Kategori Software

ASUS ROG Strix GL503VD: Badge Windows 10 Pro

Pada kebanyakan laptop saat ini, sudah build in dengan OEM Windows 10 original, yang masing-masing manufacturer sudah menyediakan versi OEM mereka sendiri yang disesuaikan untuk tipe laptop/pc yang mereka produksi.

Kenapa demikian ?

Karena dengan menggunakan image OEM Windows 10 khusus itu, kita tidak perlu repot-repot melakukan instalasi driver, patch, dan konfigurasi apa pun lainnya setelah melakukan reset pada Windows 10 kita.

Seperti yang kita ketahui bersama, sejak Windows 8.x, Microsoft sudah membuat Windows OS (Operating System) menjadi seperti firmware Smartphone dimana kita bisa melakukan “Hard Reset” ketimbang “Re-install” (Install Ulang) ketika ingin mengembalikan OS kita menjadi dalam kondisi bersih dan fresh seperti setelah melakukan install ulang.

Kalau di Smartphone yang menggunakan ROM (Read Only Memory ) menggunakan firmware yang diperlukan software khusus untuk memflash firmware jika kita ingin menginstall OS yang include dengan segala macam driver dan kustomisasinya, maka pada komputer kita tidak memerlukan prosedur flashing, karena storage-nya menggunakan Harddisk/SSD, kita bisa dengan mudah menginstall OS apa pun pada komputer kita.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Ketika saya menginstall software driver untuk printer HP 2060 dan 2520hc di laptop saya yang menggunakan Windows 10, printer bisa digunakan dengan normal, hanya saja kok software untuk manajemen printer dan maintenance printer tidak bisa dijalankan, ketika icon shortcut di desktop saya klik kiri 2x untuk menjalankannya, tidak ada respon sama sekali, software itu tidak berjalan sama sekali, tidak launch sama sekali.

Anehnya notifikasi dan window terkait operasional printer seperti ketika terjadi paper jam, front door dibuka, cartridge single mode, low ink level, dsb bisa muncul.

Tentu saja ini merepotkan, saya tidak bisa memaintenance printer saya seperti head cleaning, dsb

Ketika saya googling, saya menemukan troubleshooting-nya disini.

Pada artikel ini saya akan coba jelaskan menggunakan bahasa Indonesia agar mudah dimengerti oleh pembaca sekalian.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



DD-WRT: Proses Upload Firmware ke Router sedang Berlangsung

Saya sudah punya TP-Link MR3020 ini sudah sejak lama, dan sejak itu pula saya selalu menggunakan DD-WRT karena Router ini saya gunakan sebagai MiFi yang menggunakan USB Modem 4G LTE (Dulunya USB Modem 3G saat 4G di Indonesia belum ada). Tapi tidak portable karena pada dasarnya memang router ini untuk penggunaan indoor, maka sekalian saja saya modif antena external menggunakan antena bekas router TP-Link saya lainnya yang sudah rusak.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan saya sudahh tidak perlu MiFi lagi, maka router ini cukup lama nganggur tidak terpakai.

Sampai pada akhirnya, saya membangun sebuah toko disamping rumah utama saya yang jaraknya lumayan jauh untuk ukuran jangkauan signal WiFi.

Maka saya pun membutuhkan WiFi Range Expander/Extender.

Sempat Hunting produk WiFi Range Extender, pilihan saya kuat ke TP-Link lagi, yakni tipe TL-WR840N yang Versi 6.20 terbaru saat artikel ini saya buat.

Karena selama ini saya menggunakan DD-WRT pada MR3020 untuk sebagai WiFi Access Point saja, saya lupa kalau MR3020 ini juga bisa sebagai WiFi Extender, atau yang bisa disebut WISP (Wireless Internet Service Provider). Saya baru sadar ketika melihat switch di kesing MR3020 ternyata ada mode WISP. Alhasil batal beli TL-WR840N, Alhamdulillah 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified