L

Desain Logo dan Watermark Baru Blog Saya agar Nanti Tidak Bermasalah dengan Tademark/Copyright Logo Kubuntu


Bismillahirrohmanirrohim


Kubuntu KInfocenter

Akhir-akhir ini saya sibuk melakukan optimasi gambar di Blog saya ini, sempat mencoba banyak cara Manual, tapi akhirnya saya merasakan bahwa melakukan cara manual itu tidak efisien baik itu Waktu, Tenaga, dan Pikiran.

Hingga saya memutuskan untuk menggunakan Tools yang memang dirancang untuk itu, ada banyak pilihan, dan pilihan saya jatuh kepada Imagify, dan saya tentu saja membutuhkan Resource besar untuk mengoptimasi seluruh gambar mulai dari gambar yang pertama saya upload ke Blog ini, sampai gamabar terakhir yang saya upload. Makanya jika ingin Optimasi Gambar itu lakukan sejak awal !, agar layanan Free pun sudah cukup.

Alhamdulillah, tidak terlalu banyak Resource yang dihabiskan, sekitar 80’an MB saja, karena Opsi Optimize Thumbnail saya Disable. Jika Thumbnail ikutan dioptimasi, jumlahnya bisa sampai 250’an MB 😀

Itu Trick dari saya saja sebenarnya, untuk mengoptimasi Thumbnail, gampang sekali, saya hanya perlu memanfaatkan Plugin Gratisan bernama “Regenerate Thumbnails”.

Sesuai namanya, maka jika Tool itu saya jalankan, maka Thumbnail berbagai ukuran akan dibuat ulang berdasarkan file utama yang sudah dioptimasi sebelumnya dengan Imagify. Hasilnya, saya bisa hemat Resource ratusan MB 😀

Ya, Imagify memang menghitung berdasarkan File Size, tidak seperti ShortPixel yang menghitung berdasarkan Inodes (Jumlah File).

Dengan Imagify, saya/kita mendapatkan Resource sebesar 25 MB/Bulan secara gratis dengan Limit File Size 2 MB/File untuk Free Plan.

Namun jika kita membeli One Time Plan (seperti yang saya lakukan, saya beli 1 GB One Time Plan), maka Limit akan naik lebih dari 2 MB/File, dan bulan depan tetap dapat 25 MB Gratis.

Saya memilih Imagify karena saya jatohnya lebih murah dari ShortPixel untuk First Usage yang membutuhkan banyak Resource, dan secara User Interface, Imagify lebih cantik dari ShortPixel. Memang pilihan saya menjadi hanya Imagify VS ShortPixel karena opsi lain sudah saya kesampingkan/eleminasi.

Dan menurut riset yang saya lakukan, dengan pola tarif berdasarkan File Size itu lebih menguntungkan daripada Inodes, karena sering sekali gambar-gambar yang saya punya itu masih dibawah 2 MB/File, akan rugi jika menggunakan ShortPixel. 200 File Gambar saja bisa kurang dari 15 MB menurut perhitungan saya.

Karena untuk kebutuhan Blogging, saya sudah Setup Kamera saya agar tidak jauh melebihi 1320p (Maksimal Resolusi terbaik untuk Blog WordPress yakni Thumbnail XXLarge).

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments

  • One Time Plan, berarti gak berlangganan dong?

    Btw, Twitter nya itu kenapa, bro?

    • Iya, gk berlangganan, karena secara teknis masih Free Plan.

      Soalnya di Imagify itu cuma ada Free Plan, Monthly Plan, dan Yearly Plan. One Time Plan masih dianggap Free Plan, hanya saja Quota/Resource-nya Boosted/Top Up. Saya order $10 (sebenernya $9,99) untuk Quota 1 GB. Dan sesuai namanya, Quota itu tidak ada masa aktif, sehingga tidak ada Expired Time sampai Quota itu habis, dan tiap bulan dapat tambahan 25 MB Gratis.

      Bagusnya beli One Time Plan, Limit 2 MB/File jadi gk berlaku lagi 😀

      Karena pemakaian saya per bulan tidak sampai lebih dari 25 MB, maka cukup pakai Free Plan saja, tapi saya beli Resource untuk “First Time Usage” yang notabene butuh Resource gede, yah meski gk gede-gede banget sih, cuma kisaran 80’an MB setelah saya akalin agar gk Optimize Thumbnail, kalau Thumbnails ikutan dioptimasi, bisa 250’an MB 😀

      Mengenai Akun Twitter, itu saya Nonaktifkan sementara 😀

      • Btw, anta pakai Plug-in apaan buat nampilin gambar di blog? Bagus amat gk kayak punya ana yang pake jetpack, tapi pas liat gambar kok align nya kayak ke kanan yah?

        Ana juga pakai Jetpack karena CDN buat Image nya, sama ada 2FA nya, bro 🙂

        • Nah, salah satu faktor agar menulis di Blog lebih fun dan simple adalah eleminasi keribetan, salah satunya ya dengan menggunakan Plugins Optimasi Gambar Otomatis seperti Imagify, ShortPixel, Kraken, EWWW, Smush It, dsb

          Dan agar tidak keluar budget besar saat memulai, lakukan optimasi sejak awal, dan rekomendasi saya yang terbaik adalah ShortPixel jika optimasi gambar dilakukan sejak awal atau jumlah gambar dibawah 100 gambar (tidak termasuk thumbnail, hilangkan opsi optimasi thumbnail).

          Saya pribadi masih riset mana layanan image optimizer terbaik, untuk awalnya saya pakai Imagify dulu 😀

          Optimasi gambar biasanya yang bikin saya males bikin artikel baru soalnya 😀

          Dan selain itu, penggunaan Tag pun tidak selalu saya gunakan jika tidak perlu.

      • Ohh, iya, cara nonaktifin Optimalisasi Thumnail dengan uncheck semua yang di “Files Optimization”, yah?. Trus, untuk level, sebaiknya milih Aggresive atau Ultra? Kalau kamu milih level yang mana, bro?

        • Iya benar, kalau Aggressive itu maksudnya Lossy Compression, kalau Ultra itu sesuai namanya yakni Ultra Lossy Compression yang lebih kecil lagi ukuran file yang dihasilkan 😀

          Level yang ada itu Normal, Aggresive, dan Ultra. Normal itu Loseless Compression, Aggressive dan Ultra itu sudah masuk Lossy Compression.

          Tapi tenang, untuk kebutuhan Blogging umum seperti Blog saya ini dan Blog kamu, Opsi Ultra sangat recommended, toh kita bisa kok menentukan foto mana saja yang ingin dikompresi dengan level Normal, Aggresive, dan Ultra.

          Dan meskipun pakai opsi Ultra, kualitas gambar masih sangat bagus dengan ukuran file sangat kecil, tapi resolusi tetap.

          Seluruh gambar di Blog saya ini pakai Level Ultra 😀

          • Trus plugin buat nampilin gambarnya apa, bro?

          • Maksudnya gambar yang di artikel, yang di klik langsung muncul gambar penuhnya di frame?

          • Sudah saya jawab diatas, kalau bisa hindari bawaan JetPack, jelek soalnya 😀

          • Itu istilahnya “Lightbox” bro, ada banyak pilihan Plugins, yang saya gunakan adalah WP Lightbox Bank, sejauh ini plugins itu yang terbaik dari semua plugins sejenis yang saya coba, gk bentrok dengan plugins optimasi css dan js seperti Fast Velocity Minify, dsb

        • Tapi ingat bro, kalau Opsi Thumbnail Compression dihilangkan, gunakan plugins Regenerate Thumbnail, jadi setelah melakukan optimasi pakai Imagify, maka regenerate-lah thumbnail dari gambar itu. Agak repot memang tiap kali bikin artikel/upload gambar baru harus melakukan itu, tapi kita bisa hemat kuota optimasi.

          Saya juga menonaktifkan auto optimize dari plugin image optimizer, karena otomatis itu gk selalu baik, meski praktis, ada kondisi dimana manual itu lebih baik 😀

          • Yang di kembangin sama Alex Mills, bukan?

          • Iya benar, saya lihat ada versi Advanced-nya, tapi beda pengembang, saya belum coba 😀

          • Kalo sesudah itu, LiteSpeed nya perlu di Purge All, gak, bro?

          • Tidak perlu, tapi jika menggunakan CloudFlare, perlu Clear Cache CloudFlare, dan jika pakai CDN lainnya juga perlu Purge Cache.

          • Btw, itu bener kan, “Resize Larger Image” di Ceklist? Soalnya, kok malah nambah drastis storage saya, yang tadinya 393 MB jadi 456 MB. Pas saya cek, ternyata ada file gambar yang malah lebih gede yang resolusi besarnya daripada originalnya

            EDIT: Ohh, iya, Resolusinya yang paling gede lebarnya 1320p, seperti yang saya atur di Imagify

          • Ukuran total file jadi lebih besar karena gambar kecil pun akan dibuatkan XXLarge Thumbnal (1320×500), meskipun ukuran gambar cuma 720p.

            Padahal gambar dengan resolusi kecil dipaksa diperbesar seperti itu juga percuma, hasilnya pecah, karena pixel density jadi lebih renggang.

            Saya mengalami itu bahkan sejak sebelum pakai Plugin Imagify, saya mengalaminya sejak melakukan optimasi manual, yakni menurunkan semua gambar resolusi tinggi menjadi maksimal 1024p atau 1320p.

            Apakah salah plugin Regenerate Thumbnail ?, tidak juga, saya sudah pakai plugin itu sejak lama, sejak tidak melakukan optimasi gambar, dan normal saja, gambar resolusi kecil tidak menghasilkan thumbnail yang ukuran resolusinya lebih besar dari originalnya.

            Rata-rata resolusi gambar yang saya buat diatas 1320p, biasanya 3264p.

            Nah ketika mayoritas resolusi gambar diatas 1320p, WordPress tidak memukul rata semua gambar harus punya Thumbnail XXLarge 1320x500p. Tapi jika seluruh gambar resolusi tinggi dilimit menjadi maksimal 1320p, maka seluruh gambar akan dipukul rata baik aslinya kecil pun akan digenerate thumbnail dengan ukuran 1320x500p, bahkan gambar original dengan resolusi asli 1320×759 pun akan tetap dibuatkan thumbnail dengan resolusi 1320×500.

            Saya sejak awal gk masalah di Storage/File Size, yang penting akses Website saya lebih cepat dan ringan karena ukuran file gambar sudah jauh lebih kecil (Lossy Compression).

    • Cuma mau kasih tau kalau Twitter saya sudah aktif lagi 😀



×
SSL Verified