Kategori Oprekan

Modifikasi Mighty Blaster untuk Depot Isi Ulang Air Minum

Sebenarnya, ini adalah permintaan dari istri saya, agar proses pengisian galon di depot kami bisa dilakukan dibawah dan air diisi pakai selang.

“Apa ?, pakai selang ?”

Begitu respon pertama saya 😀

Soalnya saya baru kali ini dikasih tau ide seperti itu, dan ternyata sebelum kami menikah, istri saya sudah biasa ngisi galon di depot yang cara pengisiannya pakai selang langsung ke galon yang posisinya di bawah/lantai.

Kita semua tau bahwa prosedur pengisian galon di depot itu ya di dalam etalasenya, umumnya posisi pengisian galon berada di pertengahan, karena di bawahnya adalah tempat Filter Housing, di paling atas adalah tempat UV Sterilizer.

Saya pun memastikan lagi, seperti apa proses pengian seperti itu, apakah langsung pakai selang biasa begitu saja atau pakai nozzle khusus, saat itu dalam benak saya, pengisian dilakukan pakai nozzle seperti yang digunakan di SPBU.

Kalau pakai nozzle yang biasa dipakai di rumah, misal untuk menyemprot taman, lantai teras halaman, dsb, itu tentu tidak ideal, karena flow rate sangat kurang, karena nozzle seperti itu mengutamakan pressure.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Old Vario 125i: Riwayatmu Kini

Anda dan bahkan saya pastinya akan risih ketika mendapati bunyi dan getar aneh yang terjadi pada motor matic kesayangan, apalagi mengingat kondisi motor itu masih baru.

Karena itulah saya coba renungi dan melakukan experiment, yakni saya punya motor baru yang sejak baru tidak saya apa-apain, cuma ganti oli rutin saja sesuai intervalnya.

Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FIOld Vario 125i (Tahun 2012) adalah motor yang sejak baru sudah banyak bebunyian dan gegetaran aneh yang tentu saja langsung saya riset untuk troubleshootingnya.

New Vario 150i (Tahun 2017) adalah motor yang sejak baru tidak saya ubah sedikit pun, perawatan cuma ganti oli saja secara teratur sesuai intervalnya.

Hasilnya ?

Hmmm …

New Vario 150i itu memang awalnya muncul bebunyian dan getaran aneh, tapi bunyi dan getar itu pada akhirnya hilang sengan sendirinya !

Padahal sampai artikel ini saya terbitkan, CVT-nya pun bahkan belum diservice sama sekali !

 

Dari eksperimen yang saya lakukan ini, maka saya bisa menyimpulkan bahwa, bisa saja gejala bunyi dan getar aneh yang bikin risih itu sebenarnya cuma terjadi dalam masa penyesuaian atau biasa kita sebut break-in atau inreyen.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ozone Generator on Display

Hari gini Depot Air Minum Isi Ulang tidak pakai Ozone ?, sayang banget !

Begini sob, dalam industri besar AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) setidaknya sudah menggunakan teknologi Ozone untuk sterilisasi.

Memang untuk skala besar seperti itu alatnya juga mahal, tapi untuk skala kecil sampai menengah sepert Depot Air Minum Isi Ulang kita bisa terapkan teknologi Ozone dengan biaya yang relatif terjangkau. Saran saya sih beli yang menggunakan teknologi Corona Discharge, bukan yang UV (Ultra Violet), perlu diketahui bahwa UV juga bisa memproduksi Ozone, yakni ketika sinar UV mengenai molekul Oksigen di udara, makanya bentuk Ozone Generator berteknologi UV sama persis seperti UV Water Sterilizer, bedanya untuk inlet dan outletnya lebih kecil, karena hanya untuk mengalirkan udara saja.

Dengan menggunakan Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas yang sama di range harga yang jauh berbeda dibandingkan Ozone Generator berteknologi UV.

Misalnya, kalau Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas 3500 mg/h dengan harga 400rb’an, sedangkan jika Ozone Generator berteknologi UV harganya bisa di atas 1 jutaan cuma untuk kapasitas 400 mg/h !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified