Kategori Sepeda Motor

Service Knalpot R9 Misano: Final

Knalpot R9 Misano ini dulu saya beli pada tanggal 19 Mei 2015, dan terakhir kemaren diservice pertamakali pada tanggal 25 Desember 2019, artinya kurang lebih selama 4 tahun knalpot ini saya pakai tapi cuma satu kali diservice ganti gaspul setelah kurang lebih pemakaian selama 4 tahun.

Alasan kenapa sampai segitunya banget, itu bukan karena saya mau ngetest atau apa, tapi karena saya tidak tau kalau ternyata knalpot ini pakai gaspul, saya tidak pakai istilah “glasswool” karena memang knalpot ini tidak menggunakan bahan itu sebagai peredam suara, tapi versi sintetisnya, itulah kenapa masa pakainya lebih awet, dan itulah sebabnya terjadi kekeliruan saya dalam memahami ini, memang knalpot ini tidak pakai glasswool, tapi tetap saja pakai gaspul (istilah umumnya, karena tidak semua berbahan glasswool).

Dulu ketika hunting knalpot ini, pihak R9 juga tidak menggunakan istilah glasswool, saya lupa istilahnya, tapi memang sejak awal pihak R9 mengklaim bahwa knalpot ini menggunakan bahan peredam khusus yang berbeda dengan yang lain, sehingga diklaim lebih awet hingga lebih dari 5 tahun. Saat artikel ini saya tulis sekarang, saya kesulitan mencari product preview lama itu, sekarang sudah beda, nanti akan saya cari lagi.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Old Vario 125i: Riwayatmu Kini

Anda dan bahkan saya pastinya akan risih ketika mendapati bunyi dan getar aneh yang terjadi pada motor matic kesayangan, apalagi mengingat kondisi motor itu masih baru.

Karena itulah saya coba renungi dan melakukan experiment, yakni saya punya motor baru yang sejak baru tidak saya apa-apain, cuma ganti oli rutin saja sesuai intervalnya.

Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FIOld Vario 125i (Tahun 2012) adalah motor yang sejak baru sudah banyak bebunyian dan gegetaran aneh yang tentu saja langsung saya riset untuk troubleshootingnya.

New Vario 150i (Tahun 2017) adalah motor yang sejak baru tidak saya ubah sedikit pun, perawatan cuma ganti oli saja secara teratur sesuai intervalnya.

Hasilnya ?

Hmmm …

New Vario 150i itu memang awalnya muncul bebunyian dan getaran aneh, tapi bunyi dan getar itu pada akhirnya hilang sengan sendirinya !

Padahal sampai artikel ini saya terbitkan, CVT-nya pun bahkan belum diservice sama sekali !

 

Dari eksperimen yang saya lakukan ini, maka saya bisa menyimpulkan bahwa, bisa saja gejala bunyi dan getar aneh yang bikin risih itu sebenarnya cuma terjadi dalam masa penyesuaian atau biasa kita sebut break-in atau inreyen.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Piston OEM STD Vario 125

Dalam hal ini, motor saya adalah Honda Old Vario 125i yah bro, dan saya mendapati bahwa meski produsen piston sama-sama FIM (Federal Izumi Manufacture) tapi antara Piston FIM OEM dengan FIM Aftermarket ternyata berbeda desain loh.

Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing yang bikin saya galau mau pilih yang mana 😀

Kata pihak penjual resminya sih (ProLine Parts), perbedaan desain ini karena adanya patent pada desain piston OEM Honda itu.

Masa ?, karena setau saya, Piston Aftermarket merek NPP itu desainnya mirip Piston FIM OEM. Tapi wajar saja yah, kan yang bikin OEM-nya kan FIM, masa FIM jual Aftermarket-nya yang sama juga desainnya ?

Sudah banyak artikel yang membahas kelebihan piston OEM Honda yang disebut menganut teknologi ESP (Ehnaced Smart Power) ini, piston ini dijuluki sebagai Light Weight Piston (Piston Ringan).

Berikut saya kutip salah satu statement-nya:

ESP Piston

Sesuai namanya piston yang dipakai lebih ringan bila dibandingkan dengan komponen terdahulu. Pin dan rumah pin piston dibuat lebih kecil, selain ringan juga mengurangi bidang gesek antara piston dan dinding silinder.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »