Kategori Oprekan

TDS Calibration Solution: 1382 ppm

Anda pemilik alat TDS Meter pasti kenal dengan produk larutan kalibrasi seperti pada gambar di atas kan ?, karena sampai artikel ini saya tulis, inilah satu-satunya larutan kalibrasi yang tersedia di Indonesia. Karena TDS Meter di Indonesia populer digunakan oleh para penggiat/hobbies Hidroponik, bukan Water Treatment, ada tapi sedikit sekali.

Padahal, untuk keburutan air minum dan water treatment bahkan air pada umumnya, itu hanya mengukur < 500 ppm, katakanlah < 1000 ppm, karena sesuai standard kesehatan air yang layak konsumsi adalah memiliki TDS maksimal 500 ppm. Maka kalibrasi dengan larutan 1382 ppm seperti ini tidak ideal dan akan mengurangi akurasi, kenapa ?

Karena TDS Meter itu bersifat Single Point Measurment, artinya alat ini akan kehilangan akurasi jika range pengukuran terlalu lebar, meski secara teknis bisa membaca 0 – 9999 ppm. Itulah sebabnya harus dilakukan kalibrasi ulang pada titik tertentu yang terdekat dengan range pengukuran.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Jadi, untuk kebutuhan air secara umum TDS Meter harus terkalibrasi dengan larutan kalibrasi dengan spesifikasi 342 ppm pada suhu 25°C, bukannya 1382 ppm pada suhu 25°C !, itulah sebabnya secara default TDS Meter sudah dikalibrasi di pabriknya pada pendekatan 342 ppm pada suhu 25°C. Jika Anda membeli TDS Meter asli/original yang berkualitas, maka seharusnya tidak perlu dikalibrasi ulang jika toh TDS Meter itu digunakan untuk mengukur TDS pada air minum, air sumur, dsb[...]

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



 

Whole House Water Filtering: Housing

 

Sebelumnya sudah saya bahas mengenai GAC VS CTO disini.

Nah sekarang saya ingin ngebahas mengenai Sediment Filter, karena banyak yang bingung dengan pilihan yang ada, yakni 10, 5, 3, dan 1 Micron, ada juga yang menuliskannya 0.10, 0.5, 0.3, dan 0.1 Micron, ada lagi yang menuliskannya 010, 05, 03, 01 Micron.

 

Apa Bedanya ?

Sama saja ! 😀

Buktikan saja dengan aplikasi konversi micron to mm di google, 10 micron itu sama dengan 0.01 mm, 5 micron itu sama dengan 0.005 mm, begitu juga 3 dan 1 micron, tinggal Anda ganti angka 5 sebelumnya dengan 3 atau 1, yupz 0.003 dan 0.001 mm.

Artinya, 10 micron adalah ukuran kerapatan terbesar dan 1 micron adalah ukuran kerapatan terkecil. Sedangkan 5 micron adalah pertengahan.

Saya sering mendapati kesalahpahaman yang mengira 1 micron itu lebih besar dari 0.5 micron 😀

Sampai ada yang bilang kalau 0.5 micron itu adalah setengah ukuran dari 1 micron, 1 micron itu sama saja sob dengan 0.1 micron, jadi yang benar adalah 0.5 micron adalah ukuran setengah dari 0.10 micron atau 10 micron.[...]

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Setelah sekian lama saya single boot menggunakan Linux saja, kini saya terpaksa harus dual boot dengan Windows lagi, tentu saja menggunakan Windows terbaru yang saat artikel ini saya tulis adalah Windows 10, sedangkan Distro Linux yang saya gunakan adalah Mint. Alasannya ?, secara logika, jika Ubuntu lebih baik dari Debian karena turunannya, maka Mint tentu lebih baik dari Ubuntu karena turunannya 😀

Dan menurut pengalaman saya memang demikianlah adanya, beberapa bug dan ketidaknyamanan di Ubuntu diperbaiki dan disempurnakan oleh developer Linux Mint.

Alasan menggunakan Windows 10 karena ya menurut saya Windows 8.x dan 7 sudah tidak bisa mengalahkan Windows 10, tidak ada alasan saya untuk pakai versi Windows 7 dan 8.x :D, selain itu juga karena saya punya lisensi Windows 10 Retail.

Nah dalam proses menginstall OS (Sistem Operasi), tentu yang paling basic adalah kita harus bisa mempartisi harddisk, banyak pemula terkendala dengan prosedur ini dan sudah tidak bisa dihitung lagi yang keliru dalam penanganannya yang mengakibatkan seluruh data di harddisk hilang karena terformat semuanya, khususnya yang baru belajar install linux 😀[...]

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified