L

Cara Ampuh Melepas Baut Cylinder Head yang Rusak


Bismillahirrohmanirrohim


Kepala Baut Cover Cylinder Head Dol

Ini problem cukup lama juga sih saya biarkan, soalnya urgensinya juga tidak begitu urgent, tidak ada masalah pada settingan celah kerenggangan klep kalau dianalisa dari suara di area cylinder head.

Ini kepala bautnya jadi dol begini karena motor saya ada kendala di kecepatan tinggi terjadi lose power dan ada bunyi aneh ketika itu terjadi yang saya kira ada kaitannya dengan settingan celah klep, makanya mau saya cek, eh gagal karena bautnya slek.

Masalah itu sudah teratasi, sumber bunyi aneh sudah jelas yakni di dalam combustion chamber yakni terjadi detonasi !, karena TPS (Throttle Position Sensor) mulai rusak tapi belum cukup rusak hingga ECU masuk ke dalam Fail Safe Mode, ditambah saat itu menggunakan Koil Ultra Speed Racing yang apinya gede itu dan Knalpot Free Flow R9 Misano yang notabene menyebabkan AFR menjadi lean serta ubahan lain di sektor Air Supply yang kesemuanya menyebabkan AFR menjadi lean, nah ketika TPS mulai error value-nya, itu AFR tidak bisa menyesuaikan lagi, ngaco, alhasil ruang pembakaran miskin bensin, AFR terlalu lean, maka terjadilah detonasi di putaran tinggi, ECU cukup pintar mengatasi itu dengan cara menurunkan kecepatan secara paksa !, yupz, meski grip gas masih dibejek full throttle, tapi kecepatan turun sendiri 😀

Artikelnya ada disini.

 

Penyebab Kepala Baut Slek

Penyebabnya adalah Overtorque alias bautnya kekencangan ketika dipasang 😀

Entahlah apakah saya yang ketika memasang terlalu kencang, atau bautnya menjadi kencang sendiri akibat goncangan (Thread Seizing) ?, bisa jadi.

Untunglah hanya satu baut, tapi posisinya ngeselin banget !

Selain karena pada dasarnya emang kenceng banget tuh baut, juga karena kunci T 10 mm yang saya gunakan tidak terlalu ngepas banget seperti kunci Sock yang kualitasnya lebih baik, punya sih cuman lebih panjang handle-nya, sedangkan kunci T 10 yang saya gunakan itu lebih pendek, lebih nyaman saja digunakan karena tidak mentok.

Apalagi ditambah kontur sisi-sisi hexagonalnya yang meruncing seperti pada gambar dibawah ini:

Jenis Kepala Baut Riskan Dol

Jenis kepala baut seperti ini riskan sekali dol jika baut terpasang terlalu kencang, karena permukaan yang bersentuhan dengan kunci socket lebih sedikit, akhirnya ngelos 😀

Baut cylinder head ini juga tidak menggunakan ring tambahan.

Sebenarnya saya juga sih yang terbawa perasaan penasaran parah ingin menghandle sendiri tapi tidak punya alat yang sesuai. Awalnya saya tidak kepikiran penyebab utamanya karena overtorque tapi karena kunci T yang saya gunakan meleset ketika membuka baut, apalagi saat itu juga saya membuka baut dalam kondisi mesin masih hangat, tidak benar-benar dingin.

Mulai saya coba pakai kunci Rig, ngelos makin parah sudut-sudut kepala baut jadi rompal. Lalu saya paksa lagi pakai tang jepit yang bisa ngunci itu, makin parahlah kondisi kepala bautnya, jadi bulet (Rounded). Baut kalau udah rusak gini kesannya udah kayak timah aja bahannya 😀

Ternyata cuma butuh alat yang tepat saja, masalah bisa teratasi.

 

Proper Tool

Alat yang tepat adalah obeng ketok dengan menggunakan tip Sock 10 mm berkualitas baik yang mencengkram sempurna seluruh permukaan kepala baut.

Obeng Ketok Manual

Obeng ketok ini biasa disebut manual impact wrench, karena tidak menggunakan motor penggerak seperti pada impact wrench yang bentuknya seperti bor itu, ada juga yang ditenagai oleh angin kompresor. Tapi memang desain seperti ini ada maksud tersendiri, yakni impact ke arah baut, tidak cuma kejutan impact memutar baut saja.

Cara kerja obeng ketok ini adalah ketika dipukul menggunakan palu, dia selain memberi tekanan lebih ke arah baut, juga menggunakan kekuatan benturan palu tadi untuk memutar baut ke arah kiri berlawanan arah jarum jam (Anti-clockwish), sehingga baut dengan mudahnya terbuka.

Jika dengan kunci T atau Sock biasa, maka tangan kita hanya akan mampu memutar baut ke kiri dengan tekanan yang tidak seberapa ke arah baut, hasilnya ya ngelos dan kunci T menjadi terangkat, akibatnya kondisi kepala baut semakin parah.

Perlu ada dua action dalam satu step, yakni dorongan yang kuat ke arah baut dan juga putaran yang kuat ke arah kiri. Untuk memenuhi kriteria tersebut, dibutuhkan special tool yakni obeng ketok ini.

 

Sebelum menggunakan obeng ketok, bagian atas baut yang rusak harus diratakan dulu dengan menggunakan batang besi tumpul yang diketok pakai palu.

Kepala Baut Dol: Atas

Ini gunanya agar memberikan tambahan grip atau area yang bersentuhan dengan kunci sock yang digunakan di obeng ketok.

 

Kondisi Baut

Kepala Baut Dol: Samping

Lihatlah betapa rusaknya kondisi kepala baut itu 😀

Rusak parah karena ketika dijepit pakai tang lalu diputar, malah ngelos juga, karena posisi baut di cylinder heat bagian bawah yang sulit memasang tang jepit dalam posisi vertikal, sehingga tang jepit hanya bisa dipasang dari atas baut yang ternyata tidak cukup grip untuk memutar baut, yang ada justru slip.

 

Kesimpulan

Mungkin bukan cuma saya saja yang ketika mendapati kondisi baut dol, itu penasarannya bukan main 😀

Maka, berdasarkan pengalaman ini, mending jika tidak punya alat yang tepat, jangan coba-coba melakukan experiment trial and error, karena pasti error/salah, yang pada akhirnya justru memperparah kondisi kepala baut.

Karena penyebab kepala baut atau mur slek atau dol itu bisa karena overtorque/terlalu kencang ketika pemasangan atau akibat goncangan, maka jika itu terjadi, diperlukan impact wrench untuk membukanya, menggunakan kunci biasa dipastikan memperparah kondisi baut tersebut.

 

Jangan Buru-buru Pakai Las

Oh ya, dalam kasus seperti ini ada yang menyarankan saya untuk menggunakan opsi paling extreme, yakni melas (Welding) baut yang masih bagus dan kuat ke kepala baut yang rusak itu, sehingga baut yang rusak bisa diputar melalui baut baru yang sudah dilas tersebut.

Opsi ini menjadi pikiran saya karena di cylinder head terdapat karet seal yang tentu saja akan meleleh karena panasnya proses las itu tidak main-main, yang saya khawatir akan berdampak pada gasket/paking di cylinder block.

Belum lagi banyak part plastik di area sekitaran cylinder head.

Menggunakan las listrik pun agak beresiko karena terdapat sensor-sensor PGM-FI terpasang, prosesnya jadi lebih ribet lagi jika harus melepas sensor-sensor, dan yang paling ribet adalah sensor ogyxen (O2). Dan tetap panasnya juga gk main-main 😀

Pokoknya melas baut itu opsi paling akhir kecuali kalau pakai obeng ketok sudah tidak bisa melepaskan baut !

Kalau mengalami masalah ini datangnya langsung ke bengkel las ya salah, datanglah ke bengkel bubut, biasanya mereka urusan baut-baut gini lengkap alatnya sob.

 

Tips: Kalau bisa sih ya, tiap mau membuka baut yang lama tidak dibuka itu disemprot penetration oil dulu seperti WD-40 atau Kit GP-9 atau Oli ATF dicampur Aseton (Bisa dari Carb/TB Cleaner), sambil digetok ringan pakai palu atau batang besi tumpul, baru kemudian dibuka pakai kunci yang dipastikan sesuai/cocok.

Sebenarnya tidak ada salahnya punya obeng ketok seperti yang saya bahas diatas, karena harganya juga murah dan mudah didapatkan di online market place, saya jadi tertarik punya nih 😀

 

Semoga Bermanfaat 🙂

 

Honda Vario: Old 125 dan New 150 PGM-FI


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified