Kategori Preview

Ozone Generator on Display

Hari gini Depot Air Minum Isi Ulang tidak pakai Ozone ?, sayang banget !

Begini sob, dalam industri besar AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) setidaknya sudah menggunakan teknologi Ozone untuk sterilisasi.

Memang untuk skala besar seperti itu alatnya juga mahal, tapi untuk skala kecil sampai menengah sepert Depot Air Minum Isi Ulang kita bisa terapkan teknologi Ozone dengan biaya yang relatif terjangkau. Saran saya sih beli yang menggunakan teknologi Corona Discharge, bukan yang UV (Ultra Violet), perlu diketahui bahwa UV juga bisa memproduksi Ozone, yakni ketika sinar UV mengenai molekul Oksigen di udara, makanya bentuk Ozone Generator berteknologi UV sama persis seperti UV Water Sterilizer, bedanya untuk inlet dan outletnya lebih kecil, karena hanya untuk mengalirkan udara saja.

Dengan menggunakan Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas yang sama di range harga yang jauh berbeda dibandingkan Ozone Generator berteknologi UV.

Misalnya, kalau Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas 3500 mg/h dengan harga 400rb’an, sedangkan jika Ozone Generator berteknologi UV harganya bisa di atas 1 jutaan cuma untuk kapasitas 400 mg/h !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Piston OEM STD Vario 125

Dalam hal ini, motor saya adalah Honda Old Vario 125i yah bro, dan saya mendapati bahwa meski produsen piston sama-sama FIM (Federal Izumi Manufacture) tapi antara Piston FIM OEM dengan FIM Aftermarket ternyata berbeda desain loh.

Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing yang bikin saya galau mau pilih yang mana 😀

Kata pihak penjual resminya sih (ProLine Parts), perbedaan desain ini karena adanya patent pada desain piston OEM Honda itu.

Masa ?, karena setau saya, Piston Aftermarket merek NPP itu desainnya mirip Piston FIM OEM. Tapi wajar saja yah, kan yang bikin OEM-nya kan FIM, masa FIM jual Aftermarket-nya yang sama juga desainnya ?

Sudah banyak artikel yang membahas kelebihan piston OEM Honda yang disebut menganut teknologi ESP (Ehnaced Smart Power) ini, piston ini dijuluki sebagai Light Weight Piston (Piston Ringan).

Berikut saya kutip salah satu statement-nya:

ESP Piston

Sesuai namanya piston yang dipakai lebih ringan bila dibandingkan dengan komponen terdahulu. Pin dan rumah pin piston dibuat lebih kecil, selain ringan juga mengurangi bidang gesek antara piston dan dinding silinder.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Seal Klep Bahan Viton

Kali ini saya pengen bahas tentang bahan-bahan atau material dan ring yang digunakan dalam pembuatan seal klep atau valve seal.

Artikel ini saya buat karena pada motor Old Vario 125i saya, sudah 2 kali ganti seal klep tiap 40.000 KM.

Ya, benar, persis tiap 40.000 KM, yang pertama ketika odometer sampai 40.000 KM, yang kedua ketika odometer sampai 80.000 KM, artinya sudah 2 kali saya service besar 😀

Ubahan di motor saya, ditambah riding style saya yang keras, menjadikan service besar menjadi agenda rutin tiap 40.000 KM, padahal sudah pakai oli bagus 😀

Yah soalnya ring piston dan cylinder liner pasti aman pakai oli bagus, tapi seal klep ?, hmmm… seal klep kan tidak dilumasi oli di dalamnya (Antara permukaan dalam seal klep dengan batang klep), kalau ada oli yang lolos masuk ke dalamnya ya artinya seal gagal menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Karena rencananya saya akan melakukan service besar alias overhaul, tentu terlepas memang seal klep-nya yang aus atau ada part lain yang aus seperti ring piston misalnya (kemungkinannya kecil), maka tetap saja seal klep menjadi part yang wajib sekalian diganti karena harganya murah tapi perannya sangat vital.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified