Kategori Web Hosting

Ilustrasi Cloud Data Center

Saat proses membangun blog berbasis WordPress Self Hosted, tentu yang paling utama setelah Domain adalah Web Hosting.

Maka dari itu, tentu saja saya melakukan riset mengenai penyedia web hosting mana yang relatif terbaik bagi saya.

Selama saya melakukan riset mengenai penyedia web hosting di seluruh dunia, lokal dan luar negri, saya sempat membuat artikel mengenai pandangan dan respon saya terhadap tudigan segelintir orang yang mengatakan penyedia web hosting lokal itu jelek, artikelnya disini.

Saya tidak setuju, karena selama saya melakukan riset, dan menormalisasi ekspektasi saya agar tidak terlalu tinggi dan memperluas wawasan saya, kesimpulannya ketika saya lakukan pengamatan dan pengujian pada beberapa penyedia web hosting lokal hasilnya semuanya bagus, dan ada beberapa yang sangat bagus, tidak ada yang jelek, lagipula saya hanya melirik provider yang jelas-jelas saja.

Kita tidak bisa langsung menilai provider web hosting apakah memuaskan atau tidak hanya dari thread/artikel kekecewaan yang dibuat oleh pelanggan dari provider bersangkutan, karena faktanya banyak juga thread/artikel seperti itu yang terlalu berlebihan, palsu, dan kesalahan terletak pada pelanggan tersebut juga. Lagipula besar kemungkinan hal itu tidak relevant lagi di masa mendatang karena tentu ada perbaikan kualitas dari provider bersangkutan.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ilustrasi Cloud Data Center

Pertanyaan ini klasik, namun jawabannya dinamis dan relatif, masing-masing provider tidak bisa disamakan, dan kondisi dulu dengan sekarang sudah tidak bisa disamakan lagi !, masalahnya thread-thread lama masih eksis sampai saat ini di SERP (Search Engine Result Page) meski kondisinya sudah tidak relevant lagi, dan itu seringkali dijadikan pertimbangan, padahal relevansinya sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan lagi.

Provider yang 5 – 10 – 15 Tahun lalu masih berusia beberapa hari, saat ini sudah 5 – 10 – 15 tahun eksis memberikan pelayanan kepada para webmaster di Indonesia, sebagai contoh ada QWords dan Rumahweb yang sudah lama “Mengabdi” untuk Webmaster Indonesia.

Masih banyak lagi yang lainnya, namun dengan keterbatasan saya sehingga tidak bisa saya sebutkan nama provider lain yang juga termasuk “Tua” di Indonesia 😀

Sama saja seperti Server yang berlokasi di Indonesia dengan Singapore mana yang lebih bagus ?, itu relatif tergantung siapa provider dibaliknya, khususnya ISP (Internet Service Provider), begitu juga provider web hosting yang dalam hal ini adalah pelaku bisnis di bidang layanan web hosting, terlepas dari lokasi server mana yang mereka tawarkan, faktanya provider lokal asal Indonesia juga menawarkan web hosting dengan lokasi di Singapore, Amerika, Eropa, dsb.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ilustrasi Cloud Data Center

Mungkinkah menggunakan dua atau lebih mail server dalam satu domain ?

Jawabannya adalah mungkin, itu bisa dilakukan !

Tapi bukan dengan membuat MX Record dari beberapa Mail Server tersebut pada DNS Server Domain Anda 😀

Karena hal itu tidak akan bisa dilakukan, kenapa ?

Anda pasti tau mengenai Priority pada MX Record, nah itu berfungsi sebaimana namanya, misalnya ada 3 MX Record, maka MX Record dengan angka Priority terkecil yang didahulukan untuk digunakan, jika gagal, maka lanjut ke MX Record dengan angka Priority yang lebih besar, begitu seterusnya, bahkan bisa lebih dari 3 MX Record.

Biasanya angka Priority pada MX Record adalah 0, 10, 20, 50, dsb. Angka semakin kecil maka semakin High Priority.

MX sendiri berarti Mail eXchange, artinya MX adalah “Tempat Transit” untuk semua email yang dikirimkan pada Domain bersangkutan.

Tanpa MX Record, email tidak akan bisa masuk ke Mailbox di Mail Server !

Jadi, jika misalnya Anda menggunakan 2 Mailbox, lalu Anda buat MX Record dari keduanya di domain yang sama, maka hanya salah satu dari keduanya saja yang akan menerima email yang masuk tersebut. Meskipun Priority-nya Anda samakan angkanya. Misalnya sama-sama 10, tapi tetap saja akan masuk ke salah satunya saja, justru ini membingungkan, karena tidak ada kejelasan ke Mailbox mana email tersebut masuk, akibatnya nanti jadi random/acak 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified