Kategori Hardware

O2 Manipulator dan Kabel O2 Sensor Lama

Sudah lama yah soal penerapan Resistor pada O2 Sensor, termasuk O2 Manipulator pakai DIP Switch itu ya pada dasarnya Resistor juga, bedanya dia bisa diubah-ubah nilai Resistance-nya, dan instalasinya beda, dan saya yakin isinya tidak cuma resistor saja.

Nah udah lama juga muncul kesimpangsiuran mengenai sebenernya makin besar step-nya itu AFR makin Rich atau Lean ?

 

Cara Kerja O2 Sensor

Setau saya, O2 Sensor Narrowband itu dia range-nya 0.0V sampai 1.0V, nah Stoich-nya 0.5V (Ideal).

Kurang dari 0.5V = Lean (Kadar Oxygen dalam gas buang tinggi), Oleh ECU akan ditambahkan debit bensin menjadi lebih banyak.

Lebih dari 0.5V = Rich (Kadar Oxygen dalam gas buang rendah), Oleh ECU akan dikurangi debit bensin menjadi lebih sedikit.

Tindakan ECU itu lah yang disebut Koreksi AFR, O2 Sensor cuma sensor yang bertugas memonitor kandungan Oxygen pada gas buangbuang, bukan kandungan bensin.

 

Gejala/Ciri O2 Sensor Melemah dan Error

Kalau O2 Sensor melemah seiring lamanya pemakaian, maka “Sense of Oxygen” nya akan berkurang, dan sudah stoich akan bergeser, itulah sebabnya makin lama AFR makin Rich dengan sendirinya seiring bertambah buruknya kondisi O2 Sensor.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



O2 Sensor Kembali Normal

Artikel ini saya tulis menggunakan Smartphone, meski layar cukup lega yakni 5.5 Inch tapi Virtual Keyboard ini bikin saya frustasi 😀

Oke saya coba tulis dan semoga bisa bertahan sampai selesai, jika intro di atas masih ada, berarti artikel ini ditulis sampai selesai menggunakan smartphone.

Kali ini saya akan sharing mengenai cara membersihkan O2 Sensor menggunakan Hydrochrolic Acid (HCl), bagi kita yang tidak punya alat Ultrasonic Cleaner, maka menggunakan Hydrochloric Acid bisa menjadi solusi paling ampuh daripada menggunakan Acetone dari TB/Carb Cleaner atau bahkan di rendam dalam bensin yang malah bikin karbon luntur dan menutupi bagian Zirconia Ceramic (ZrO2) yang masih terbuka.

 

Warning: Jika O2 Sensor punya kamu versi lama yg seperti subject experiment saya di artikel ini, Wajib baca dulu artikel cara melepas O2 Sensor disini, karena O2 Sensor jenis ini beresiko rusak cuma karena cop nya dilepas dengan prosedur yang salah !

 

Lucu memang, ada yang membersihkan cuma disemprot angin bertekanan, dan ada yang extreme pakai sikat kawat, gk ngefek !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



O2 Sensor Honda PGM-FI: NTK

Bagi yang belum tau, O2 Sensor yang digunakan oleh Honda pada awalnya adalah produksi NTK yang merupakan bagian dari NGK.

Tau NGK produsen Busi OEM (Original Equipment Manufacturer) itu kan ?, nah NTK adalah merek dagang khusus produk O2 Sensor produksi mereka.

Ada juga O2 Sensor lama itu yang di unitnya tertulis ZSA, saya tidak tau ZSA itu produsen mana, dicari di Internet tidak ditemukan, saya berpikiran bahwa desain O2 Sensor yang unik ini adalah original by Honda Motor, yang pembuatannya diserahkan pada Manufactur, seperti NTK by NGK, dan ZSA. Mengenai foto O2 Sensor merek ZSA tidak bisa saya muat karena bukan foto milik saya, melainkan foto teman saya di Facebook, masih ada nih fotonya kalau mau liat, by request 😀

Update: Ternyata merek-merek tidak berpengaruh, karena mereka hanya Manufacturer/Produsen, sedangkan desain adalah sesuai OEM. Bahkan saya beli O2 Sensor baru Non-removable Wire itu bukan merk Denso, tapi tanpa merek sama sekali, polos.

Sekarang, nampaknya Honda dan Yamaha kompak (Bisa subtitusi, tapi beda socket di harness body) menggunakan O2 Sensor produksi Denso (Atau OEM lain dengan desain yg sama), perbedaan mencolok ada pada desainnya, dimana O2 Sensor dari NTK ini kabelnya bisa dilepas layaknya busi dengan cop businya, maka O2 Sensor versi baru tidak bisa dilepas alias menyatu secara permanent.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified