Kategori Android

Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

Enaknya Xiaomi Mi A1 sepenuhnya menggunakan Fastboot untuk urusan Flashing, sehingga Multi Platform, di Linux pun bisa.

Jika kamu buka Fastboot Flashable Rom yang dishare di Internet, kamu pasti melihat Scripts dengan ekstensi *.bat dan *.sh.

Nah *.bat itu untuk Windows sedangkan *.sh itu untuk Linux (Semua Distro Linux).

Di Windows ada software bernama MiFlash yang berfungsi sebagai GUI untuk menjalankan Fastboot dalam hal ini khusus untuk Flashing Factory Rom.

Di Linux ?, well, seperti biasa, urusan GUI GUI gitu gk ada, kasih tau saya kalau ada ya, lumayan kan mata gk liat “Dunia Kegelapan” mulu bernama CLI (Command Line Interface) 😀

Sedangkan seluruh file *.img, dsb berada di folder Images.

Untuk setup Fastboot, ADB, dsb di Ubuntu dan semua turunannya, ikuti petunjuk disini.

Enaknya di Linux tuh Fastboot dan ADB terinstall di System, jadi mau di folder apa pun perintah fastboot dan adb berfungsi.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

 

Cara Flashing di Linux ?

Gampang, jika Fastboot sudah siap dan berfungsi serta Xiaomi Mi A1 sudah dalam Fastboot Mode, kamu tinggal buka Terminal/Konsole dan jalankan perintah:

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Nillkin Amazing H+ Pro: Xiaomi Mi A1

Saya coba sharing mengenai dua jenis Tempered Glass ini ya sob 😀

Jadi kan ada 2 jenis nih, Full (Edge to Edge sampai Bazel) dan Non-full/Half (Hanya seukuran Panel Display dibalik Digitizer).

 

Kelebihan Full:

1. Tentu saja Full Protection juga, karena banyak kasus dimana bagian 2.5 D Curve itu gores dan lecet ketika jatuh. Maka ketika Smartphone jatuh pada posisi sudut-sudutnya, yang nerima impact adalah Tempered Glass, bukan bagian 2.5 D dari Gorilla Glass.

2. Secara penampilan seperti tidak pakai Screen Protector tambahan, apalagi kan bahannya Kaca, sama kayak Digitizer/Touchscreen Gorilla Glass yang juga kaca.

 

Kekurangan Full:

1. Namanya 2.5 Curve, ya bagian sisi-sisi Tempered Glass bakalan ngangkat/hollow/silhouette putih dan itu gk sedap dipandang dan debu halus bisa masuk yg kalau itu pasir, bakalan menggores Gorilla Glass yg cuma punya Hardness skala Mohs 6.7H itu. Tapi ini bisa diatasi pakai Liquid khusus.

2. Tempered Glass lebih berpotensi retak/pecah akibat benturan dari samping/sisi-sisinya. Tapi ini wajar, karena dia melindungi bagian 2.5 D dari Gorilla Glass dibaliknya.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



 

Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

Banyak yang salah mengatakan Xiaomi Mi A1 tidak memiliki Stock Recovery, No Offense 😀

Memang ketika kita mengakses Recovery dengan menekan kombinasi tombol Volume Up + Power dalam kondisi Smartphone off maka yang kita temui hanyalah pesan “No Command” dengan ilustrasi gambar sebuah Robot Android dengan tanda seru di dalam segita merah.

Tapi itu sudah bukti kalau Mi A1 punya Stock Recovery, hanya saja Default-nya yang muncul “Error” itu, bukannya menu-menu khas Stock Recovery seperti: Reboot System, Reboot to bootloader, Apply update from ADB, Apply update from SD card, Wipe data/factory reset, Mount /system, View recovery logs, Run graphic test, Power off, dsb

Cara Booting ke Recovery Mode

Tekan tombol Volume Up, tahan, lalu tekan tombol Power, tahan semua tombol sampai terasa getaran atau ketika layar menyala, kemudian lepaskan semua tombol secara bersamaan.

 

Cara Memunculkan Option di Stock Recovery Mode

Ada trick khusus untuk memunculkan menu-menu khas Stock Recovery, yakni menekan tombol kombinasi Power + Volume Up lagi ketika pada tampilan “No Command”. Tapi tombol-tombol harus itu dipencet secara berurutan, bukan bersamaan.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified