blog ini saja 😀

 

Akhir-akhir ini memang topik yang saya angkat adalah seputaran water treatment/filtering, karena itu adalah salah satu project baru yang saya lakukan akhir-akhir ini, mempelajari hal baru, dan menerapkannya ke rumah saya pribadi dan rumah keluarga saya.

Awalnya karena masalah kandungan sediment dan besi pada air sumur di rumah saya pribadi, lalu terpikir untuk menerapkan ilmu baru saya ini pada rumah orang tua saya yang sudah sangat lama memiliki masalah air yakni rasa yang tidak tawar alias memiliki rasa khas yang saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata seperti apa rasanya, meskipun sangat jernih dan tidak mengandung besi, mangan, apalagi hidrogen sulfida.

Di rumah pribadi saya, membutuhkan setidaknya 5 housing 10 inch untuk kebutuhan dan keinginan saya terkait water treatment ini, kebutuhannya sebenarnya hanyalah sediment filter dan manganese dioxide activated sand saja yang secara teknis hanya membutuhkan 2 housing 10 inch saja.

Tapi, ada satu jenis media filter yang opsional tapi sebaiknya digunakan pada kasus air tertentu, meski tidak ada bau, rasa, dan warna selain kandungan besi dan sediment pada air.

Media filter tersebut adalah karbon aktif !

Saya katakan opsional adalah ketika setelah menggunakan sediment filter dan pasir aktif masalah warna, rasa, dan bau pada air sudah teratasi/hilang.

Namun menjadi harus digunakan ketika masalah pada air seperti pada rumah orang tua saya.

Penggunaan karbon aktif walaubagaimanapun sebaiknya digunakan pada kondisi air seperti apa pun, karena fungsi karbon aktif yang sangat bagus menyaring zat kimia organik seperti pestisida, herbisida, dan segala macam zat kimia karsinogenik/penyebab kanker lainnya. Karena karbon aktif sudah umum digunakan untuk menetralisir limbah dari pabrik, rumah sakit, dsb

Masalahnya, kita tidak tau kandungan zat kimia itu di dalam air kan ?, lebih baik mencegah daripada mengobati, bahkan pada kondisi air yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa sekalipun, toh nanti karbon aktifnya akan sangat awet digunakan 🙂

 

Selain karbon aktif, saya juga menggunakan resin cation, meskipun water hardness atau kesadahan air yang diakibatkan kandungan kapur, kalsium, dan magnesium tidak tinggi, namun tetaplah ada, sehingga ketika menggunakan softener berupa resin cation tersebut, kualitas air saya menjadi lebih baik, khususnya untuk mencuci, karena lebih sedikit membutuhkan sabun dan lebih cepat ketika membilas, sehingga lebih hemat sabun dan air, baik itu untuk mencuci maupun untuk mandi.

Sediment Filter, Manganese Greensand, Manganese Zeolite, Karbon Aktif, dan Resin Cation, itulah media filter yang saya gunakan, saya menggunakan dua jenis media filter manganese dioxide yakni Manganese Greensand dan Manganese Zeolite, itu saya lakukan karena kandungan besi pada air saya yang masuk level medium bahkan high. Sehingga saya tidak perlu melakukan aerasi dan tidak perlu menampung air di toren atau tandon, air dari mesin pompa langsung bisa dihilangkan kandungan besi-nya.

Hebatnya, Pasir Aktif sesungguhnya juga bisa menghilangkan kandungan Arsenik dan Radium dalam air.

Ketika saya tau mengenai water treatment yang begitu terjangkau harganya dan mudah penerapannya, saya semakin sadar bahwa mengkonsumsi air tanpa treatment sebaiknya dihindari, karena tubuh kita (Manusia) mayoritasnya adalah air.

 

Iodine Number

Kemudian saya akan membahas Iodine Number sesuai judul artikel ini.

Iodine itu adalah zat kimia sejenis logam atau mineral yang dampaknya diidentikkan dengan masalah warna pada air, karena Iodine memiliki warna khas yakni jingga gelap, tau obat luka bernama Betadine ?, nah itu mengandung Iodine.

Tapi kan air sumur dan sumber air lainnya tidak mengandung Iodine ?

Ya, memang benar, karena Iodine Number itu sebuah standard metode pengujian spesifikasi karbon aktif sesuai standard ASTM D4607.

Hal itu hanya bisa dilakukan di Lab, tidak bisa dengan cara “Ngakalin” ala pedagang karbon aktif biasanya itu, seperti pakai multimeter, gelembung udara ketika karbon aktif kering dimasukkan ke dalam air, dsb 😀

Iodine Number paling kecil yang saya tau di pasaran adalah 300, lalu ada yang lebih tinggi yakni 600, dan yang tertinggi saat artikel ini saya tulis adalah 1000 – 1100. Tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa lebih tinggi lagi.

Semakin tinggi spesifikasi Iodine Number, maka Surface Area atau luas permukaan pada karbon aktif semakin luas.

Surface Area itu sesuai namanya, adalah luas permukaan yang bisa diperluas dengan goresan dan pori-pori pada benda tertentu, misalnya kita membeli sebuah plat stainless steel yang masih mulus, lalu kita gosokkan amplas di permukannya sehingga terjadi goresan, nah goresan itu memperluas surface area pada plat stainless steel tersebut, semakin banyak goresannya, apalagi jika menggunakan amplas yang kasar, maka semakin luas surface area-nya.

Nah begitu juga pada karbon aktif, pori-pori sangat kecil yang sangat banyak pada karbon aktif itu memperluas surface area-nya, umumnya saja dalam 1 gram karbon aktif, itu memiliki luas permukaan atau surface area sebesar 1500 sampai 3000 meter persegi, seluas lapangan sepak bola !

Nah, surface area tersebut dispesifikasikan dengan Iodine Number Testing dengan standard ASTM D4607 tadi, semakin tinggi Iodine Number-nya, maka semakin luas surface area-nya.

 

Perlukah Iodine Numeber yang Tinggi ?

Itu relatif, terserah saja, tidak ada salahnya, namun harga tentu relatif lebih mahal, namun sepadan 😀

Perbandingannya kira-kira dengan menggunakan satu buah cartridge 10 inch dengan isi penuh 500 gram Granular Activated Carbon (GAC) dengan spesifikasi Iodine Number 1000, itu sama dengan menggunakan dua buah cartridge 10 inch dengan isi penuh sama-sama 500 gram.

Apalagi jika pembandingnya cuma memiliki spesifikasi Iodine Number 300 😀

Kelebihan menggunakan Iodine Number 1000 lainnya adalah jika digunakan pada kondisi air yang dengan Iodine Number 300 pun sudah cukup, maka dengan menggunakan Iodine Number 1000 masa pakai karbon aktif tersebut akan sangat lama sehingga interval penggantian juga lebih jarang dilakukan, menghemat waktu dan tenaga kita yang bisa lebih mahal daripada uang, khususnya waktu menurut saya sangat berharga.

Harga sebanding dengan kelebihannya kan ?

Sebagai gambaran, harga GAC dengan Iodine Number 1000 itu kisaran 40 – 50rb rupiah per kilogram, bisa untuk dua buah cartridge ukuran 10 inch, jika Anda menggunakan cuma satu saja, maka bisa digunakan dua kali penggantian, bandingkan dengan GAC dengan Iodine Number tidak jelas yang bisa saja dibawah 1000 yang memiliki harga kisaran 15 – 25rb rupiah per kilogram.

Kenapa saya katakan tidak jelas ?, karena spesifikasi Iodine Number ini hanya bisa diperoleh melalui Test di Lab, sedangkan itu biayanya mahal, maka produsen karbon aktif hanya memproduksi sebaik mungkin tanpa melakukan test di lab untuk mengetahui Iodine Number-nya.

Itulah sebab kenapa harga karbon aktif biasa tanpa spesifikasi Iodine Number biasanya lebih murah, dengan spesifikasi Iodine Number diasumsikan dibawah 1000, tidak bisa memastikan persisnya berapa, apakah 300, 500, 600, 950, dsb. Bahkan bisa saja Iodine Number-nya 1000 bahkan 1100, tapi siapa yang tau ?, tidak ditest di lab 😀

Ya, faktor yang membuat karbon aktif berharga mahal adalah biaya pengujian di lab untuk mendapatkan kepastian dan kepercayaan konsumen tertentu, tapi pada akhirnya kita juga sebagai konsumen yang membayar biaya test lab itu kan 😀

 

Jadi jangan heran jika menemukan produk GAC (Granular) atau CTO (Solid Block) yang tidak mencantumkan spesifikasi Iodine Number pada label-nya, namun harganya relatif mahal, dan terbukti memang kualitasnya bagus dan awet, karena bisa saja Iodine Number-nya 1000 namun karena tidak diuji di lab maka tidak bisa mengklaim pada label dengan tulisan IN 1000.

Justru jika menemukan produk sejenis yang berharga lebih murah namun mencantumkan spesifikasi Iodine Number 1000 di label-nya maka perlu diwaspadai bahwa label itu hanya marketing gimmick saja.

Sebenarnya, untuk kebutuhan air rumah tangga yang bersumber pada sumur, kita biasa menggunakan karbon aktif apa saja dengan spesifikasi Iodine Number tidak jelas sekalipun, bukankah untuk kebutuhan rumah tangga yang utama itu adalah cost yang harus economi friendly ? 😀

Yang paling penting adalah keaslian karbon aktifnya, yakni benar-benar karbon aktif, bukan arang giling 😀

 

Masalahnya kita tidak bisa memprediksi Iodine Number pada produk karbon aktif hanya dari harga saja, tidak bisa dipertanggungjawabkan karena produk CTO atau GAC yang mahal biasanya adalah karena faktor bea cukai import, sedangkan yang berharga murah ya karena produksi lokal.

Kecuali Anda adalah Import Stuff Oriented yang asalkan Import maka divonis lebih bagus daripada produk lokal, no offense 😀

Padahal banyak merk multinasional yang sebenarnya diproduksi di Indonesia juga, karena memiliki pabrik di Indonesia 😀

Perlu diketahui bahwa pada produk CTO, meski sama-sama Iodine Number 1000, namun CTO lebih efektif daripada GAC Iodine 1000.

 

Kesimpulan

Nah itulah sebab kenapa banyak produk karbon aktif baik itu berupa Granular maupun Solid Block tidak menyertakan informasi Iodine Number pada label-nya meskipun harganya mahal dan berkualitas bagus.

Intinya sih banyak produsen yang tidak memastikan Iodine Number karena target pasar/konsumennya adalah Home Consumer yang lebih mengutamakan harga yang terjangkau.

Namun produsen tersebut mengusahakan kualitas terbaik yang bisa mereka buat, yakni dengan mengolah bahan baku seperti batok kelapa dengan baik dan benar dalam pengaktivasiannya, sesuai standard yang berlaku secara international.

Produk karbon aktif dengan Iodine Number 1000 biasanya ditujukan pada konsumen khusus seperti laboratorium, farmasi, industri, dsb yang membutuhkan kepastian angka Iodine Number dan memang kebutuhannya untuk menetralisir kandungan zat kimia organic level tinggi pada air, misalnya untuk pengolahan air limbah sebelum dibuang ke lingkungan, sehingga harga yang lebih mahal sepadan karena tidak perlu membutuhkan jumlah karbon aktif yang besar/banyak dan masa pakai yang lebih lama.

Anda ingin mendapatkan benefit tersebut meskipun penggunaannya untuk rumah ?

Bisa saja, dengan Anda menggunakan karbon aktif Iodine Number 1000, maka Anda akan bisa mengurangi jumlah housing dan cartridge atau tabung FRP untuk penggunaan karbon aktif, satu buah housing dan cartridge 10 inch berisi karbon aktif granular berspesifikasi Iodine Number 1000 itu bisa setara penggunaan 2 – 3 buah housing dan cartridge 10 inch berisi karbon aktif granular biasa yang diasumsikan berspesifikasi Iodine Number dibawah 500, dan juga Anda bisa mendapatkan masa pakai yang lebih lama, misal dalam kondisi tertentu, satu buah housing dan cartridge 10 inch berisi karbon aktif biasa hanya bisa digunakan selama 6 bulan, maka dengan Iodine Number 1000 bisa digunakan 1 tahun.

Tapi ingat, bisa saja karbon aktif tidak jelas dan biasa tanpa kepastian spesifikasi Iodine Number itu sebenarnya memiliki spesifikasi Iodine Number 1000 bahkan 1100 hanya saja tidak diketahui karena tidak dilakukan pengujian Iodine Number di Lab.

Saya harap dengan membaca artikel ini, kita sudah tidak perlu lagi bertanya pada penjual “Ini Iodine berapa ?”, karena jika produk tersebut tidak diuji di lab dan terspesifikasi Iodine Number 1000 di Product Datasheet-nya, maka pasti akan dijawab “Dibawah 1000 pak/bu”, dan ketika ditanyakan lagi “Persisnya berapa ?”, maka tidak ada yang bisa memastikan, karena jika berani memastikan maka sama saja penjual tersebut berbohong. Statement teknis seperti itu harus berdasarkan data yang valid yakni product datasheet yang dikeluarkan oleh produsen karbon aktif bersangkutan yang dihasilkan dari pengujian lab baik independen maupun internal, tidak bisa asal-asalan.

Apalagi cuma beli eceran 1 kg, bukan zak/sak 20 – 25 kg, maka arang giling pun bisa diklaim karbon aktif 😀


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified