Kategori Water Filtering

 

Tabung FRP: Nanotec 1054

Setidaknya ada dua jenis tabung filter air yang umum digunakan, yakni yang berukuran besar atau yang biasa disebut Tabung FRP (Fiber Reinforced Plastics), dan yang berukuran kecil yang umum disebut “Filter Housing” dengan ukuran umumnya 20 Inch, dan 10 Inch, bahkan dibawah itu.

Persamaan dari keduanya adalah, keduanya sama-sama berisi Media Filter, disesuaikan dengan masalah pada air.

Tapi keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Umumnya, keduanya dipadukan/dikolaborasikan, sehingga saling menutupi kekurangan masing-masing, atau cuma sebagai gimmick/cosmetic saja yang biasanya dilakukan pengusaha depot pengisian air minum isi ulang, banyak tapi tidak ada isinya alias kosong.

 

Media Filter

Tabung FRP maupun Housing Filter, bisa diisi dengan Media apa pun, seperti Pasir Silika, Pasir Aktif, dan Karbon Aktif, Resin Cation, Resin Anion, dsb.

Hanya saja, Housing Filter bisa menggunakan Sediment Filter dengan kerapatan micron, berbahan Meltblow Polypropilene, dengan ukuran 10 Micron, 5 Micron, 3 Micron, dan 1 Micron.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Modifikasi Mighty Blaster untuk Depot Isi Ulang Air Minum

Sebenarnya, ini adalah permintaan dari istri saya, agar proses pengisian galon di depot kami bisa dilakukan dibawah dan air diisi pakai selang.

“Apa ?, pakai selang ?”

Begitu respon pertama saya 😀

Soalnya saya baru kali ini dikasih tau ide seperti itu, dan ternyata sebelum kami menikah, istri saya sudah biasa ngisi galon di depot yang cara pengisiannya pakai selang langsung ke galon yang posisinya di bawah/lantai.

Kita semua tau bahwa prosedur pengisian galon di depot itu ya di dalam etalasenya, umumnya posisi pengisian galon berada di pertengahan, karena di bawahnya adalah tempat Filter Housing, di paling atas adalah tempat UV Sterilizer.

Saya pun memastikan lagi, seperti apa proses pengian seperti itu, apakah langsung pakai selang biasa begitu saja atau pakai nozzle khusus, saat itu dalam benak saya, pengisian dilakukan pakai nozzle seperti yang digunakan di SPBU.

Kalau pakai nozzle yang biasa dipakai di rumah, misal untuk menyemprot taman, lantai teras halaman, dsb, itu tentu tidak ideal, karena flow rate sangat kurang, karena nozzle seperti itu mengutamakan pressure.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ozone Generator on Display

Hari gini Depot Air Minum Isi Ulang tidak pakai Ozone ?, sayang banget !

Begini sob, dalam industri besar AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) setidaknya sudah menggunakan teknologi Ozone untuk sterilisasi.

Memang untuk skala besar seperti itu alatnya juga mahal, tapi untuk skala kecil sampai menengah sepert Depot Air Minum Isi Ulang kita bisa terapkan teknologi Ozone dengan biaya yang relatif terjangkau. Saran saya sih beli yang menggunakan teknologi Corona Discharge, bukan yang UV (Ultra Violet), perlu diketahui bahwa UV juga bisa memproduksi Ozone, yakni ketika sinar UV mengenai molekul Oksigen di udara, makanya bentuk Ozone Generator berteknologi UV sama persis seperti UV Water Sterilizer, bedanya untuk inlet dan outletnya lebih kecil, karena hanya untuk mengalirkan udara saja.

Dengan menggunakan Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas yang sama di range harga yang jauh berbeda dibandingkan Ozone Generator berteknologi UV.

Misalnya, kalau Ozone Generator berteknologi Corona Discharge kita bisa dapatkan kapasitas 3500 mg/h dengan harga 400rb’an, sedangkan jika Ozone Generator berteknologi UV harganya bisa di atas 1 jutaan cuma untuk kapasitas 400 mg/h !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified