Kategori Hardware

Power Supply (PSU): Gamemax GM-600

Ketika saya merakit rig desktop PC baru saya, tentu pemilihan Power Supply (PSU) jadi salah satu hal yang krusial banget karena komponen itu sangat vital.

Tentu saya sudah mempertimbangkan brand-brand besar seperti Seasonic, Corsair, EVGA, Cooler Master, dsb …

Ya sama seperti kebanyakan end user lainnya yang melihat brand/merek duluan, karena itu cara paling mudah, karena sudah terkenal maka sudah banyak yang melakukan review.

Misalnya merek Seasonic, siapa yg tidak tau ?, brand yang juga sekaligus OEM Supplier untuk brand PSU lainnya, tapi tahukah Anda bahwa ada loh tipe PSU merek Seasonic yang bahkan tidak diproduksi oleh Seasonic sendiri ?, ada loh PSU Seasonic yang meski masih dijual hingga sekarang, tapi oleh para reviewer dinilai overpriced karena mengusung teknologi lama tapi dijual dengan harga selisih tipis dengan PSU yang sudah modern dari Seasonic juga.

Maka saya putuskan untuk tidak fanatik pada sebuah brand/merek !

 

PSU dan UPS Simulated Sinewave

Ada satu hal lagi yang membuat saya mikir berkali-kali untuk pilih PSU dari brand ternama di atas, adalah karena kompatibilitasnya dengan UPS Simulated Sinewave, sebelumnya sudah saya bahas soal itu disini.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



KZ aptX Bluetooth

Salah satu penyebab Audio Wireless Bluetooth Device seperti Headphone, IEM (In-ear Monitor), dan Headset menghasilkan kualitas suara output yang sangat jelek adalah karena teknologi Bluetooth yang digunakan sudah aptX, teknologi milik Qualcomm itu ternyata tidak secara otomatis didukung oleh chipset Bluetooth lainya Intel Dual Band Wireless-AC 3168 yang saya guanakan di PC saya yang juga menggunakan OS Windows 10.

Kalau di smartphone ya jelas saja sudah support, karena smartphone saya menggunakan SOC dari Qualcomm 😀

Sebenarnya Windows 10 sekarang ini sudah mendukung aptX, tapi ya tanpa “Diberitau” secara manual, Windows 10 tiak akan tau bahwa Bluetooth Audio Device yang terhubung melalui Bluetooth Advanced Audio Distribution Profile (A2DP) itu menggunakan teknologi aptX atau SBC (Low Complexity Subband Coding), SBC adalah codec umum yang digunakan pada Audio Bluetooth Device biasa non-aptX, ya iya lah 😀

Sebelumnya saya menyebut kata “Codec”, yupz, itu cara manual kita untuk ngasih tau ke Windows 10 bahwa device yang kita gunakan ini menggunakan teknologi aptX, ya bisa dikatakan juga “Driver” lah ya 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Saya cukup lama menggunakan laptop saja ketimbang PC (Dulu punya PC sampai dirusakin adik saya), karena memang kebutuhan saya selama ini adalah portable mobile computing, maklum saat itu masih kuliah dan ngekost, kalau untuk PC belum cocok untuk saya, tapi setelah selesai urusan kuliah, punya usaha, menikah, dan punya anak, saya pun sudah tidak nomaden lagi, mengingat usaha juga sudah di rumah saja, maka laptop high end sudah tidak relevant lagi, maka saya putuskan untuk merakit sebuah PC high end untuk mendukung kebutuhan pekerjaan saya di bidang IT, disamping usaha offline saya di bidang perdagangan.

Nah, dua hal yang kemudian terasa berbeda antara laptop dengan PC adalah soal Wireless Connection, yakni WiFi dan Bluetooth, karena simple-nya saya bisa saja cukup pakai kabel lan untuk menghubungkan PC saya ke IndiHome Fiber Optic yang sudah lama saya gunakan di rumah saya. Tentu saja IndiHome yang saya gunakan ini menggunakan Wireless Router, jadi di rumah saya tersedia WiFi.

Tapi, posisi pemasangan router IndiHome di rumah saya agak kurang ideal jika saya menggunakan kabel ethernet/LAN ke PC saya, dan saya tidak ingin mengubah posisi router itu. Routernya dipasang di tembok di sudut rumah.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified