L

DNS Server pakai CloudFlare dan Mail Server pakai ZohoMail


Bismillahirrohmanirrohim


Cloud Server

Jadi begini sob, kita semua kan tau bahwa dalam layanan Web Hosting sejatinya tidak hanya Web Server (Termasuk PHP) dan Database Server saja kan ?

Selalu ada DNS Server, dan Mail Server juga yang menjadi paket lengkap dalam penjualan.

Lalu saya akhirnya terpikir untuk memisahkan kedua Service itu diluar Provider Web Hosting yang saya gunakan, dan kemudian saya alihkan ke Provider yang menawarkan Produk/Layanan khusus DNS dan Mail Service yang lebih baik.

Dalam hal ini, DNS Service saya alihkan ke CloudFlare (Full Zone DNS dengan menggunakan Name Server CloudFlare), dan Email Service saya alihkan ke ZohoMail !

 

Update: Saya saat ini menggunakan banyak Mail Service (Mailbox) secara bersamaan dengan teknik Dual Delivery, tutorialnya bisa Anda baca disini.

 

DNS Server Milik Hosting Company Tidak Optimal

Kita jangan lupa kalau fokus Hosting Company sebenarnya adalah Web Hosting, bukan Mail Server. Oke lah kalau DNS Server adalah Service yang wajib diberikan agar IP Address Server bisa “Diterjemahkan” dengan Domain Name milih Client, tapi nyatanya DNS Server bawaan Web Hosting biasanya kurang optimal sepengalaman saya.

Masalah yang umum terjadi pada DNS Server bawaan Web Hosting adalah:

  1. Masa Propagasi yang relatif lama.
  2. Masa Resolve DNS Record Baru (misalnya kita bikin A Record baru yang diarahkan ke IP Address tertentu) yang relatif lama.
  3. Tidak mendukung DNSSEC (DNS Security Extensions) demi Clustering DNS Server.

Nah, 3 masalah umum diatas, diatasi dengan sangat baik oleh CloudFlare, buktikan sendiri deh 😀

Kalau Propagasi dan Resolve DNS yang sangat-sangat cepat itu sudah menjadi kelebihan CloudFlare sejak dulu, nah yang saya soroti disini adalah dukungan terhadap DNSSEC.

Demi DNSSEC, CloudFlare rela tidak melakukan Clustering DNS loh sob !

Jadi kalau Anda perhatikan Whois Domain orang lain yang menggunakan Name Server CloudFlare, pasti akan mendapati Name Server yang berbeda-beda.

Itulah konsekuensi DNS Server mendukung DNSSEC tapi konsekuensinya tidak bisa Clustering DNS, sedangkan DNS Server yang umum digunakan Web Hosting tidak mendukung DNSSEC tapi mendukung Clustering DNS. Provider Web Hosting lebih memilih Clustering DNS daripada DNSSEC dan justru mengatakan bawha “Kalau ingin pakai DNSSEC pakai VPS saja”.

Masa hanya untuk DNSSEC yang notabene cuma berkaitan dengan DNS Server aja kita perlu menyewa VPS ?

Ya tidak perlu, solusinya adalah menggunakan Layanan DNS Server yang mendukung DNSSEC, yang paling populer dan terbaik adalah CloudFlare. Tentu saja kita harus menggunakan Name Server yang diberikan CloudFlare pada Domain kita untuk menggunkan DNS Server dari CloudFlare.

Tapi tidak bisa Custom Name Server, harus bayar untuk itu 😀

Lagipula, apa gunanya Custom Name Server ?, kalau cuma ingin menyembunyikan siapa Provider Web Hosting yang kita gunakan, Name Server CloudFlare sudah bisa, dan justru adanya Brand CloudFlare itu memberi kesan Secure dan Powerful tersendiri loh 😀

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments

  • Kandra

    Mas, tadi ente nyinggung soal dnssec tapi ga banyak juga sih. Saya pengen tau nih di cloudflare mesti setting lagi kah untuk dnssec-nya?
    Yang kedua soal propagasi. Ini menarik. Karena saya punya plan untuk migrasi domain dari provider luar ke lokal, supaya ga pake cc lagi buat maintain-nya.
    Karena domain itu udah saya daftarkan ke cloudflare. Propagasinya berapa lama? Soale baru stabil traffic saya di 1k per hari.

    • DNSSEC di CloudFlare tidak default mas, jadi mesti disetting lagi, dan harus pakai Name Server dari CloudFlare.

      Maksudnya migrasi domain atau migrasi hosting ?, kalau migrasi domain itu disebut transfer domain.

      Kalau pakai Name Server CloudFlare, ketika transfer domain ke provider baru isi form Name Server pakai dari CloudFlare itu juga, propagasinya hitungan menit bahkan detik, yang lama proses transfernya 😀

      Kalau migrasi hoting tinggal ganti IP Address lama ke yg baru di CloudFlare, propagasi juga cepat banget.



×
SSL Verified