L

Cara Melepas TPS (Throttle Position Sensor) dari Throttle Body


Bismillahirrohmanirrohim


Old Vario 125i: TB dengan TPS Baru

Pada artikel sebelumnya sudah saya bahas mengenai kerusakan TPS (Throttle Position Sensor) pada motor saya Old Vario 125i.

Terus terang, menurut pengalaman saya, sensor-sensor injeksi ini menjadi momok tersendiri bagi mekanik, bahkan mekanik bengkel resmi, biasanya tidak berani bongkar-bongkar, alhasil selalu luput dari daftar part yang mesti dicurigai.

Orang dengan mudah memvonis ECU rusak dan menyarankan mengganti ECU yang harga mahal, daripada mencurigai kerusakan pada sensor-sensor pada sistem injeksi.

Apalagi kalau terlihat motor bersangkutan menggunakan Koil Racing, bahkan sekelas Ultra Speed Racing kelaipun 😀

No offense yah, kalau teknisi bengkel resmi saja kalau bisa tidak menyentuh sensor-sensor, apalagi saya yang merupakan pengguna tidak biasa 😀

 

Disini saya akan coba bahas bagaimana cara melepas Sensor TP ini, karena menurut pengalaman saya, melepaskan TPS ini agak tricky juga, karena cukup menempel dengan kuat.

Ternyata menempel kuat itu karena terjadi kevakuman di dalam unit TPS tersebut, setiap sensor di TB (Throttle Body) diamankan dari potensi kemasukan air dan debu dengan menggunakan karet O-Ring (Seal).

Honda PGM-FI: TPS Belakang

Honda PGM-FI: TPS Depan

Yupz, begitulah ketika TPS tidak terpasang, jadi jangan mengira kalau TPS ini terkunci dengan as katup butterfly di TB, justru dibalik TPS ini ada Circlip yang ngunci as throttle agar tidak lepas.

Sedikit Cerita Tentang TPS Ini

Jadi TPS yang saya temui di pasaran online itu biasanya oleh penjualnya dikatakan Non-Original/KW, tapi unit yang saya dapat ini terindikasi Original, meski tidak ada embel-embel HGP (Honda Genuine Part).

Saya tidak beli di Online Market Place, tapi dari kenalan saya di Facebook Group.

Dikemas dalam kemasan polos tersegel (Bukan segel keaslian, tapi segel agar udara luar tidak masuk ke dalam kemasan) dan dibungkus lagi dengan plastik zipper yang biasanya untuk obat.

Kalau TPS KW, itu sama polosan juga, tapi tidak dikemas seperti ini setau saya, jadi hanya unitnya saja tanpa kemasan sama sekali, koreksi jika saya salah.

Kemasan Throttle Position Sensor Pengganti

Update: Saya baru beli Injector di AHASS, dan di dalamnya Injector itu dikemas dalam kemasan plastik polos mirip kemasan TPS yang saya beli, jadi kemasan polos itu dilapis lagi dengan kemasan khas Genuine Part Honda kalau beli di AHASS.

Fuel Injector Vario 150

Kemasan Plastik Khusus Komponen Injeksi

Note: Di foto itu ada komponen yang lupa disertakan ketika saya ambil fotonya, yakni O-Ring, rupanya terjatuh ketika saya keluarkan dari bungkusnya, tapi tidak hilang 😀

 

Kemudian saya perhatikan dan bandingkan dengan bawaan motor saya, secara fisik identik bahkan sama-sama punya Batch Number/Kode Produksi.

Apakah produk ini memang KW atau produk Original Equipment Manufacturer (OEM) ?

Secara fisik saya tidak bisa bedakan, saya sudah berusaha sejeli mungkin loh 😀

Secara fungsi tidak ada bedanya, karena secara teknis TPS ini adalah Potensio dengan atau tanpa komponen elektronik lainnya tidak diketahui karena unit diproteksi dengan teknik potting. Tapi saya tidak bisa bandingkan atau melihat value dari TPS ini karena tidak memiliki alat diagnosisnya.

Mungkinkah Sensor-sensor PGM-FI ada KW-nya ?

Entahlah 😀

Saya sendiri mendapatkan unit TPS ini dengan harga special dari salah satu member LDIC (Long Drain Interval Community).

Tidak cuma dikasih harga khusus, unit TPS ini pun dikirim duluan ke alamat saya, ongkos kirim beliau yang tanggung, kata beliau pakai dulu, kalau problem solved, biarkan jalan 50 KM dulu baru bayar, dan dikasih O-Ring baru takutnya yang lama sudah melar/getas 😀

Itu pun awalnya beliau minta saya yang nentuin harga, hahaha saya jadi salah tingkah dah 😀

Point ini saya bahas karena saya penasaran, masa sih KW ?, 100% seperti Ori/Asli gini kok, KW pasti ada bedanya, ini sama sampai Batch Number yang dicetak pakai laser !

Mungkin istilah yang lebih tepat adalah OEM yah sob, bukan KW, soalnya KW identik dengan barang palsu/imitasi/tiruan.

Saya pribadi tidak yakin sob kalau ini KW, beneran dah, soalnya sensor ini diproteksi oleh pihak Honda mengenai rangkaiannya dengan cara potting 😀

Bagaimana menurut Anda ?

 

Update: TPS tidak ada KW-nya, semuanya Original, karena TPS tidak bisa atau belum bisa ditiru, itulah kenapa di TPS ada kode yang tercetak seperti pada TPS bawaan motor (Tentu saja nomornya berbeda).

TPS yang saya dapat ini stock lama yang dijual sudah beserta bushing kuningannya dan dikemas di plastik, kalau TPS yang dijual baru-baru ini sudah tidak disertai bushing kuningan dan tidak dikemas dalam kemasan plastik.

 

Cara Melepas TPS

Saya asumsikan TB sudah dilepas dari motor dan baut torx/L Bintang sudah dilepas, trik melepas baut bintang di sensor bisa dibaca disini.

Maka tahap selanjutnya adalah melepaskan unit TPS itu dari dudukannya, ini sudah saya coba pakai tangan kosong selalu gagal, menempel dengan kuat !

Caranya ya dicongkel pakai obeng min kecil 😀

Cara Melepas Throttle Position Sensor

Bisa dibikin basah pakai TB Cleaner atau WD-40 dulu agar lebih mudah melepaskannya.

Congkel dari bawah ke atas seperti gambar di atas.

Ketika terlepas, saya mendengar bunyi “Blub” yang artinya di dalam TPS terjadi kevakuman, beda sob dengan suara karet bergesekan, artinya sealing capability-nya bagus banget, padahal ada komponen bergerak disitu yakni as yang memutar TPS. Pantesan di dalam TPS bawaan yang sudah rusak itu bersih banget.

Ketika sudah berhasil dilepaskan, bersihkan bagian yang dirasa perlu dibersihkan, lalu keringkan.

 

Cara Pemasangan TPS

Old Vario 125i: Pemasangan O-ring TPS yang Benar

Pemasangannya pun ternyata juga tricky, yakni cara memasang O-Ring nya yang harus dipasang seperti gambar di atas, O-Ring tidak dipasang di dalam unit TPS.

Perlu diperhatikan bahwa SOP (Standard Operation Procedure) dalam pemasangan O-Ring adalah diolesi sedikit oli mesin bersih (Jangan oli bekas kalau bisa). Itu dilakukan agar O-Ring terpasang dengan sempurna, dan pemasangan lebih mulus lancar tanpa hambatan.

Pasang kembali TPS yang baru ke dudukannya, tekan sampai benar-benar terpasang rapat, dan kemudian pasang kembali baut torx dan kencangkan sewajarnya. Jika unit TPS belum terpasang dengan rapat jangan dikencangkan dulu baut torx-nya, karena pemasangan TPS akan miring.

Akhir Kata

TPS kalau sudah rusak jangan dipikir bisa diperbaiki atau berfikir di dalamnya kotor, menurut pengalaman saya ini, di dalam TPS benar-benar bersih, maka kalau TPS sudah rusak, ganti saja dengan yang baru, harganya pun relatif murah, yang penting tersedia part penggantinya, mengenai KW atau Ori, menurut saya tidak penting, karena bisa saja yang beredar di pasaran yang dikatakan KW itu sebenarnya adalah OEM, yang penting masalah TPS rusak teratasi, daripada beli TB baru 😀

Mengenai gejala kerusakan TPS dan penyebabnya kerusakan sudah saya bahas di artikel sebelumnya, klik disini.

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments



×
SSL Verified