L

Ternyata Inilah Penyebab Nitrogen Terkesan Lebih Cepat Kempes dari Udara Biasa


Bismillahirrohmanirrohim


N2 Generator

Saya heran, Udara Biasa (78% N2, 21% O2, 1% Other) tidak terjadi Pressure Lose, tapi justru Nitrogen malah terjadi Pressure Lose.

Ketika Udara Biasa diisi 33 psi, besok paginya tetap 33 psi.

Berbeda dengan Nitrogen yang diisi 33 psi, besok paginya turun jadi 31 psi.

Hanya 1 hari 1 malam !

Sebelumnya sudah dipastikan pakai Pressure Gauge milik saya bahwa Nitrogen benar terisi 33 psi.

 

Catatan: Saya menggunakan Nitrogen dari N2 Generator, dan Kondisi Ban masih baru, dipastikan tidak ada bocor halus.

 

Ukuran Molekul

Nitrogen: 300 picometer
Oxygen: 291 picometer

Perbedaan: 2.7%

 

Mohon maaf karena tidak ada foto-foto, soalnya tangan saya cuma dua, satu tangan pegang Tire Pressure Gauge bagian head, satu tangan lagi megang bagian yang dipasang ke valve pada ban, kalau tidak seperti itu, udara merembes kemana-mana, lagipula gambar hasil bacaan Tire Pressure Gauge bisa dipalsukan, bukti otentik cuma Video yang artinya saya harus Vlogging, nah saya Blogger, percaya atau tidak itu terserah Anda 😀

 

Pengujian Air Pressure Expansion (Pemuaian Tekanan Udara)

Sebelumnya saya test dengan waktu 15 menit keliling kota tempat saya berdomisili, hasilnya Nitrogen memuai 3 psi sedangkan Udara Biasa cuma 1 psi.

Merasa aneh, tidak sesuai ekspektasi dan teori, saya coba test lagi, kali ini isi di tempat pengisian yang beda dan alat N2 Generatornya beda, serta kali ini jaraknya lebih jauh yakni ± 30 KM (Masing-masing).

Hasilnya selisih 1 psi.

 

Udara Biasa

Depan: 29 psi jadi 33 psi, naik 4 psi dari standard.
Belakang: 33 psi jadi 37 psi, naik 4 psi dari standard.

Nitrogen

Depan: 29 psi jadi 32 psi, naik 3 psi dari sandard.
Belakang: 33 psi jadi 36 psi, naik 3 psi dari standard.

 

Kesimpulan Pengujian Pressure Expansion

Nitrogen masih bisa memuai, namun sedikit lebih rendah pemuaiannya daripada Udara Biasa, dan Nitrogen sepertinya lebih cocok digunakan untuk Riding jarak jauh, misal lintas kota, atau Touring.

 

Penjelasan Nitrogen Terkesan Mengalami Pressure Lose Dini

Sebab kenapa ketika saya pakai Nitrogen pada Ban, lantas besok paginya selalu terjadi “Presure Lose”, dari 33 psi, menjadi 31 psi, adalah karena perbedaan kondisi saat pengisian ban.
 
Pengisian Nitrogen dilakukan ketika Ambient Temperature (Suhu Lingkungan) kisaran 30°C atau 86°F. Tapi Judgement (Penilaian) yakni pengecekan menggunakan Tire Pressure Gauge dilakukan pada Ambient Temperature 25°C atau 77°F.
Ini tidak fair, dan saya baru sadar ternyata tidak fair 😀
Maka dari itu, saya mencoba untuk fair.
 

Rumus Pemuaian dan Penyusutan Tekanan Udara Pada Ban

+10°F = +1 psi, sebaliknya -10°F = -1 psi
 
Keterangan: +/- maksudnya Bertambah/Berkurang. 10°F = -12.22°C. Agar memudahkan, kita hitung pakai °F saja 😀

 

Penjelasan

Ambient Temperature ketika Pagi Hari: 25°C = 77°F
Ambient Temperature ketika Siang Hari: 30°C = 86°F
Selisih: 9°F
Sampai disini, kita sudah tau perbedaannya ± 1 psi.
Tapi ada faktor lain yang menyebabkan Temperature Ban meningkat melebihi Ambient Temperature, yakni pengisian Nitrogen dilakukan pada Siang Hari dengan Ambient Temperature 30°C, itu baru Ambient Temperature, belum lagi Temperature Ban ketika Motor dibawa berkendara menuju bengkel N2 Ready, ini cukup untuk menaikkan Temperature Ban hingga 40°C = 104°F, bahkan bisa saja lebih tergangung berbagai faktor lainnya, dan untuk ini diluar perhitungan saya dan menurut saya tidak penting juga dalam kasus ini.
 
Dalam kondisi yang saya lami tempo hari, ketika sampai ke bengkel N2 Ready, ban langsung digembosin dan diisi 33 psi.
Besok paginya, dilakukan pemeriksaan pada Ambient Temperature 77°F dan kondisi Ban belum digunakan berkendara.
 
Terjadi perbedaan Temperature yakni 104°F – 77°F = 27ºF
 
Maka juga akan terjadi perbedaan tekanan udara pada ban yakni 2 – 3 psi antara kondisi Pagi Hari dan Siang Hari.
Istilah “Siang Hari” ini tidak melulu Jam 12 Siang ke atas, tapi bisa saja mulai dari Jam 10 Pagi dimana Ambient Temperature sudah mulai naik ke 77ºC.

 

Kesimpulan Pressure Lose

Persepsi (Anggapan) bahwa ketika menggunakan Nitrogen pada Ban justru malah cepat kempes (Pressure Lose), bahkan extream-nya dalam 1 hari 1 malam berkurang 2 psi, itu karena terjadi perbedaan kondisi pengisian udara pada ban, yakni ketika mengisi Nitrogen, tentu saja dilakukan di jam kerja dan harus melakukan perjalanan menggunakan kendaraan tersebut ke bengkel N2 Ready.
Sedangkan ketika menggunakan Udara Biasa, saya menggunakan Hand Pump (Pompa Tangan Manual) yang mana pengisian udara pada ban dilakukan di rumah, sebelum kendaraan digunakan sama sekali yakni ketika pagi hari.
Sehingga terjadi perbedaan Temperature, baik itu Ambient Temperature maupun Temperature Udara di dalam Ban itu sendiri akibat gesekan dan panas aspal yang bersentuhan dengan permukaan ban.
Perlu ditekankan disini bahwa meskipun permukaan ban ketika kita sentuh tidak terjadi peningkatan Temperature yang signifikan, tapi dalam ban akan terjadi peningkatan Temperature Udara yang signifikan karena kedap udara. Bayangkan Anda berada di dalam ruangan tanpa ventilasi, meski di luar tidak terlalu panas, di dalam ruangan tersebut akan lebih panas daripada diluar ruangan.

 

Solusi Masalah

Karena akar masalahnya sudah diemukan dan sudah bisa dijelaskan seilmiah mungkin, maka kita bisa mengambil langkah-langkah tertentu sebagai solusi dari masalah ini.

 

Mengatasi Masalah Presepsi

Maksudnya, karena pengisian Udara Biasa pakai Hand Pump dilakukan pagi hari di rumah sebelum kendaraan digunakan, maka kita bisa mengkondisikan Nitrogen seperti itu juga.

Mudah saja, ketika mengisi Nitrogen di bengkel N2 Ready, isilah melebihi ukuran standard.

Terserah saja mau dilakukan pada sore hari ketika pulang ke rumah atau pagi hari ketika ke luar rumah.

Dimana ukuran standard untuk ban depan adalah 29 psi dan belakang adalah 33 psi. Maka kita bisa mengisinya lebih banyak yakni misalnya depan 32 psi dan belakang 35 psi, bahkan bisa saja lebih dari itu, asal jangan berlebihan, yang nanti besok paginya bisa kita kurangi isi Nitrogen di ban tersebut dengan disesuaikan menggunakan Tire Pressure Gauge milik kita sendiri menjadi depan 29 psi dan belakang 33 psi, di Ambient Temperature pagi hari dan dalam kondisi kendaraan belum digunakan berkendara sama sekali.

Tujuannya, agar pemeriksaan tekanan udara pada ban bisa menjadi netral, karena dilakukan ketika pagi hari dan sebelum kendaraan digunakan. Istilahnya dilakukan “Kalibrasi” di kondisi yang sama, maka pengukuran akan lebih akurat.

 

Jangan Perfectionis

Ini adalah cara mudahnya, karena percuma perfectionis dalam hal ini ketika realitanya memang bisa terjadi yang namanya flukutasi tekanan udara pada ban akibat perbedaan temperature.

Kalau sudah perfectionis, maka ekspektasi pada penggunaan Nitrogen pasti akan tinggi juga, yakni isi 33 psi maka ketika digunakan dalam kondisi apa pun selalu 33 psi, itu mustahil !

Perlu diketahui, secara teknis yang namanya ban kempes itu ketika tekanan udara pada ban berada di bawah 25 psi, jika masih kisaran 25 – 35 psi maka termasuk normal.

 

Akhir kata,

Problem Solved !


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified