Penulis: Lukmanul Hakim

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Ketika saya menginstall software driver untuk printer HP 2060 dan 2520hc di laptop saya yang menggunakan Windows 10, printer bisa digunakan dengan normal, hanya saja kok software untuk manajemen printer dan maintenance printer tidak bisa dijalankan, ketika icon shortcut di desktop saya klik kiri 2x untuk menjalankannya, tidak ada respon sama sekali, software itu tidak berjalan sama sekali, tidak launch sama sekali.

Anehnya notifikasi dan window terkait operasional printer seperti ketika terjadi paper jam, front door dibuka, cartridge single mode, low ink level, dsb bisa muncul.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tentu saja ini merepotkan, saya tidak bisa memaintenance printer saya seperti head cleaning, dsb

Ketika saya googling, saya menemukan troubleshooting-nya disini.

Pada artikel ini saya akan coba jelaskan menggunakan bahasa Indonesia agar mudah dimengerti oleh pembaca sekalian.

Halaman Artikel: 1 2//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});window.fbAsyncInit = function() { FB.init({ appId : '1624175884355116', cookie : true, xfbml : true, version : 'v3.1' }); FB.AppEvents.logPageView(); };(function(d, s, id){ var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk')); Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Desain Nozzle Gun untuk Pengisian Galon pakai Selang: Bisa Tanpa Dipegang

Tidak dipungkiri bahwa ada satu masalah utama pada bisnis depot isi ulang air minum adalah ketidakmampuan dalam mengangkat galon.

Masalah itu sering dialami oleh wanita, dalam hal ini adalah istri saya tercinta 😀

Tapi meski istri saya mampu mengangkat galon, saya akan tetap mendesain dan menerapkan SOP (Standard Operation Procedure) pengisian galon menggunakan selang, karena saya sayang istri, saya tidak mau dia mengangkat yang berat-berat 😀

 

Kenapa Perlu SOP ?

Tentu SOP diperlukan agar menjamin kualitas produk dan layanan kepada pelanggan kita.

Dalam hal ini adalah menjamin kebersihan dalam proses pengisian (Filling Process).

Secara konvensional, SOP pengisian galon kosong adalah:

  1. Periksa apakah ada lumut di dalam galon ?, jika ada, maka bersihkan dengan menggunakan mesin sikat galon sampai benar-benar bersih tidak ada lagi lumut di dalamnya. Jika tidak ada lumut, proses ini boleh tidak dilakukan (langsung ke step 2 dibawah ini).
  2. Bilas galon kosong dengan menggunakan sprayer nozzle bertekanan tinggi dengan air steril hasil pengolahan alat filtrasi dan sterilizer di depot kita, sebagai finalisasi proses pembersihkan.
  3. Isi galon di box khusus pengisian yang tertutup, untuk mencegah masuknya kontaminasi dari luar seperti hewan serangga kecil yang biasa terbang menghinggapi cahaya lampu.
  4. Bersihkan tutup galon sekali pakai menggunakan sprayer nozzle bertekanan tinggi dengan air steril hasil pengolahan alat fitrasi dan sterilizer di depot kita (sama seperti ketika membilas galon).
  5. Segera pasang tutup galon.
  6. Sertakan sterilizer tissue untuk nanti digunakan dalam pemasangan galon ke dispenser.

 

Nah yang di atas itu adalah SOP konvensional, yang memang ada masalah tersendiri yakni posisi box pengisian berada di atas, sehingga kita harus mengangkat galon yang sudah terisi untuk diserahkan kepada pelanggan.

Menjadi masalah jika operator tidak mampu mengangkat galon, menjadi masalah karena tidak mungkin pilih-pilih operator jika operator tersebut adalah wanita di keluarga, seperti ibu, istri, adik perempuan yang mau gimana pun lagi memang tidak kuat mengangkat galon.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ozone Generator on Display

Selama ini saya sering dapat chat dari para pengguna sistem RO (Reverse Osmosi) yang setelah membaca beberapa artikel di blog ini tentang water treatment, mereka merasa ada yang salah dengan sistem siap pakai yang mereka beli.

Hampir semuanya, itu standardnya sepertinya kebanyakan menggunakan media filter karbon aktif.

Anehnya, di sistem itu sudah menggunakan Solid Block Activated Carbon alias CTO (Color, Taste, Odor), tapi malah menggunakan GAC (Granular Activated Carbon) lagi 😀

Lebih aneh lagi, setelah membran biasanya juga masih menggunakan karbon aktif lagi, tapi jenis inline, bukan cartridge yang dipasang di filter housing.

Sisanya ?, ya apa lagi kalau bukan sediment filter saja !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified