L

Tutorial Rahasia Cara Menerapkan Custom Hostname pada CDN CloudFlare dengan Subdomain


Bismillahirrohmanirrohim


CloudFlare

Hari gini siapa yang tidak tau CloudFlare ?

Pada Artikel ini, saya akan menunjukkan bahwa CDN pada CloudFlare bisa kita terapkan pada Subdomain sehingga seperti CDN Berbayar yang Hostname-nya berupa Subdomain.

Sebelumnya saya sudah membahas mengenai CDN “Palsu” yang berlokasi di Indonesia, ketika saya dulu mempermasalahkan PoP CloudFlare yang terdekat cuma ada di Singapore, tidak tersedia di Indonesia.

Sampai saya menyadari bahwa Server Singapore itu lebih baik daripada Server Indonesia.

 

Salah satu kelebihan CloudFlare adalah fitur CDN (Content Delivery Network) Gratis dan Unmetered Bandwith (Data Transfer).

 

Kok Bisa Ya ?

Padahal CDN lain tidak mampu menawarkan layanan CDN dengan Unmetered Bandwidth.

Berikut adalah jawaban CEO CloudFlare:

Five reasons we offer a free version of the service and always will:

  1. Data: we see a much broader range of attacks than we would if we only had our paid users. This allows us to offer better protection to our paid users.
  2. Customer Referrals: some of our most powerful advocates are free customers who then “take CloudFlare to work.” Many of our largest customers came because a critical employee of theirs fell in love with the free version of our service.
  3. Employee Referrals: we need to hire some of the smartest engineers in the world. Most enterprise SaaS companies have to hire recruiters and spend significant resources on hiring. We don’t but get a constant stream of great candidates, most of whom are also CloudFlare users. In 2015, our employment acceptance rate was 1.6%, on par with some of the largest consumer Internet companies.
  4. QA: one of the hardest problems in software development is quality testing at production scale. When we develop a new feature we often offer it to our free customers first. Inevitably many volunteer to test the new code and help us work out the bugs. That allows an iteration and development cycle that is faster than most enterprise SaaS companies and a MUCH faster than any hardware or boxed software company.
  5. Bandwidth Chicken & Egg: in order to get the unit economics around bandwidth to offer competitive pricing at acceptable margins you need to have scale, but in order to get scale from paying users you need competitive pricing. Free customers early on helped us solve this chicken & egg problem. Today we continue to see that benefit in regions where our diversity of customers helps convince regional telecoms to peer with us locally, continuing to drive down our unit costs of bandwidth.

Today CloudFlare has 70%+ gross margins and is profitable (EBITDA)/break even (Net Income) even with the vast majority of our users paying us nothing.

Matthew Prince Co-founder & CEO, CloudFlare

 

Untuk mempersingkat Artikel ini, silahkan diterjemahkan sendiri jika tidak mengerti Bahasa Inggris, gunakan Google Translate 😀

Salah satu kelemahan CDN dari CloudFlare adalah Ukuran File yang mampu dicache dan Format File yang mampu dicache juga terbatas, bukan tidak mampu, tapi ya namanya juga Gratisan 😀

Tapi untuk kebutuhan Website seperti Blog, Format yang didukung sudah lebih dari cukup kok 🙂

 

Mengenai CloudFlare yang menawarkan Free Unmetered CDN sudah kita bahas, kemudian kita akan membahas inti bahasan dari Artikel ini, yakni:

 

Memungkinakan CDN dari CloudFlare Berfungsi Seperti CDN Berbayar Lain yakni Menggunakan Hostname Berupa Subdomain

Perlu saya definisikan apa itu Sub-domain. Subdomain adalah semua karakter huruf dan angka yang ditulis sebelum titik pertama pada Domain Name. Contoh: cdn.lukmanulhakim.id

Itulah kenapa disebut “Sub”.

Sedangkan semua karakter huruf dan angka yang ditulis setelah titik terakhir adalah Domain Extension. Contoh: .id, .com, .net

Subdomain dalam hal ini adalah Fitur dari cPanel pada Web Hosting, dan memang, inti bahasan disini adalah menggunakan Sub-domain sebagai Hostname untuk CDN dari CloudFlare.

 

Ada 2 Opsi atau Metode disini yang ingin saya share, yakni:

Menggunakan Fitur Alias di cPanel

Biasa disebut juga Parked Domain.

Di cPanel, terdapat fitur Alias yang sangat mudah penggunaannya, tinggal buat Alias Domain yang kita inginkan, kita tidak perlu menentukan Directory lagi karena secara otomatis directory yang digunakan adalah ~/public_html.

Kelebihan Menggunakan Alias adalah, kita bisa membuat Hostname untuk CDN ini tidak sekedar Subdomain saja, melainkan bisa juga Domain lain. Contoh: al-hakim.id

Bahkan dari situ masih bisa dibuat lagi Subdomain-nya. Contoh: lukman.al-hakim.id

Tapi sebenarnya kita bisa menambahkan Subdomain sebagai Alias, karena Alias ini umum sekali yang pada intinya adalah mengarahkan Hostname apa pun ke Directory ~/public_html.

Cara ini lebih mudah daripada menggunakan Fitur Subdomain di cPanel. Zone DNS pun akan dibuatkan khusus, tidak bercampur dengan Domain utama seperti kita menggunakan Fitur Subdomain di cPanel.

Kekurangan Menggunakan Alias adalah, biasanya pada Provider Web Hosting tertentu, Alias dan Addon Domain tidak diberikan, atau batasannya sangat sedikit sekali.

 

Saya asumsikan Anda sudah bisa cara membuat Alias di cPanel, jika belum bisa, ada begitu banyak Tutorial baik Video maupun Teks yang disediakan oleh cPanel sendiri. Salah satunya Video disini.

Apakah Alias sudah dibuat ?

Jika sudah, kemudian yang perlu Anda lakukan adalah mengaktifkan CORS (Cross Origin Resource Sharing) Header melalui File .htaccess di ~/public_html.

Berikut yang perlu Anda tambahkan di File .htaccess:

 

Menggunakan Fitur Subdomain di cPanel

Cara ini lebih relevant (kan kita pakai Subdomain ?) dan biasanya tidak ada kendala apa pun karena mayoritas Web Hosting saat ini menggratiskan Subdomain, bahkan sampai Unlimited Subdomain. Meskipun cara ini sedikit lebih ribet karena kita perlu mengarahkan Documment Root ke public_html. Tapi sepadan lah 😀

Kelebihan Menggunakan Subdomain adalah, pada beberapa Web Hosting biasanya tidak memberikan Quota Addon/Alias Domain pada Paket Shared Hosting yang dijualnya, sehingga Subdomain adalah cara paling mudah dan biasanya Subdomain diberikan Unlimited oleh Provider Web Hosting.

Kekurangan Menggunakan Subdomain adalah, penggunanya lebih ribet, karena kita harus menentukan Directory yang diarahkan untuk Subdomain tersebut. Dan konsep dari Hostname CDN sebenarnya adalah Alias Domain.

Saya asumsikan Anda sudah bisa cara membuat Subdomain di cPanel, jika belum bisa, ada begitu banyak Tutorial baik Video maupun Teks yang disediakan oleh cPanel sendiri. Salah satunya Video disini.

Perlu Anda perhatikan pada Bagian Document Root harus Anda arahkan ke public_html.

Subdomain Menjadi Alias/Parked Domain

Subdomain Menjadi Alias/Parked Domain

Karena konsep dasarnya adalah menjadikan Subdomain menjadi seperti Alias/Parked Domain, yakni ketika Subdomain tersebut diakses, maka yang tampil adalah Website kita juga, hanya saja Domain yang tertera di Address Bar adalah Subdomain tersebut.

Sebagai Contoh, coba akses https://cdn.lukmanulhakim.id.

 

Apakah Subdomain sudah dibuat ?

Jika sudah, kemudian yang perlu Anda lakukan adalah mengaktifkan CORS (Cross Origin Resource Sharing) Header melalui File .htaccess di ~/public_html.

Berikut yang perlu Anda tambahkan di File .htaccess:

 

Hostname Subdomain untuk CDN sudah dibuat, lalu kemudian saya akan tunjukkan cara mengaktifkan CDN pada Subdomain tersebut.

 

Syaratnya: Anda menggunakan Full Zone DNS dari CloudFlare

 

Dengan kata lain, Anda menggunakan Name Server dari CloudFlare.

Karena jika menggunakan CloudFlare yang sudah Include di cPanel, itu hanya menggunakan CNAME saja, dan untuk Subdomain tidak didukung.

Tidak Ada Ruginya !

Dengan menggunakan DNS CloudFlare, kita mendapatkan DNS Server yang jauh lebih Powerful daripada DNS Server dari Provider Hosting kita.

Beberapa kelebihan DNS Server CloudFlare:

  1. Mendukung IPv6.
  2. Mendukung DNSSEC.
  3. Waktu Resolve/Propagasi yang sangat-sangat cepat.
  4. Bisa menggunakan kemampuan CloudFlare lebih maksimal.

Saya saja sampai mengorbankan “Gengsi” penggunaan Custom Name Server (Child Name Server) menggunakan Domain saya sendiri karena saya melihat benefit yang lebih baik jika saya menggunakan NS dari CloudFlare, apalah gunanya sebuah NS “Keren” karena menggunakan ns1.lukmanulhakim.id, ns2.lukmanulhakim.id, dst jika dibandingkan kelebihan dan manfaat yang bisa saya dapatkan jika saya mnggunakan NS dari ClouFlare seperti: arch.ns.cloudflare.com, dara.ns.cloudflare.com.

Dan saya menemukan nilai keren tersendiri, wow, website saya Accelerated by CloudFlare !

 

Mengaktifkan CDN pada Subdomain di DNS Manager CloudFlare

Saya asumsikan Anda sudah menggunakan CloudFlare secara Full, dan dibawah ini adalah Step dimana Subdomain tersebut ditambahkan berupa CNAME Record dan pada Record tersebut sudah dalam posisi dicover oleh CloudFlare yakni berupa Tanda Awan berwarna Orange.

CDN CloudFlare pakai Subdomain

CDN CloudFlare pakai Subdomain

 

Contoh CDN CloudFlare pakai Subdomain di Blog ini adalah: cdn.lukmanulhakim.id

 

HTTPS (SSL) Support

Pada dasarnya, CloudFlare sudah mendukung Shared SSL yang disebut “Flexible SSL”, tapi saya sarankan agar Subdomain yang tadi dibuat itu juga Anda Install sebuah SSL Certificate dari Let’s Encrypt langsung dari cPanel jika Anda menggunakan Opsi “Full (Strict) pada Tab Menu Crypto di CloudFlare.

 

Cookie-free Domain

Ini penting, karena bisa mempercepat akses Website agar Cookie tidak perlu diaktifkan selain Domain Utama (Paramter YSlow).

Terus terang saja, inilah kelebihan menggunakan Subdomain sebagai Hostname untuk CDN.

Caranya:

Tambahkan Kode berikut pada File wp-config.php di ~/public_html:

Ganti www.yourwebsite.com dengan Domain Anda.

Selain itu tambahkan Kode berikut pada File .htaccess di ~/public_html:

 

Kelemahan CDN CloudFlare Meski Sudah pakai Custom Hostname

Hasil Benchmark di GT-Metrix masih menunjukkan bahwa Hostname CDN dari Subdomain tersebut masih bisa menyimpan Cookie.

Ya mau gimana lagi, itulah kekurangan CDN Gratisan dari CloudFlare, kalau di CDN Berbayar, ada Opsi Disable Cookie.

Misalnya pada BunnyCDN yang mendukung Fitur Disable Cookie.

BunnyCDN Disable Cookie

BunnyCDN Disable Cookie

Tapi tenang, meski Custom Hostname dari Subdomain yang kita gunakan pada CloudFlare masih bisa menyimpan Cookie, tapi Browser sudah kita perintahkan untuk tidak melakukannya karena kita sudah mendeklarasikan bahwa Cookie Domain hanya pada Domain Utama yang sudah kita atur di File wp-config.php di ~/public_html tadi.

GT-Metrix hanya menginformasikan dan mensyaratkan bahwa CDN Hostnam haruslah Cookie-free Domain, sedangkan itu hanya bisa dilakukan pada Provider CDN Berbayar saja.

 

Baca Juga: Perlukah Menggunakan WWW pada Domain ?

 

Bagaimana, mudah kan ? 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified