Kategori Komputer

Windows 10 Pro: Retail FPP Genuine Card

Mungkin, Anda yang sampai ke artikel ini juga berfikiran sama dengan saya, bahwa Windows Updater bawaan Windows 10 itu suck, menyebalkan, resource hungry !

Ya memang begitu, khususnya bagi pengguna yang masih menggunakan Harddisk Konvensional maupun SSHD, akan merasakan yang namanya Disk Usage 100%, kecuali pengguna SSD apalagi SSD NVme yang sudah tidak mengalami masalah tersebut.

Dalam beberapa kasus, kita lebih memilih untuk mendownload file installer-nya saja, lalu install secara manual dan offline, kita bisa mendownloadnya dengan menggunakan IDM atau FlareGet.

Tentu saja kita harus online agar bisa mengaksesnya dan mendownloadnya 😀

Pertama-tama akan saya share dulu link-nya, yakni di: https://www.catalog.update.microsoft.com

Namanya Microsoft Update Catalog, sesuai namanya situs itu berisi seluruh file installer yang normalnya diakses, didownload, dan diinstall oleh Microsoft Update bawaan Windows kita.

Tapi kita bisa mendapatkan file “Mentahannya” secara manual, bisa digunakan untuk mengupdate banyak PC sekaligus agar menghemat Bandwidth/Quota Internet, dan kebutuhan lainnya.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Saya adalah Linuxer, dan setelah saya membeli laptop ASUS ROG Strix GL503VD, saya mendapati bahwa Touchpad pada Laptop ini kacau balau, liar tak terkendali.

Setelah saya telusuri, ini bukan masalah konfigurasi atau setting semata, tapi lebih dari itu, yakni Linux Kernel belum mendukung Touchpad yang digunakan laptop ini !

Kalau Anda googling, maka selain menemukan artikel ini, maka Anda juga akan mendapati situs-situs lain sedang mendiskusikan masalah ini.

Sampai artikel ini saya publish, belum ada solusi dari masalah ini kecuali dengan menggunakan Mouse tambahan, itu lucu bukan ? 😀

Bagi saya yang tipikal user yang lebih suka menggunakan Touchpad, karena ini Laptop, maka opsi itu bukan solusi bagi saya.

Kalau untuk Graphic Card NVidia GeForce yang digunakan laptop ini, itu sudah didukung oleh Linux, kita bisa menginstall Driver-nya dengan mudah, meski saat instalasi itu tidak bisa dilakukan, bahkan untuk booting ke Installer/Live Linux itu sendiri pun kita tidak bisa lakukan begitu saja, harus memodifikasi kode di GRUB-nya dulu.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Team Elite SO-DIMM: DDR3 4GB

Gambar di atas adalah RAM Laptop SO-DIMM DDR3 yang sampai saat ini nganggur karena laptop-laptop baru saya yang menggunakan RAM DDR3 selalu menggunakan DDR3L 😀

Kalau minat beli bisa hubungi saya 😀

Karena pengalaman itu saya ingin share kepada pembaca sekalian apa sih bedanya RAM DDR3 dan DDR3L ?

Jadi, huruf “L” pada akhirannya itu adalah kode yang berarti “Low Voltage”.

Sesuai namanya, jika pada DDR3 kebutuhan power/daya-nya adalah 3.50V (Biasa ditulis 3.5V saja) maka pada DDR3 hanya 3.35V (Volt).

Tentu saja upgrade terbaru pada teknologi DDR3L ini berdampak pada konsumsi baterai pada laptop yang biasanya menggunakan RAM jenis ini yang akan lebih hemat daya daripada laptop yang menggunakan RAM DDR3 biasa.

Saat artikel ini saya tulis, teknologi RAM sudah sampai pada DDR4, seperti yang digunakan oleh ASUS ROG Strix GL503VD saya.

RAM SODIMM OEM ASUS ROG Strix GL503VD

Pada DDR4, voltase yang dibutuhkan untuk menjalankan RAM ini lebih kecil lagi, yakni 1.20V saja.

 

Apa Jadinya Jika RAM DDR3 Dipasang di PC Laptop yang Menggunakan DDR3L ?

Jika itu dilakukan, Laptop atau Notebook tidak bisa dinyalakan sama sekali, bahkan sekedar untuk masuk BIOS/UEFI sekalipun.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified