L

Bahas Tuntas Cara Mudah Mengganti O2 Sensor pada Sepeda Motor


Bismillahirrohmanirrohim


O2 Sensor Honda PGM-FI: NTK

Bagi yang belum tau, O2 Sensor yang digunakan oleh Honda pada awalnya adalah produksi NTK yang merupakan bagian dari NGK.

Tau NGK produsen Busi OEM (Original Equipment Manufacturer) itu kan ?, nah NTK adalah merek dagang khusus produk O2 Sensor produksi mereka.

Ada juga O2 Sensor lama itu yang di unitnya tertulis ZSA, saya tidak tau ZSA itu produsen mana, dicari di Internet tidak ditemukan, saya berpikiran bahwa desain O2 Sensor yang unik ini adalah original by Honda Motor, yang pembuatannya diserahkan pada Manufactur, seperti NTK by NGK, dan ZSA. Mengenai foto O2 Sensor merek ZSA tidak bisa saya muat karena bukan foto milik saya, melainkan foto teman saya di Facebook, masih ada nih fotonya kalau mau liat, by request 😀

Update: Mungkin merek-merek tidak berpengaruh, karena mereka hanya Manufacturer/Produsen, sedangkan desain adalah sesuai OEM ?. Bahkan saya beli O2 Sensor baru Non-removable Wire itu bukan merk Denso, tapi tanpa merek sama sekali, polos.

Update: Saya baru sadar bahwa O2 Sensor yang baru saya beli ini KW, pantesan kemasannya bukan HGP (Honda Genuine Part), meski ada logo Honda-nya dan tulisan Astra Honda Motor, tapi jelas bukan HGP karena tidak ada hologram, dsb khas HGP, meski KW, ternyata berfungsi normal, hanya saja minus di Ring Washer saja yang tidak ada, jadi harus pakai Ring Washer sendiri, usahakan pakai bahan tembaga.

Sekarang, nampaknya Honda dan Yamaha kompak menggunakan O2 Sensor produksi Denso (Atau OEM lain dengan desain yg sama), perbedaan mencolok ada pada desainnya, dimana O2 Sensor dari NTK ini kabelnya bisa dilepas layaknya busi dengan cop businya, maka O2 Sensor versi baru tidak bisa dilepas alias menyatu secara permanent.

Update: O2 Sensor untuk Yamaha meski sama, tapi Socket-nya beda, bisa subtitusi tapi sayangnya kabel mesti dipotong lalu disambung pakai solder, dan itu tidak saya sarankan karena bahan kabel aslinya beda dengan timah solder.

Glosarium:

  • Removable Wire = O2 Sensor seperti Busi, ada Cop/Cap dimana kabel sensor bisa dilepas dari unit sensor, bukan dari socket sensor di kabel utama/harness.
  • Non-removable Wire = Sebaliknya dari Removable Wire, kabel sensor pada unit O2 Sensor tidak bisa dilepas lagi.

Kalau dicari di online market place, O2 Sensor lawas produksi NTK cuma ada yang second/bekas yakni copotan dari motor, tiak ada yang baru. Kalau O2 Sensor versi baru, sudah ada yang menjualnya dalam kondisi baru.

Update: O2 Sensor versi lama, jenis removable wire dalam kondisi baru ternyata ada dijual di online market place, tapi saya tidak pastikan ready stock atau tidak, karena saya tidak berminat untuk membelinya, saya lebih memilih O2 Sensor non-removable wire, versi baru.

Mana yang lebih baik ?, tentu saja O2 Sensor versi baru, dalam hal ini karena kabel atau lead wire-nya tidak bisa dilepas alias permanent, karena disatukan dengan las/welded laser, sehingga lebih heavy duty.

Update: Gambar O2 Sensor Removable Wire VS Non-removable Wire.

O2 Sensor OEM Honda PGM-FI: Desain Lama VS Baru

Menurut info yang saya dapat dari kawan-kawan mekanik/teknisi, banyak ditemui kasus salah diagnosis, yang dikira error sensornya, ternyata cop kabel sensor yang contact point-nya longgar, alhasil salah order part, mestinya yang diganti kabel sensornya, mungkin bisa jadi itu alasan kenapa pabrikan motor merevisi/mengganti O2 Sensor menjadi non-removable wire agar yang dilepas pasang cuma socket saja, bukan cop yang ada di unit sensor.

Sebenarnya kelebihan O2 Sensor Removable Wire ini adalah kita bisa melepas/pasang-nya cukup pakai Kunci Sock biasa, bukan yang Special Tool yakni Kunci Sock yang dicoak sampingnya. Dan kalau yang rusak kabelnya, O2 Sensornya tidak perlu diganti, begitu juga sebaliknya.

Contact Point pada O2 Sensor Cap Lama

Lubang Masuk Udara O2 Sensor pada Cap Lama

Contact Point pada O2 Sensor Lama Mudah Rusak

Selain itu, Zirconia (ZrO2) Tube bagian belakang pada O2 Sensor juga terlindungi oleh metal shield, mengingat posisi O2 Sensor biasanya berada di bawah, rentan sekali kotor, mengenai foto dari O2 Sensor versi baru, nanti akan saya update, saya sudah order dan masih dalam proses pengiriman.

 

Paket sudah sampai 😀

Kemasan O2 Sensor OEM Honda PGM-FI: Belakang

Kemasan O2 Sensor OEM Honda PGM-FI: Depan

O2 Sensor OEM Honda PGM-FI Tanpa Cable Ties Clip dan Ring Washer

O2 Sensor OEM Honda PGM-FI Tanpa Kode Merek dan Ring Washer

O2 Sensor OEM Honda PGM-FI: Socket

Anehnya kok tidak disertakan Ring Washer ?

Update: Meski kemasannya seperti Original, tapi ini KW. Kemasan HGP (Honda Genuine Part) pasti ada label-nya yang berisi keterangan nama part, nomor part, barcode, dan tentu saja hologram.

Alhasil saya pakai Ring Washer Tembaga Ukuran M12, untungnya saya banyak stock Ring Tembaga beberapa ukuran.

Ring Tembaga: M12

O2 Sensor OEM Honda PGM-FI dengan Ring Tembaga

Mungkin saja versi removable wire lama adalah custom made sesuai permintaan Honda ?, tujuannya agar memudahkan proses pencabutan sensor.

Tapi tipe removable wire itu riskan rusak, karena zirconia tube bagian belakang terekspose dengan mudahnya tanpa protective shell, makanya jatuh dikit aja bisa rusak !

Nah dari situ bisa kita ambil kesimpulan, yang populer dan terbaik itu versi non-removable wire, karena tidak cuma kabelnya yang tidak bisa dilepas dari O2 Sensornya, juga karena Zirconia Tube yang ada di luar itu ditutup juga dengan metal shield, sehingga tidak ada kasus Zirconia Tube jadi kotor permanent seperti dibawah ini:

O2 Sensor Honda PGM-FI: Samping

Perhatikan bagian warna putih sebelah kanan, kotor kan ?, nah itu permanent dan mempengaruhi hasil bacaan Oxygen (O2) di bagian luar sebagai perbandingan kandungan Oxygen di dalam Exhaust.

Sebenarnya bisa dibersihkan dengan cara yang baik dan benar, di artikel selanjutnya aja yah 😀

Kelebihan non-removable wire juga lebih heavy duty, khususnya di mobil yang suhu exhaustnya lebih panas, itu kalau pakai cop macam O2 Sensor di motor ini bakalan meleleh karetnya 😀

 

Gejala O2 Sensor Lemah

Gejala O2 Sensor melemah hanyalah AFR menjadi semakin rich saja dari sebelumnya, seiring waktu, makanya motor-motor Close Loop awalnya warna busi akan putih bersih tiap kali ganti busi baru, tapi lama-lama menjadi coklat dan bahkan merah bata tanpa Piggyback di penggantian busi selanjutnya.

Hal itu berdampak pada konsumsi bahan bakar yang semakin boros.

Optimalnya, O2 Sensor yang umum digunakan di sepeda motor, yakni jenis Narrowband, Single/Double Wire, tanpa heater itu diganti tiap 50.000 KM atau 5 Tahun.

Cukup worth it memang, tapi masalahnya ada di ketersediaan part penggantinya yang mesti indent.

O2 Sensor ini sebenernya layak diperlakukan layaknya busi, selalu distock di bengkel, tapi kesadaran masyarakat umum soal efisiensi, environtment friendly, resource saving, dsb masih rendah, jangankan O2 Sensor, busi saja diganti ketika sudah mati saja.

Lucunya, O2 Sensor melemah bisa jadi kabar baik untuk pengguna Knalpot Free Flow, karena tidak perlu repot pakai O2 Manipulator atau Resistor untuk meningkatkan AFR menjadi lebih rich agar knalpot tidak nembak-nembak.

Banyak unit motor pengguna O2 Manipulator dengan usia 5 tahunan yang pada akhirnya menonaktifkan O2 Manipulator karena tanpa itu pun knalpot free flow nya sudah tidak nembak-nembak lagi.

 

Cara Melepas O2 Sensor

Pertama-tama, kita perlu melepas cop kabelnya, tapi melepasnya tidak dilepas begitu seperti melepas cop busi.

Cara melepas cop O2 Sensor adalah sebelum dilepas, cop perlu diputar kira-kira 1/2 putaran, baru setelah diputar itulah cop boleh ditarik sampai terlepas dari unit O2 Sensor.

Hal itu dilakukan agar bagian plat contact point tidak rusak dan akhirnya kehilangan kontak, O2 Sensor akan dikira rusak karena AFR akan terlalu Rich, busi hitam penuh Dry Carbon Fouling, dan bensin akan menjadi sangat boros. Gejala itu sama seperti ketika socket O2 Sensor dilepas, ECU tidak mendapatkan input dari O2 Sensor, dengan kata lain, yang saya sebutkan di atas itu adalah gejala ketika O2 Sensor benar-benar tewas atau mati.

Kondisi Busi Non-projected Insulator Ketika O2 Sensor Error

 

Untuk melepas O2 Sensor dari mesin, kita perlu kunci Socket ukuran 17 mm, dan ini terserah mau yang kunci “Biji” atau kunci T, yang jelas jangan pakai kunci pas terus digetok, karena kalau pakai kunci pas lumayan keras melepas O2 Sensor yang dipasang dari pabrik itu, kalau digetok, sangat beresiko rusak, lah jatuh aja harus ganti sensor baru 😀

Kalau kunci ring ?, saya test tidak muat, mentok cylinder block bagian atasnya.

Penggunaan impact wrench pun dilarang ketika melepas O2 Sensor ini !, ngapain juga 😀

Posisinya yang agak lebih kebawah daripada busi, menjadikan akses agak sempit, kalau pakai rachet bisa lebih pendek sehingga bisa dari bawah, karena saya pakai kunci T, maka terpaksa melepas plastik cover pijakan kaki bagian bawah.

Melepas O2 Sensor Old Vario 125 dengan Kunci T

Untuk membuka bagian itu, dibutuhkan kunci sock 10 mm, dan obeng phlip/plus.

Dengan begitu, kunci T bisa dengan lurus menggapai O2 Sensor.

Posisi Kunci T Ketika Melepas O2 Sensor Old Vario 125

Selanjutnya kamu pasti tau apa yang harus dilakukan, putar ke kiri berlawanan arah jarum jam untuk melepas O2 Sensor, mirip seperti melepas busi.

Kabel merah yang melintang di selang bensin itu kabel dari O2 Manipulator sob, nah kelebihan O2 Sensor versi lama yakni kalau ganti unit O2 Sensor, kabelnya tidak usah diganti, sehingga tidak perlu repot lagi modif kabel buat mengaplikasikan O2 Manipulator, saya pribadi memasang kabel dari O2 Manipulator dengan cara disolder, bukan dijepit pakai jepitan jamper itu, kurang optimal, tapi pemasangan O2 Manipulator bisa langsung di kabel harness saja.

O2 Sensor Honda PGM-FI dalam Kunci Sock 17 mm

Nah kan pas 😀

Kelebihan lain dari O2 Sensor NTK yang removable wire ini ya ini sob, bisa pakai kunci sock apa adanya tidak pakai special tool yang bagian samping kunci sock mesti dibelah vertikal agar kabel sensor bisa lewat, sebagian orang menggunakan kunci pas untuk mengatasi hal itu, maka dari itu, ketika memasang O2 Sensor baru sendiri, tidak usah terlalu kencang, karena bakalan susah dilepas pakai kunci pas, kalau keras, jangan digetok !

O2 Sensor Honda PGM-FI dan Kunci Sock 17 mm

Udah macam busi aja ya sob 😀

Nah yang putih itu Zirconia Tube, mirip Ceramic di Busi ya ?

O2 Sensor Honda PGM-FI: Belakang

Bagian belakangnya seperti itu, ini kalau sering bongkar pasang cop O2 Sensornya ya kemungkinan longgar sangat mungkin terjadi, entah itu cop busi eh cop O2 Sensor yang longgar atau bagian di sensornya ini, kalau sudah terjadi, mesti ganti baru salah satunya yang rusak.

Riskan ya ?, mungkin itu alasan kenapa OEM merevisi desain O2 Sensor menjadi non-removable wire.

Sensitifnya urusan kabel ini karena tegangan yang dihasilkan oleh O2 Sensor itu kecil, max 1 Volt !

Dan setiap angkanya itu berpengaruh terhadap AFR  (Air-fuel Ratio) yang terkoreksi oleh ECU.

Maka dituntut kepresisian dan keakuratan tinggi, termasuk dalam urusan pengkabelan, dimana lebih minim/sedikit sambungan itu lebih baik. Sehingga O2 Sensor non-removable wire cuma punya satu sambungan yakni pada socketnya di harness/kabel body motor menuju ECU.

Mungkin itulah alasan kenapa sekarang O2 Sensor sudah versi Non-removable Wire.

 

Pemasangan Kembali

Oh ya, mengenai pemasangan kembali, lakukan dengan urutan sebaliknya dari step by step yang saya jelaskan diatas, dan perlu diperhatikan ketika memasang sensor, itu pakai tangan dulu sampai mentok, baru pakai kunci, jika langsung pakai kunci dikhawatirkan pemasangan drat miring dan drat pun menjadi rusak.

Dan pemasangan cop O2 Sensor versi lama harus dipastikan lurus dulu sebelum ditekan, ketika sudah terpasang, putar dan arahkan lubang masuk udara ke depan.

O2 Sensor jenis removable wire memang sangat beresiko rusak pada contact pint di dalam sensor karena kesalahan dalam prosedur mencabutan dan pemasangan cop nya. Makanya sudah sejak lama pabrikan motor menggantinya dengan jenis non-removable wire.

 

Update: Untuk Pemasangan dan Pelepasan O2 Sensor Non-removable Wire

Memasang atau Melepas O2 Sensor dengan Kunci Pas 17 mm

Menggunakan kunci pas 17 mm dan posisi dari bawah.

O2 Sensor Baru dengan Ring Tembaga Terpasang

 

Update: Pada artikel ini saya tanpa disengaja dan tidak saya inginkan, ternyata saya dapat barang KW, tapi Alhamdulillah meski KW, O2 Sensor ini berfungsi dengan normal, hanya minus di Ring Washer yang tidak tersedia, lucunya justru ini baik, karena saya bisa pakai Ring Washer jenis/bahan Tembaga yang memiliki Heat Exchange/Transfer lebih baik, sehingga Grounding O2 Sensor lebih baik, dan Heat Transfer lebih baik menjadikan O2 Sensor Narrowband ini lebih cepat aktif karena lebih cepat mencapai suhu operasionalnya, sehingga koreksi AFR oleh ECU yang dibantu O2 Sensor lebih cepat dilakukan. Kelemahannya mungkin pada usia pakai yang lebih cepat rusak, tapi itu hanya dugaan saja mengingat ini KW, nanti akan saya update lagi mengenai keawetan O2 Sensor KW ini.

Satu-satunya yang saya kesal adalah saya beli O2 Sensor KW ini di seller yang sama, harganya sama dengan O2 Sensor Original/HGP di seller yang sama, saya dapat barang KW ini karena supplier/sales spare part yang bekerjasama dengan seller ini ya ngasihnya barang KW ini, saat Restock lagi ternyata sudah dapat barang HGP lagi, dan harga sama.

Saya sampai nasehatin si seller itu, jangan terima lagi kalo sales ngasih O2 Sensor seperti itu, karena maaf saja, sorry to say, menurut pengalaman kolega saya, memang sales spare part suka bermain seperti itu, ngasih barang KW ke langganan.

 

Sekarang, O2 Sensor pengganti (Spare Part) ini sudah bukan barang langka dan mahal lagi 😀

 

Semoga bermanfaat 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified