Kategori Otomotif

Old Vario 125i: Riwayatmu Kini

Anda dan bahkan saya pastinya akan risih ketika mendapati bunyi dan getar aneh yang terjadi pada motor matic kesayangan, apalagi mengingat kondisi motor itu masih baru.

Karena itulah saya coba renungi dan melakukan experiment, yakni saya punya motor baru yang sejak baru tidak saya apa-apain, cuma ganti oli rutin saja sesuai intervalnya.

Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FIOld Vario 125i (Tahun 2012) adalah motor yang sejak baru sudah banyak bebunyian dan gegetaran aneh yang tentu saja langsung saya riset untuk troubleshootingnya.

New Vario 150i (Tahun 2017) adalah motor yang sejak baru tidak saya ubah sedikit pun, perawatan cuma ganti oli saja secara teratur sesuai intervalnya.

Hasilnya ?

Hmmm …

New Vario 150i itu memang awalnya muncul bebunyian dan getaran aneh, tapi bunyi dan getar itu pada akhirnya hilang sengan sendirinya !

Padahal sampai artikel ini saya terbitkan, CVT-nya pun bahkan belum diservice sama sekali !

 

Dari eksperimen yang saya lakukan ini, maka saya bisa menyimpulkan bahwa, bisa saja gejala bunyi dan getar aneh yang bikin risih itu sebenarnya cuma terjadi dalam masa penyesuaian atau biasa kita sebut break-in atau inreyen.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Piston OEM STD Vario 125

Dalam hal ini, motor saya adalah Honda Old Vario 125i yah bro, dan saya mendapati bahwa meski produsen piston sama-sama FIM (Federal Izumi Manufacture) tapi antara Piston FIM OEM dengan FIM Aftermarket ternyata berbeda desain loh.

Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing yang bikin saya galau mau pilih yang mana 😀

Kata pihak penjual resminya sih (ProLine Parts), perbedaan desain ini karena adanya patent pada desain piston OEM Honda itu.

Masa ?, karena setau saya, Piston Aftermarket merek NPP itu desainnya mirip Piston FIM OEM. Tapi wajar saja yah, kan yang bikin OEM-nya kan FIM, masa FIM jual Aftermarket-nya yang sama juga desainnya ?

Sudah banyak artikel yang membahas kelebihan piston OEM Honda yang disebut menganut teknologi ESP (Ehnaced Smart Power) ini, piston ini dijuluki sebagai Light Weight Piston (Piston Ringan).

Berikut saya kutip salah satu statement-nya:

ESP Piston

Sesuai namanya piston yang dipakai lebih ringan bila dibandingkan dengan komponen terdahulu. Pin dan rumah pin piston dibuat lebih kecil, selain ringan juga mengurangi bidang gesek antara piston dan dinding silinder.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Seal Klep Bahan Viton

Kali ini saya pengen bahas tentang bahan-bahan atau material dan ring yang digunakan dalam pembuatan seal klep atau valve seal.

Artikel ini saya buat karena pada motor Old Vario 125i saya, sudah 2 kali ganti seal klep tiap 40.000 KM.

Ya, benar, persis tiap 40.000 KM, yang pertama ketika odometer sampai 40.000 KM, yang kedua ketika odometer sampai 80.000 KM, artinya sudah 2 kali saya service besar 😀

Ubahan di motor saya, ditambah riding style saya yang keras, menjadikan service besar menjadi agenda rutin tiap 40.000 KM, padahal sudah pakai oli bagus 😀

Yah soalnya ring piston dan cylinder liner pasti aman pakai oli bagus, tapi seal klep ?, hmmm… seal klep kan tidak dilumasi oli di dalamnya (Antara permukaan dalam seal klep dengan batang klep), kalau ada oli yang lolos masuk ke dalamnya ya artinya seal gagal menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Karena rencananya saya akan melakukan service besar alias overhaul, tentu terlepas memang seal klep-nya yang aus atau ada part lain yang aus seperti ring piston misalnya (kemungkinannya kecil), maka tetap saja seal klep menjadi part yang wajib sekalian diganti karena harganya murah tapi perannya sangat vital.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified