Kategori Troubleshooting

Kepala Baut Cover Cylinder Head Dol

Ini problem cukup lama juga sih saya biarkan, soalnya urgensinya juga tidak begitu urgent, tidak ada masalah pada settingan celah kerenggangan klep kalau dianalisa dari suara di area cylinder head.

Ini kepala bautnya jadi dol begini karena motor saya ada kendala di kecepatan tinggi terjadi lose power dan ada bunyi aneh ketika itu terjadi yang saya kira ada kaitannya dengan settingan celah klep, makanya mau saya cek, eh gagal karena bautnya slek.

Masalah itu sudah teratasi, sumber bunyi aneh sudah jelas yakni di dalam combustion chamber yakni terjadi detonasi !, karena TPS (Throttle Position Sensor) mulai rusak tapi belum cukup rusak hingga ECU masuk ke dalam Fail Safe Mode, ditambah saat itu menggunakan Koil Ultra Speed Racing yang apinya gede itu dan Knalpot Free Flow R9 Misano yang notabene menyebabkan AFR menjadi lean serta ubahan lain di sektor Air Supply yang kesemuanya menyebabkan AFR menjadi lean, nah ketika TPS mulai error value-nya, itu AFR tidak bisa menyesuaikan lagi, ngaco, alhasil ruang pembakaran miskin bensin, AFR terlalu lean, maka terjadilah detonasi di putaran tinggi, ECU cukup pintar mengatasi itu dengan cara menurunkan kecepatan secara paksa !, yupz, meski grip gas masih dibejek full throttle, tapi kecepatan turun sendiri 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Modif Saklar Lampu Anti AHO Old Vario 125i

Namanya juga modifikasi yah sob, tentu saya kita harus mikirin sendiri solusi terbaik dari masalah yang timbul akibat modifikasi tersebut.

Dalam hal ini, ketika saya memodifikasi saklar lampu untuk menghilangkan fungsi AHO (Automatic Headlamp On) di moto Old Vario 125i saya, muncul masalah yakni saklar yang lama-lama kotor karena debu serta muncul masalah ketika basah.

Masalah itu muncul karena soket saklar tidak dilindungi dari percikan air secara langsung dan paparan debu secara langsung dengan karet pelindung khusus.

Saya sendiri sudah lama melakukan modifikasi saklar ini sob, dan selama itulah soket tidak terlindungi, cuma baru-baru ini saja saya kepikiran untuk modif pelindung socket menggunakan isolasi bakar, soalnya saya pikir riskan juga, dan saya beberapa kali mengalami masalah soket yang kendor (Ada hubungannya).

Sebenarnya ada sih produk OEM-nya, tapi saya lebih memilih menggunakan barang yang ada saja, toh fungsi utamanya sudah terpenuhi.

Lagipula, karet pelindung socket saklar lampu itu bukan barang umum dan banyak dicari sehingga ketersediaannya dipasaran bebas juga sulit ditemukan, di online market place saja tidak ditemukan, mungkin jika pesan di bengkel resmi akan bisa dibeli ya, tentu saja 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ilustrasi Linux Mint

Baru kemaren saya share alasan saya memilih Linux Mint (Selanjutnya saya sebut Mint saja) dan khususnya versi KDE, saya dapat kabar dari bro Farrel melalui kolom komentar bahwa Linux Mint KDE sudah “disuntik mati” alias discontinue 🙂

In continuation with what’s been done in the past, Linux Mint 18.3 will feature a KDE edition, but it will be the last release to do so.

Yah meski artikel itu membahas secara umum, tidak cuma versi KDE, karena faktanya Linux Mint merupakan polesan dari Ubuntu itu ciamik banget, tapi saya sebagai pecinta KDE tentu kecewa dengan keputusan pihak Developers Linux Mint bahwa versi KDE dihentikan pengembangannya di versi 18.3, tidak akan dikembangkan di versi 19 dan seterusnya.

Masalah utamanya adalah KDE menurut para pengembang Mint semakin menjauh dari kesamaan dengan DE (Desktop Environment) lain yang juga mereka kembangkan yakni Cinnamon (Berbasis Gnone) dan MATE (Berbasis MATE yakni Gnome Legacy/Versi 2).

Misalnya, KDE menggunakan toolkit berbasis Qt, sedangkan pengembang Mint menggunakan Xed, Blueberry, Mintlocale, the Slick Greeter yang notabene bisa mengcover 3 jenis DE yang berbeda, sayangnya KDE tidak termasuk.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified