L

Ternyata Oli Gardan Rekomendasi ATPM Isinya Oli Mesin !


Bismillahirrohmanirrohim


Gear Lubricant

Ketika Searching di Google tentang Gear Oil untuk Scooter Matic, kita biasanya sering membaca statement yang kurang lebihnya sebagai berikut:

Gunakanlah Oli Gardan khusus untuk Motor Matic Anda karena Khusus Diformulasikan dan Didesain untuk Gardan Motor Matic

Tentunya tidak harus persis sama seperti kutipan diatas, masing-masing punya variasi kalimatnya masing-masing, hanya yang pasti intinya demikian.

Lucunya, ada yang menambahkan kalimat “Memperhalus Perpindahan Gigi pada Motor Matic”, bukankah tidak ada mekanisme Gear Shifting (Oper/Memindahkan Gigi) pada Motor Matic ? 😀

 

Mengenai Istilah “Gardan” pada Motor Matic

Sebelumnya bagian ini saya jelaskan di artikel ini, tapi itu menyebabkan artikel ini menjadi OOT (Out of Topic) di awal, meskipun topic itu berkaitan dengan pembahasan di artikel ini.

Jadi, saya sarankan Anda juga membaca penjelasan mengenai istilah “Gardan” pada Motor Matic tersebut disini.

Malah Spin off ya artikel saya, memang saya suka bikin artikel yang Rich Content, sehingga itu menyebabkan artikel menjadi panjang, sampai-sampai ada yang bilang “Kalau baca tulisan bro Lukman ini kudu siapin kopi sama rokok dulu, sekalian gorengan kalau ada” 😀

 

Apakah Anda yakin Oli Gear yang Anda gunakan itu memang khusus diformulasikan untuk Gearbox Motor Matic ?

Bagi Anda yang sudah menggunakan Sepeda Motor jenis Scooter Matic sejak awal-awal kehadirannya pasti mengalami diamana seluruh bengkel termasuk bengkel resmi dari ATPM mengisi Gearbox Motor Matic menggunakan Oli Mesin, biasanya Oli Mesin kemasan 1 Liter (1000 mL), akan digunakan 800 mL untuk Mesin, lalu sisanya 120 mL – 200 mL diisikan ke Gardan.

Menurut penelusuran saya (Koreksi jika salah),  YIMM (Yamaha) lah yang memulai “Trend” itu, yang diikuti oleh ATPM Motor Jepang lainnya yakni AHM (Honda) dan SIM (Suzuki), padahal “Mbahnya” Scooter Matic di Indonesia yakni Kymco dari dulu sampai sekarang tetap menggunakan Gear Oil API GL-4 atau 5 SAE 90 atau 80W-90.

Silahkan tanyakan di Forum Kymco Indonesia 😀

Memang, awal-awal kemunculan Scooter Matic Motorcycle ini disertai rumor-rumor atau mitos-mitor dan disertai juga ketidakjelasan mengenai segaia sesuatunya, bahkan cuma baru-baru ini saja kan Oli Mesin Motor Matic dibuatkan standard khusus yakni JASO MB ?, dulu sih biasa saja JASO MA dipakai di mesin Motor Matic 😀

Dewasa ini, hal serupa juga terjadi ketika awal-awal kemunculan Teknologi Fuel Injection (Programmable Ignition System).

Benar tidak ?, hayoo siapa yang tidak kenal dengan propaganda bahwa “Motor injeksi itu tidak boleh kehabisan bensin, bisa masuk angin, rusak !”, emang Injeksi Truk yang kalau kehabisan bahan bakar jadi masuk angin ? 😀

 

Baca Juga: Penggunaan Radiator Coolant Tanpa Aditif Glycol, Amankah ?

 

Kenapa saat itu Bengkel “Mengakali” Oli untuk Gearbox menggunakan Oli Mesin ?

Istilah “Mengakali” agak kasar ya sob, makanya saya kasih tanda kutip, maksudnya “Life Hack” lah istilah kerennya, yakni pemanfaatan apa yang ada untuk mencapai suatu tujuan 😀

Teknik itu sudah biasa sob dalam dunia perbengkelan, bahkan bengkel yang jago demikian lebih digemari masyarakat, karena relatif tidak perlu ganti spare part baru, jadinya tidak dikit-dikit ganti alat. Misal, ketika kampas rem atau kampas kopling motor matic sudah tipis, disayat-sayat saja pakai grinda atau gergaji besi, agar bisa digunakan lagi sembari konsumen ngumpulin duit buat ganti part baru 😀

Contohnya di artikel saya disini.

Saat itu memang jenis Scooter Matic masih merupakan “Barang Baru”, bahkan dulu belum ada Standard JASO MB, jangankan Oli Khusus Gardan Motor Matic, Oli Mesin Khusus Motor Matic saja belum ada pada saat itu, maka Oli Khusus Motor Manual yang digunakan saat itu 😀

Lebih jauh lagi, dulu Motor Manual pun pakai Oli Mobil, karena saat itu belum ada trend “Oli Khusus Motor”, tau Oli Mesran, dan PrimaXP ?, itu Oli Mobil, yang sampai saat ini masih banyak bengkel sepeda motor umum yang jual oli itu, tentu saja untuk digunakan pada sepeda motor. Dulu tidak ada JASO MA soalnya, lahirnya JASO MA karena perkembangan teknologi oli terbaru menjadikan oli mesin semakin licin, sedangkan motor jepang menggunakan kopling basah yang tidak bisa menggunakan oli yang terlalu licin, karena dapat menyebabkan slip kopling.

Pada era Motor Matic, oli Mesin JASO MA menjadi Oli Mesin Resmi untuk Scooter Matic saat itu, ya kan ?

Lucunya, JASO MB itu bisa dikatakan tidak ada yang Spesial, karena sebenarnya JASO MB adalah Oli Mesin yang tidak dilakukan Downgrade pada penggunaan Friction Modifier Additives, karena Scooter Matic menggunakan Dry Clutch, itulah kenapa saya sering mengatakan PCMO (Oli Mobil) adalah JASO MB Applicable, dan HDEO (Oli Truk) adalah JASO MA Applicable.

Jadi, JASO MA itu oli mesin yang Aditif Friction Modifer-nya dikurangi, sedangkan JASO MB itu tidak justru dioptimalkan, misalnya menggunakan Aditif Molybdenum Desulfide.

Keliru jika ada yang mengatakan JASO MA itu pakai Aditif Anti-slip Kopling, justru Aditif Friction Modifier penyebab slip kopling yang dibatasi atau dikurangi sampai batas yg aman untuk kampas kopling basah tapi tidak membahayan mesin.

Bagi yang belum tau, yang dimaksud “Aditif Friction Modifier” adalah aditif atau zat kimia tertentu yang berfungsi untuk meningkatkan tingkat kelicinan oli mesin.

Karena keterbatasan saat itu, maka munculah ide briliant (Life Hack) dari pihak Bengkel saat itu, digunakanlah Oli Mesin pada Gearbox, dengan cara membeli Oli 1 Liter, lalu isikan 800 mL ke Mesin, sisanya ke Gardan.

Mereka lupa atau tidak tau bahwa ada Pemain Lama yakni Kymco (Mbahnya Motor Matic di Indonesia) yang menggunakan Gear Oil API GL-4 SAE 90 pada Gearbox Scooter Matic produksinya. Saya sering loh baca thread di komunitas penggunanya yang jelas-jelas pakai oli gardan/gearbox mobil di gardan motor matic mereka 😀

Tapi saya Khusnudzon (Positive Thinking) saja bahwa pihak bengkel tersebut seperti kata saya sebelumnya, melakukan “Life Hack”, karena Gear Oil itu adalah Car Stuff yang tentu tersedia di bengkel mobil, lah mereka kan kerja di bengkel motor ?, maka dimanfaatkanlah apa yang ada yakni Oli Mesin Motor kemasan 1 Liter, 800 mL ke Mesin, sisanya ke Gardan, daripada tidak pakai oli sama sekali ?

Ini mirip seperti ketika kita pakai mesin kompresor air (Water Compressor) bertenaga listrik yang menggunakan oli mesin otomotif baik mobil atau motor, padahal kompresor air ada loh oli khususnya. Saya tau karena saya punya kompresor air untuk cuci mobil/motor, oli di dalamnya terpaksa menggunakan oli mesin otomotif karena sejauh penelusuran saya di Indonesia belum ada yang jual oli khususnya.

 

Penggunaan Gear Oil API GL Itu kan SOP Kymco ?, Lah Motor saya bukan Kymco, ya saya ikut SOP pabrikan Motor saya lah !

Mengikuti Standard Operational Procedure dari Pabrikan itu sangat-sangat bagus sob, saya pun dalam menghandle motor saya, pasti berpedoman pada Service Manual Book motor saya.

Tapi untuk urusan Fluida, termasuk Oli, sudah biasa kan kita pengguna motor pabrikan tertentu memilih tidak menggunakan oli standard pabrikan ?, hayoo ngaku 😀

 

Pabrikan Jepang Sebenarnya Sepaham dengan Kymco

Gini sob …

Yamaha dan Honda sebenarnya Secara International juga menggunakan Gear Oil dengan Spesifikasi API GL loh, namun ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) di Indonesia terkesan “Meremehkan” Beban Kerja Gardan Motor Matic yang mereka katakan “Tidak Seberat Beban Kerja pada Mesin”.

Pernah dengar statement seperti itu ?

Entah apa sebabnya, namun yang jelas mereka jadinya tidak perlu memesan Gear Oil API GL pada Produsen Oli, mereka hanya cukup Re-packing Oli Mesin dengan Kemasan Khas Gear Oil pada umumnya yang memiliki putup botol berupa Corong.

Seakan-akan mereka tidak peduli pada Efek Jangka Panjang yang ditimbulkan, apalagi pada Gearbox yang seakan dilupakan oleh Pemiliknya, bukankah ketika Anda yang mencari Artikel tentang bagaimana cara mengganti Gear Oil untuk Scooter Matic seringkali melihat Oli yang dikeluarkan oleh Blogger yang menulis Artikel tersebut dalam kondisi berwarna Hitam ?, padahal kita semua tau, oli gardan itu meski dipakai lama/jauh tidak akan berubah warna menjadi hitam !, terus kenapa kok hitam ?

 

Penyebab Oli Gardan Bekas Berwarna Hitam

Tahukah Anda, bahwa ketika Oli pada Gearbox menjadi Hitam, itu artinya Bearing mengalami Keausan ?

Seperti yang dialami Yamaha NMax baru-baru ini (saat Artikel ini saya tulis) yang solusinya adalah mengganti Bearing Gearbox !

Terlepas dari penyebab terjadinya keausan pada Bearing Gearbox NMax tersebut apakah karena defect produksi Bearing atau apa, intinya adalah Jika Bearing Gearbox Aus, Maka Oli Gardan Akan Hitam !

 

Sumber: http://hondamotorpekalongan.com/cara-mengganti-oli-transmisi-motor-vario/

Sumber: http://hondamotorpekalongan.com/cara-mengganti-oli-transmisi-motor-vario/

Perhatian: Saya mengutip gambar disamping beserta sumbernya hanya sebagai bukti dan referensi, tidak ada maksud menyalahkan dan menjelek-jelekkan penulis dan situs tersebut.

Artikel itu tidak salah, karena artikel itu adalah artikel cara mengganti oli transmisi motor vario.

Saya hanya memberikan contoh kasus, dimana oli yang hitam seringakli luput dari komentar blogger yang membuat artikel tutorial sejenis.

Blogger yang menulis artikel tentang cara mengganti oli gardan motor matic seringkali tidak berkomentar atau pun sekedar heran kok Olinya Hitam ?, dan contoh kasus tersebut bukan satu-satunya.

Silahkan Anda browsing dengan keyword “mengganti oli gardan motor matic”, maka Anda akan menemukan banyak kondisi seperti di atas dari berbagai merk dan jenis motor matic.

Anehnya, banyak yang nyata-nyata oli gardan bekasnya berwarna hitam, tapi blogger bersangkutan tidak mengomentari hal itu, padahal oli gardan bekas berwarna hitam itu adalah indikasi masalah !

 

 

Oli Gardan Motor Matic Honda dan Yamaha Diluar Negri

Berikut adalah Oli Gardan khusus Scooter Matic yang diproduksi oleh Honda dan Yamaha diluar negri sana:

Honda HP Trans Oil SAE 80W-90Yamalube Scooter Gear Oil API GL-4 SAE 10W-40

Kiri dari Honda, dan Kanan dari Yamaha

Di luar negri sana, penggunaannya juga sudah umum digunakan pada Gearbox Motor 2 Tak loh sob, khususnya Motocross, tau sendiri kan kalau motor offroad itu termasuk Heavy Duty ?

Itu loh yang oleh orang Indonesia disebut “Mesin”, posisinya berada didekat kaki kita saat mengendarainya, faktanya, itu adalah Gearbox (Nah pada Motor Manual baru istilah Gearbox yang lebih relevant, bukan Gardan) 😀

 

Kebayang tidak ?, bukannya di Indonesia pada Motor 2 Tak itu pakai Oli Mesin ?, dan untuk Cylinder menggunakan Oli Samping ?

Pernah tidak bertanya, kok 2 Stroke Oil (Oli 2 Tak) malah penggunaannya dicampur di bensin, justru untuk Mesin kok pakai 4 Stroke Oil (Oli 4 Tak) ?

Hayoo …

Ini fakta lapangan sob 😀

Motor 2 Tak, tersedia Oli 2 Tak, tapi penggunaannya dicampur ke bensin, nah lalu untuk mesin justru pakai Oli yang diperuntukkan untuk Mesin 4 Tak, pertanyaan lagi: Lantas ketika motor dulu 2 tak semua, belum ada 4 tak, oli mesinnya pakai apa ?, motor 4 tak belum ada, gk mungkin oli 4 tak ada, kan ?

Ingat sob, Gear Oil API GL yang notabene adalah Oli Gardan Mobil, sejak dulu saat motor 2 tak semua, API GL juga sudah ada 😀

Dan dulu, oli mesin tidak ada JASO-JASO-an 😀

JASO sendiri muncul ketika oli mesin semakin maju perkembangannya justru semakin licin, sedangkan motor transmisi manual buatan Jepang pakai Wet Clutch (Kopling Basah), alhasil munculah istilah Oli Mesin khusus Motor 4 Tak dengan standard JASO MA.

Mbah-mbah yang dari dulu pakai PrimaXP dan Mesran di motornya bakalan ketawa ngeliat bocah-bocah debat kusir tentang penggunaan Oli Mobil/Truk di Sepeda Motor, lah PrimaXP aja sudah umum ditemukan di bengkel khusus motor kok, meski sekarang PrimaXP sudah ditulis berstandard JASO MA di label kemasannya 😀

 

Nah, jadi bukan hal baru kan penggunaan Oli Mesin pada Gearbox, salah satunya yang Legend ya Gearbox pada Motor Manual 2 Tak.

Dan terulang lagi pada Gearbox (Gardan) Motor Matic 😀

Yupz, Gearbox diisi Oli Mesin, bukan Oli Gear.

Lalu statement yang mengatakan bahwa beban kerja mesin lebih berat daripada beban kerja gardan motor matic itu pun semakin nampak keanehannya.

Jika benar demikian, seharusnya mesin motor 2 tak pakai oli gardan mobil API GL sejak dulu kan ?

Faktanya, Gearbox (Mesin) Motor Manual 2 Tak pakai Oli Mesin 4 Tak, kan ?

 

Jadi, jika sekarang muncul Statement yang mengatakan harus pakai oli khusus gardan motor matic, maka itu berarti hanya bahasa marketing saja, dan faktanya memang demikian, oli yang disebut-sebut sebagai oli khusus gardan motor matic itu isinya Oli Mesin !

 

Oli Gardan Khusus Motor Matic Itu Jadinya Mahal

Oli 120 mL dijual hampir setengah harga oli 800 mL 😀

Perbedaan harganya lumayan banyak itu karena memang kita dapat Value lebih yaitu kemudahan dalam pengisiannya yaitu tidak perlu mengukur Volume Oli (biasanya 120mL) dan juga desain tutup botolnya yang berbentuk corong, sangat memudahkan proses “Inject” oli ke dalam gearbox.

Wajar lah sob, kita beli kecap sachet saja kalau ditotal isinya dan dibandingkan dengan beli kecap botolan, jatohnya lebih murah kalau beli kecap botolan kan ?, tapi kalau kita butuhnya cuma dikit, lebih worth it beli kecap sachet kan ?, itu disebut biasanya dengan istilah “Kemasan Ekonomis”.

 

Kalau orang lain mungkin akan menjawab “Lebih baik beli Oli Mesin Motor 800 mL atau 1 Liter saja”.

Ya sah-sah saja, banyak kok yg seperti itu (yang sudah tau), biasanya pengguna akhir, bukan bengkel.

 

Tapi kalau saya lebih baik menggunakan Gear Oil sesuai Rekomendasi Pabrikan Secara International yakni Gear Oil API GL ! 😀

 

Kenapa demikian ?

Nah ini yang bikin artikel ini beda, karena tidak cukup sampai menguak fakta bahwa Oli Gardan Motor Matic yang beredar dipasaran bahkan menjadi standard pabrikan itu ternyata adalah oli mesin, disini saya akan mencoba menunjukkan Oli Gardan Motor Matic yang sebenarnya itu seperti apa.

Lanjut saya bahas di artikel terpisah mengenai dampak penggunaan oli mesin pada gardan motor matic disini.

Lagi-lagi Spin off artikel nih sob 😀

 

Spesifikasi Oli Gear Rekomendasi ATPM Honda dan Yamaha

Untuk menjawabnya biar pihak AHM saja yang menjawabnya 😀

AHM Oil Gear Specification

AHM Oil Gear Specification

Itu kan dari Customer Service, bisa saja kan itu “Human Error”, kesalahan Informasi dari Staff Customer Service ?

Oke, kalau masih berani mengatakan NPT MIGAS “Human Error”, dengan cara apa lagi saya menyadarkan Anda 😀

Sumber: http://migas.esdm.go.id/public/images/uploads/posts/database-npt-2013.pdf

Sumber: http://migas.esdm.go.id/public/images/uploads/posts/database-npt-2013.pdf

Keterangan: API SJ itu artinya Oli Mesin, kalau Oli Gear, mestinya API GL.

Perhatikanlah Spesifikasinya, apakah sama dengan AHM Oil MPX2 yakni Oli Mesin AHM Oil untuk Sepeda Motor Matic produksi mereka ?

Mengenai isinya sama atau tidak, hanya pihak bersangkutanlah yang tau, yang jelas, spesifikasinya sama.

 

YIMM lebih terbuka mengenai Spesifikasi Scooter Gear Oil mereka, karena dipublikasikan di website resmi mereka, berikut screenshootnya:

Sumber: http://www.yamaha-motor.co.id/part-accessories/yamalube/gear-oil

Sumber: http://www.yamaha-motor.co.id/part-accessories/yamalube/gear-oil

Biasanya pengguna motor matic Yamaha yang beli oli mesin khusus matic kemasan 800 mL yg ditakar sesuai volume yang disarankan, lalu dituang ke gardan, hehe

Maka kalau sudah tau begini, yang sebenarnya didapatkan Customer adalah Desain Kemasan Khusus, karena bisa dikatakan memang tidak ada Formulasi Khusus sama sekali. Istilahnya “Kemasan Ekonomis”.

Secara umum memang Oli Mesin, itu sudah mengandung aditif pack yang mampu melindungi Gearbox, karena Sepeda Motor Manual itu di dalam mesinnya terdapat Gearbox. Tapi Gearbox Motor Manual tidak bisa disamakan dengan Gearbox Motor Matic yang sudah masuk kategori Gardan.

“Oli Khusus” Gearbox Scooter Matic kok menggunakan Standar untuk Oli Mesin ?, Oli Gear itu seharusnya menggunakan Standar untuk Gear Oil yakni API GL-*.

Paling ideal adalah menggunakan Gear Oil dengan Standard API Service GL-4 dan yang terbaru saat artikel ini saya tulis adalah GL-5.

Perbedaannya ada pada jumlah penggunaan Extream Pressure Additives yakni dari senyawa Sulphur Phosphorus yang pada API GL-5 jumlahnya lebih banyak daripada API GL-4.

 

Baca Juga: Spesifikasi Oli Gardan Motor Matic Pertamina Enduro Gear

 

Mengenai Perbedaan Kode Kekentalan Oli

“Hah, Oli Gardan Mobil ?, itu kan kental banget !”

Mari kita bahas bersama-sama 🙂

 

Pada Standard API-GL (Oli Gear), Kode Viscosity memang berbeda dengan Standard API S/C (Oli Mesin), jika pada API GL tertulis SAE 80W-90, itu Equivalen (Sama dengan) SAE 20W-40 pada Standard API S/C.

Sumber: http://www.leaderpetroleum.com/viscosity_table.htm

Sumber: http://www.leaderpetroleum.com/viscosity_table.htm

Memang terkesan mengerikan ketika melihat SAE 80W-90. Kental Banget ! 😀

Tapi perlu diketahui Metode Pengujian SAE untuk Oli Mesin dan Oli Gear itu berbeda.

Perlu Anda ketahui bahwa angka-angka yang ada pada SAE hanyalah sebuah Kode Kekentalan !

Faktanya meskipun Viscosity Grade sama, Kinematic Viscocity bisa berbeda.

Namanya juga “Grade” kan ?

 

Mengenai Drain Interval (Jangka Waktu Penggantian)

Oli Gardan “Khusus” dari ATPM biasanya disarankan dilakukan Penggantian setiap 6000 – 8000 KM.

Lama juga ya ?

Tapi itu main simple-nya saja sob (Karena dasarnya beban kerja gardan motor matic emang udah dianggap gk seberat mesin) 😀

Mereka pakai acuan 3 atau 4 kali ganti oli mesin, maka 1 kali ganti oli gardan.

Itu karena memang sejak awal, Gardan Motor Matic sudah “diremehkan” beban kerjanya 🙁

Aduh bro, sayang-sayanglah pada lingkungan, kurangi limbah oli bekas.

 

Lantas bagaimana dengan Oli Gear API GL ?

Dalam Normal Service, Oli Gear/MTF (Manual Transmission Fluid) API GL-4 SAE 80W-90 bisa digunakan bahkan sampai 50.000 KM !

50.000 KM itu kalau Pemakaian Normal bisa dicapai dalam Waktu 5 Tahun !

Tapi itu di mobil ya sob 😀

 

Perlu sobat ketahui, rumus umum penggunaan Oli Mobil pada Sepeda Motor, itu berlaku kondisi “Serve Service”, dengan acuan umum yakni pada Sepeda Motor, hanyalah setengah dari MTBF (Mean Time Between Failure) pada Mobil.

Jadi, MTF pada Gardan Motor Matic amannya digunakan sejauh 25.000 KM atau 2,5 Tahun !, dengan catatan, Oli tidak tercampur dengan Air (Water).

Kalau sudah tercampur air, oli apa pun juga rusak sob 😀

 

Jika Anda sudah menggunakan Oli Mesin Mobil (PCMO) pada Scooter Matic yang Drain Interval-nya bisa sampai 10.000 KM, maka sangat sebanding jika Anda juga menggunakan MTF pada Gearbox Scooter Matic Anda.

Adil kan ?, jadi konsep kali-kalian ganti oli mesin berbanding ganti oli gardan lebih relevant diterapkan jika oli gardannya benar yakni oli gear berstandar API GL.

2x ganti oli mesin per 10.000 KM (Pakai Oli Mobil di Motor Matic), maka 1x ganti oli gardan mobil di gardan motor matic.

Drain Interval inilah yang menjadi Value yang tidak akan dilewatkan oleh Long Drain Interval Community (LDIC) ketika saya sosialisasikan Penggunaan MTF pada Gearbox Scooter Matic disana 😀

Hati-Hati jangan sampai Lupa kalau Scooter Matic menggunakan Gearbox dan Gearbox tentu menggunakan Oli 😀

 

Beratnya Beban Kerja Gardan Motor Matic

Terus terang, dari internal test yang dilakukan oleh orang yang berkompeten dalam lubrican laboratory, oli mesin jika digunakan pada gardan itu sebenarnya 200 KM pun sudah harus ganti !, karena jumlah olinya hanya 120 mL saja dengan beban kerja yang sangat-sangat berat tapi cuma pakai oli yang notabene diformulasiskan untuk oli mesin atau gearbox motor manual.

Dalam kasus yang sudah extream, sejak penggnaan 200 KM, akan muncul “Glitter” atau serpihan logam atau yang biasa kita sebut “Gram” (bukan satuan ukuran berat).

Hasil Penggunaan Oli Mesin pada Gearbox Motor Scooter Matic

Serpihan logam itu asalnya dari Bearing (Laher) dan Gear-gear yang ada di dalam Gearbox (Gardan), yang mana Bearing pun sebenarnya membutuhnya aditif extream pressure yang cukup banyak sebagai proteksi dari gesekan (Friction).

Perlu sobat ketahui, pada Grease (Gemok) khusus untuk bearing, itu sudah mengandung aditif extream pressure yang dibutuhkan oleh bearing, ciri khasnya adalah aroma/bau belerang yang cukup kuat.

Top 1 Synthetic Lithium Complex Grease: NLGI GC-LB

NLGI GC-LB Synthetic Grease

Nah aditif extream pressure ini sama-sama dibutuhkan bearing ketika bekerja di lingkungan berat lainnya yakni pada gardan motor matic yang notabene terhubung langsung ke as roda.

Coba bayangkan, berat motor ditambah berat pengendara, ditambah berat penumpang, ditambah berat barang bawaan, maka total berat semuanya itu langsung ditopang oleh roda, dan roda itu diputar oleh gardan !

Belum lagi jika velg sudah diganti lebih besar dengan bahan yang masih aluminium alloy, sehingga menambah berat dari velg itu sendiri, dan tentu saja ukuran ban yang juga lebih besar dan tubeless yang lagi-lagi menambah berat dari ban itu sendiri.

Pernah tidak ketika menggunaan motor untuk melewati gundukan dengan membawa beban berat tanpa ancang-ancang dan motor tidak sanggup melewatinya meski grip gas diputar sampai suara mesin jadi meraung ?

Nah itu sebagai gambaran bagaimana beratnya beban kerja dari gardan pada motor matic ini sob !

 

Oli Gardan Berbasis PAG yang Lebih Long Drain Interval (Masa Pakai Lama)

Kalau mau lebih Long Drain Interval daripada MTF, Anda bisa menggunakan PAG (Polyalkylene Glycols) Based Gear Oil, memiliki Drain Interval yang bisa dikatakan Lifetime (Selamanya, saking lamanya jika dihitung berdasarkan tahun atau jarak), hanya saja PAG tidak bisa terkontaminasi Hydrocarbon (Mineral Based Gear Oil) sama sekali !, karena akan terjadi Penggumpalan, sehingga perlu dilakukan flushing dengan sangat-sangat sempurna, bahkan kalau perlu dengan cara overhaul dan menggunakan cairan pelarut khusus yang tidak terbuat dari hydrocarbon (Artinya tidak dibersihkan pakai bensin).

Tapi oli dengan base stock ini relatif tidak umum di pasaran.

Posisi Gardan yang Sangat Rentan Terkontaminasi Air

Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah melakukan pemeriksaan rutin dari kemungkinan Oli yang bercambur dengan Air, kira-kira setiap 10.000 KM atau ketika Motor terindikasi menerabas Genangan yang dalam seperti Banjir.

Pemeriksaan itu tidak memerlukan penggantian Oli baru, Anda hanya perlu menguras Oli ke wadah yang bersih dan kering, dan jika sudah dipastikan tidak ada kontaminasi Air, masukkan kembali Oli tersebut ke Gearbox Motor Matic Anda.

Dalam beberapa kasus, pada Motor Matic Honda, Oli yang bercampur Air sudah bisa dilihat ketika Baut penutup Filling Oil dibuka, yakni Oli yang berubah menjadi Putih seperti Susu (kontaminasi Air yang sangat besar) atau Kuning Keruh (kontaminasi Air dalam jumlah kecil).

Atau pada gardan motor matic yg lubang pengisiannya dari atas, tinggal diintip saja sambol diterangi dengan bantuan senter.

Karena mau Oli apa pun juga, kalau terkontaminasi Air maka Oli tersebut akan rusak !, tidak perlu membahas terlalu jauh seperti reaksi kimianya, Sulphur Phosphorous + Water = Sulphuric Acid, dsb (Ada pendapat demikian).

Pokoknya Oli Mesin atau Oli Gearbox kalau sudah terkontaminasi Air, maka Gantilah dengan yang baru 😀

Jadi, sebaiknya dilakukan pemeriksaan kondisi Oli Gear setiap 10.000 KM.

Kondisi yang sebaiknya langsung dilakukan tindakan adalah:

  1. Selang pernafasan gardan terlepas.
  2. Menerabas banjir dan genangan air yang dalam (Banjir misalnya).

 

Ngomong-ngomong, bagi Anda yang punya Motor Matic Honda, silahkan baca Tutorial Mengganti Oli Gardan Motor Matic Honda tanpa Alat Ukur.

 

Discalimer

Do It with Your Own Risk !

Saya disini cuma share, tidak ada maksud mendiskreditkan pihak manapun, merek-merek dan produsen-produsen yang namanya saya sebut hanya untuk melengkapi artikel ini saja, karena ada sejarah tersendiri mengenai pengunaan oli mesin pada gardan motor matic.

 

Long Drain Interval Community

 


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified