Kategori Tutorial

ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Ketika saya membuka halaman resmi ASUS untuk Support and Drivers Notebook ASUS ROG Strix GL503VD saya, pada bagian kategori BIOS saya mendapati ada rilisan versi terbaru untuk BIOS/UEFI laptop saya ini, tapi ketika saya download, saya tidak familiar dengan file-nya 😀

Ternyata, cara flashing-nya tidak melalui Windows atau OS (Operating System) lainnya, tapi langsung pada BIOS itu sendiri menggunakan tool bernama EZ Flash. WOW !

Fitur itu dijuluki “Crashless Flasher”, mungkin diberi nama seperti itu memang sesuai namanya, tidak ada kegagalan karena crash ketika proses flashing BIOS berlangsung, seperti yang bisa saja terjadi jika menggunakan metode lain yakni flashing menggunakan OS tertentu seperti Windows, dsb.

Dan asiknya, ketika kita single boot pakai Linux saja, tidak pakai Windows, kita tidak ada masalah ketika ingin mengupgrade BIOS laptop kita, mengingat BIOS Upgrade biasanya cuma disediakan tool under Windows OS.

Saya tidak akan share tutorial penggunaannya disini karena tidak sesuai judul artikel ini, sebagai gantinya akan saya share link resmi tutorial dari ASUS, disini.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

 

Masalah Burin-in ini atau yang biasa disebut Shadow, dulu saya kira cuma terjadi pada layar berteknologi LED seperti OLED dan khususnya AMOLED, karena dulu saya pernah mengalaminya juga.

Mohon maaf saya tidak bisa memberikan contoh bagaimana sebenernya burn-in pada layar tersebut, soalnya ketika saya capture fotonya, pantulan cahaya lampu di plafon kamar saya jadi ada di layar, takutnya itu yang dikira burn-in, padahal bukan, burn-in ini kalau saya deskripsikan sih berupa bekas tampilan gambar statis tertentu yang akan tampil di layar secara permanen, biasanya terjadi ketika kita lama membuka aplikasi tertentu, jadi meskipun aplikasi itu sudah ditutup, bekasnya akan tetap ada di layar, akan terlihat ketika kita membuka warna tertentu pada layar.

Dulu saya sempat bolak-balik service center untuk ganti layar smartphone high end mahal saya waktu itu yang dinobatkan sebagai smartphone android terbaik di dunia pada tahun 2011 karena masalah burn-in ini 😀

Sampai endingnya pihak vendor smartphone tersebut menyerah, dan mereka memilih melakukan refund/mengembalikan uang saya full sesuai di kwitansi pembelian baru, padahal smartphone itu sudah saya gunakan selama 6 bulan ?, apakah itu worth it ?, jelas tidak, karena saya rugi waktu, tenaga, pikiran, dan uang juga selama proses klaim garansi berulang-ulang tersebut.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Windows 10 Pro: Retail FPP Genuine Card

Ketika saya mencoba mencek update terbaru Windows 10 Pro saya via Windows Update (Tool bawaan sistem), saya mengalami masalah “Feature update to Windows 10, version 1803 – Error 0x80070002”, dan ketika saya cek historinya ada keterangan “Last failed install attempt on ?29/?05/?2018 – 0x80240034″.

Saya sudah mencoba berbagai macam cara yang tersedia di internet, dan semua cara itu gagal.

Memang saya pribadi agak kesulitan soal Error Code pada Windows sejak dulu, dan troubleshooting yang beredar di internet juga sering tidak bisa diterapkan. Ternyata ada banyak sekali penyebab masalah dari satu Error Code dan kita jadinya harus trial and error, tapi itu pun sudah saya lakukan, dan masih error 😀

Lalu saya coba putar otak, memikirkan solusi dari masalah tidak bisa mengupdate Windows ini ke versi terbaru via Windows Update.

Sampai saya terfokus pada kata “Feature Update” pada pesan error yang ditampilkan.

Saya pun berfikir bahwa yang namanya Feature Update, maka itu artinya sebuah Upgrade atau bisa dikatakan Major Update.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified