Kategori Tutorial

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Kebetulan motherboard yang saya gunakan adalah Gigabyte B450 Aorus Pro WiFi yang memiliki fitur Dual BIOS.

Asiknya, saya bisa dengan leluasa melakukan Upgrade maupun Downgrade BIOS. Ya, kita bisa melakukan Downgrade BIOS di motherboard yang memiliki fitur Dual BIOS !

Sejak menggunakan motherboard ini, saya disibukkan dengan memory overclocking, karena RAM yang saya beli itu XMP 3600Mhz, tapi tidak bisa jalan di mobo ini dengan prosesor AMD Ryzen 5 2600 (Zen+), paling tinggi itu di 3400Mhz CL14, saya rasa itu worth it saja, mengingat 3600Mhz paling ketat timing-nya di CL16.

Itu pun, hanya bisa berjalan di BIOS versi F5, saya sudah coba semua versi yang ada, tidak bisa stabil di 3400Mhz CL14 !

Ternyata ada sebabnya sob, jadi BIOS versi F5 itu versi AGESA-nya masih murni yakni 1.0.0.6 khusus Pinnacle Ridge yakni prosesor yang saya gunakan, sedangkan versi di atasnya sudah COMBO dengan AGESA untuk prosesor tipe lainnya sehingga tidak optimal.

Oke, saya sudah menemukan versi BIOS yang optimal dan kesimpulan saya tidak selalu versi terbaru itu lebih baik, tapi…

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Adobe Photoshop Error Missing Marker

Teman saya yang punya usaha studio dan editing foto mengeluhkan masalah ketika client-nya mengirimkan file gambar melalui Whatsapp, ketika file itu dibuka di Adobe Photoshop, ternyata error seperti gambar di atas.

“Could not complete your request because a SOFn, DQT, or DHT JPEG marker is missing before a JPEG SOS marker”

Begitu pesan errornya !

Memang sudah ada solusinya, yakni buka saja file gambar tersebut di MS Paint, atau di software image editing lainnya yang bisa membuka file tersebut, lalu klik Save.

Iya, simple, tapi gimana kalau jumlah filenya ada banyak ?, puluhan, ratusan, ribuan ?

Nah disinilah perlu yang namanya software yang bisa melakukan itu semua secara sekaligus, istilahnya “Batch/Bulk Process”.

Alhamdulillah, ada seorang programmer dengan nick name 0xSauel yang berbaik hati membuatkan software simple untuk mengotomatisasi prosedur sederhana tersebut.

Software/Program/Aplikasi/Tool tersebut diberi nama “JPEG Marker Repair”.

JPEG Marker Repair

Anda bisa mendapatkannya secara gratis disini.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Platform AMD Ryzen ini sejak generasi ke dua alias Zen+ seharusnya sudah tidak rewel lagi soal memory, dan memang benar adanya, tidak seperti pada generasi pertama. Bahkan mulai generasi ketiga, AMD Ryzen sudah mampu berjalan di kecepatan tinggi dengan mudah, hanya saja Write Copy-nya disunat jadi setengah pada varian dibawah Ryzen 9 akibat desain Chiplet yang diterapkan di Zen2, tapi praktik di real life sepertinya tidak berpengaruh negatif karena CPU Cache yang diperbesar, angka Write Copy yg kecil hanya terlihat pada software benchmark AIDA64 saja.

Tapi ada satu hal yang sebenarnya dan seharusnya ditujukan pada platform Intel tapi seolah dipaksakan di platform AMD, yakni Intel XMP (Xtreme Memory Profile).

Sebenarnya AMD juga punya yakni AMP (AMD Memory Profile), tapi sangat jarang sekali vendor memory yang secara spesifik mengoptimasi dan memvalidasi dan mensertifikasikan bahwa memory-nya mendukung AMP, justru vendor motherboard yang memasukkan fitur Intel XMP di motherboard untuk platform AMD. Maka jika pun ada, mereka tetap pakai XMP, tapi value konfigurasinya sudah tested and validate untuk platform AMD Ryzen, dan harganya mahal.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified