Penulis: Lukmanul Hakim

Seal Klep Bahan Viton

Kali ini saya pengen bahas tentang bahan-bahan atau material dan ring yang digunakan dalam pembuatan seal klep atau valve seal.

Artikel ini saya buat karena pada motor Old Vario 125i saya, sudah 2 kali ganti seal klep tiap 40.000 KM.

Ya, benar, persis tiap 40.000 KM, yang pertama ketika odometer sampai 40.000 KM, yang kedua ketika odometer sampai 80.000 KM, artinya sudah 2 kali saya service besar 😀

Ubahan di motor saya, ditambah riding style saya yang keras, menjadikan service besar menjadi agenda rutin tiap 40.000 KM, padahal sudah pakai oli bagus 😀

Yah soalnya ring piston dan cylinder liner pasti aman pakai oli bagus, tapi seal klep ?, hmmm… seal klep kan tidak dilumasi oli di dalamnya (Antara permukaan dalam seal klep dengan batang klep), kalau ada oli yang lolos masuk ke dalamnya ya artinya seal gagal menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Karena rencananya saya akan melakukan service besar alias overhaul, tentu terlepas memang seal klep-nya yang aus atau ada part lain yang aus seperti ring piston misalnya (kemungkinannya kecil), maka tetap saja seal klep menjadi part yang wajib sekalian diganti karena harganya murah tapi perannya sangat vital.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



 

Ilustrasi NGK MR9C-9N

Kita yang mengamati perkembangan teknologi otomotif khususnya sepeda motor tentu tau dengan busi OEM baru sepeda motor Honda dari NGK yakni MR9C-9N, sudah banyak yang bahas tentang keunggulannya.

Di komunitas otomotif sepeda motor pun tentu juga banyak yang bahas, tapi disini saya ingin mencoba membahas lebih dalam semampu saya, karena saya tidak puas dengan penjelasan yang saya dapatkan ketika browsing informasi mengenai busi baru ini.

Menggunakan Nickel Alloy teknologi terbaru pada Center Electrode yang lebih canggih sehingga mampu dibentuk dalam ukuran diameter lebih kecil daripada Busi Nickel Alloy standard biasa. Itu point yang diunggulkan pada busi terobosan terbaru ini.

Nickel Alloy yang dipakai untuk Center Electrode sudah berbeda, sudah pakai teknologi terbaru yang lebih canggih, sehingga diameter center electrode bisa dibuat lebih kecil, meski masih Nickel Alloy, bukan Platinum Alloy apalagi Iridium Alloy.

Selain itu, desain Ground Electrode juga berbeda dibandingkan busi standard Nickel Alloy biasanya, bahkan berbeda dengan yang digunakan Busi Iridium dan Platinum yang sudah ada sebelumnya.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FI

Bunyi “Gemerincing” seperti besi beradu itu sempat bikin saya risih cukup lama, yah kalau sudah berurusan dengan bunyi-bunyian seperti ini emang ribet trial and error 😀

Ada tips untuk menelusuri sumber bunyi akibat getaran, biasanya getaran hanya terjadi pada rpm tertentu saja, maka kondisikan motor ada kondisi tersebut pada pada posisi di standar tengah, putar grip gas sampai bunyi itu muncul, agar leluasa bisa minta bantuan teman, bini, atau anak atau siapa saja untuk memegang grip gas di rpm tersebut, telusuri sumber bunyi sampai dapat, semoga beruntung 😀

Oke lanjut …

Khawatirnya itu bunyi-bunyian ciri kerusakan pada komponen mesin yang kalau dibiarkan akan berakibat fatal.

Masalahnya, sumber bunyi kadang suka mengecoh, saya coba telusuri, bunyi ini kuat dugaan saya berasal dari knalpot, karena posisi bunyinya berasal dari samping kanan belakang.

Tapi masa iya sih ?, soalnya saya pakai knalpot free flow, jadi mustahil ada sekat di dalam knalpot yang copot.

Saya sempat mengira bunyi itu berasal dari per slip-on yang bergetar, tapi setelah saya lepas, bunyi masih ada.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified