Kategori Troubleshooting

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Platform AMD Ryzen ini sejak generasi ke dua alias Zen+ seharusnya sudah tidak rewel lagi soal memory, dan memang benar adanya, tidak seperti pada generasi pertama. Bahkan mulai generasi ketiga, AMD Ryzen sudah mampu berjalan di kecepatan tinggi dengan mudah, hanya saja Write Copy-nya disunat jadi setengah pada varian dibawah Ryzen 9 akibat desain Chiplet yang diterapkan di Zen2, tapi praktik di real life sepertinya tidak berpengaruh negatif karena CPU Cache yang diperbesar, angka Write Copy yg kecil hanya terlihat pada software benchmark AIDA64 saja.

Tapi ada satu hal yang sebenarnya dan seharusnya ditujukan pada platform Intel tapi seolah dipaksakan di platform AMD, yakni Intel XMP (Xtreme Memory Profile).

Sebenarnya AMD juga punya yakni AMP (AMD Memory Profile), tapi sangat jarang sekali vendor memory yang secara spesifik mengoptimasi dan memvalidasi dan mensertifikasikan bahwa memory-nya mendukung AMP, justru vendor motherboard yang memasukkan fitur Intel XMP di motherboard untuk platform AMD. Maka jika pun ada, mereka tetap pakai XMP, tapi value konfigurasinya sudah tested and validate untuk platform AMD Ryzen, dan harganya mahal.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



KZ aptX Bluetooth

Salah satu penyebab Audio Wireless Bluetooth Device seperti Headphone, IEM (In-ear Monitor), dan Headset menghasilkan kualitas suara output yang sangat jelek adalah karena teknologi Bluetooth yang digunakan sudah aptX, teknologi milik Qualcomm itu ternyata tidak secara otomatis didukung oleh chipset Bluetooth lainya Intel Dual Band Wireless-AC 3168 yang saya guanakan di PC saya yang juga menggunakan OS Windows 10.

Kalau di smartphone ya jelas saja sudah support, karena smartphone saya menggunakan SOC dari Qualcomm 😀

Sebenarnya Windows 10 sekarang ini sudah mendukung aptX, tapi ya tanpa “Diberitau” secara manual, Windows 10 tiak akan tau bahwa Bluetooth Audio Device yang terhubung melalui Bluetooth Advanced Audio Distribution Profile (A2DP) itu menggunakan teknologi aptX atau SBC (Low Complexity Subband Coding), SBC adalah codec umum yang digunakan pada Audio Bluetooth Device biasa non-aptX, ya iya lah 😀

Sebelumnya saya menyebut kata “Codec”, yupz, itu cara manual kita untuk ngasih tau ke Windows 10 bahwa device yang kita gunakan ini menggunakan teknologi aptX, ya bisa dikatakan juga “Driver” lah ya 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Custom Memory RGB Lighting Controller V-GeN: Desktop Shortcut

Saya termasuk salah satu pengguna memory (RAM) V-Gen sejak dulu, apalagi kalau bukan karena produk varian murah alias “Value”-nya dengan jaminan Limited Lifetime Warranty (Garansi seumur hidup) yang sangat-sangat mudah dalam proses RMA (Return Merchandise Authorization) alias klaim garansi, bahkan kita bisa trade in alias tukar tambah untuk upgrade (tidak bisa untuk downgrade), asiknya harga RAM kita selalu dihargai harga baru, tidak ada hitungan penyusutan karena bekas pakai. Karena memang tidak ada yang namanya “RAM bekas”, mengingat dalam proses manufacturing modul RAM itu sendiri pasti dilakukan testing dan validasi entah itu soal kompatibilitas maupun stabilitas, apalagi untuk RAM high end yang biasanya dilakukan proses burn test, untuk V-Gen Tsunami X ini sendiri dilakukan burn in selama 168 jam atau 24 jam 7 hari penuh, non-stop.

Catatan: Beberapa dealer/service center tertentu mungkin mengenakan tarif untuk trade in, sekitar 50rb, 100rb, 150rb, dsb, khususnya bagi kita yang tidak beli RAM itu ditempat mereka sejak awal.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified