Kategori Opini

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Nama saya Lukmanul Hakim, sejak awal di Akta Kelahiran saya tertulis nama Luqmanul Hakim, hingga pada akhirnya saya ubah secara resmi menjadi Lukmanul Hakim. Alasannya simple saja, karena sejak sekolah bahkan sampai terbit ijazah, nama saya tertulis Lukmanul Hakim, bukan Luqmanul Hakim.

Kalau Anda perhatikan, pembedanya cuma huruf “K” dan “Q” saja kan ?

Saya bahkan sempat menuliskan artikel pembahasan mendalam mengenai itu disini.

Secara lisan/pelafalan memang antara Lukmanul Hakim dan Luqmanul Hakim sama saja, tapi dalam administrasi resmi, satu huruf pun itu sensitif, atau istilahnya Case Sensitive.

Dulu, saya merasa tidak jelas bagaimana harusnya saya menuliskan nama saya, sampai pada suatu saat saya direkomendasikan untuk mengikuti ijazah saja, sehingga saya sejak kecil selalu menggunakan nama Lukmanul Hakim, bukannya Luqmanul Hakim yang sama seperti di akta kelahiran.

Kesalahan guru saya ketika menuliskan nama saya di ijazah itu sudah membuktikan kalau nama saya ini familiar ditulis menggunakan huruf “K”, bukannya menggunakan huruf “Q”.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Banyak orang yang request artikel review ke saya baik di blog ini maupun di group sosmed dan forum, beberapa sudah saya penuhi dan Alhamdulillah hasilnya cukup baik, namun tidak sempurna, meski panjang lebar dan detail.

Tapi untuk review di blog, saya pernah bermasalah karena saya keliru dalam melakukan review dan menyikapi segala sesuatu terkait review tersebut.

Jadi sob, dalam membuat review itu saya seringkali sebenarnya cuma membuat artikel preview, dan saya dulu sering kurang objektif dan tidak memposisikan saya pada zona netral.

Dalam membuat review, itu tergantung logika berfikir si reviewer, kalo keliru, hasilnya juga gagal, dan malah bisa membuat orang tersinggung, khususnya yang punya produk/jasa, karena itu adalah sumber nafkah seseorang.

Saya adalah tipikal orang yang memberikan review total semampu saya pada produk/jasa yang menurut saya terbaik dan menjadi pilihan saya, dan produk/jasa tersebut memang saya gunakan. Dan itu menjadi masalah karena saya jadi tidak objektif ketika pembaca menanyakan “Bagusan yang mana ?” ketika ada produk lain yang menjadi kandidat lain menurut pembaca.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



ASUS ROG Strix GL503VD: Badge Windows 10 Pro

Ketika saya membeli laptop ASUS ROG Strix GL503VD, sebenarnya sudah termasuk Genuine/Original Windows 10 Home OEM, tapi saya perlu beberapa fitur yang ada pada Windows 10 Pro yang tidak ada di Windows 10 Home.

Terpikir oleh saya untuk membeli Windows 10 Pro Original, awalnya pengen beli yang mahal, tapi ketika saya cari di Online Market Place, saya mendapati begitu banyak tawaran lisensi original tapi murah.

 

Kok Bisa ?

Setelah saya perhatikan, seller menjual lisensi OEM atau Volume, ada yang disertai COA (Certificate of Authority) namun ada juga yang tidak, dengan selisih harga yang tidak terlalu mahal.

Lucunya ada juga yang jual COA Windows 10 Pro OEM bekas yang tentu saja Key-nya tidak valid lagi, Sticker COA hanya hiasan saja 😀

Saya yang paham soal ini, tentu memilih yang disertai COA, hampir saja saya beli yang Volume OEM License, saya menemukan satu iklan yang menarik perhatian saya, karena ada gambar DVD Installer Windows 10 Pro dan juga COA yang unik, ketika saya baca judulnya ternyata itu adalah lisensi jenis Retail FPP (Full Packaged Product), lucunya tidak seperti namanya, produk itu dijual tidak full packaged, alias cuma License Key disertai COA dan Badge.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified