L

Cara Ampuh Mengatasi Masalah Feature Update Windows 10: Error 0x80070002


Bismillahirrohmanirrohim


Windows 10 Pro: Retail FPP Genuine Card

Ketika saya mencoba mencek update terbaru Windows 10 Pro saya via Windows Update (Tool bawaan sistem), saya mengalami masalah “Feature update to Windows 10, version 1803 – Error 0x80070002”, dan ketika saya cek historinya ada keterangan “Last failed install attempt on ?29/?05/?2018 – 0x80240034″.

Saya sudah mencoba berbagai macam cara yang tersedia di internet, dan semua cara itu gagal.

Memang saya pribadi agak kesulitan soal Error Code pada Windows sejak dulu, dan troubleshooting yang beredar di internet juga sering tidak bisa diterapkan. Ternyata ada banyak sekali penyebab masalah dari satu Error Code dan kita jadinya harus trial and error, tapi itu pun sudah saya lakukan, dan masih error 😀

Lalu saya coba putar otak, memikirkan solusi dari masalah tidak bisa mengupdate Windows ini ke versi terbaru via Windows Update.

Sampai saya terfokus pada kata “Feature Update” pada pesan error yang ditampilkan.

Saya pun berfikir bahwa yang namanya Feature Update, maka itu artinya sebuah Upgrade atau bisa dikatakan Major Update.

Mengingat Windows 10 adalah varian terakhir dari OS (Operating System) Windows, sehingga kita cuma sekali install saja, maka untuk urusan pembaharuan baik itu minor ataupun major akan diberikan secara OTA (Over The Air) alias secara online. Itu hebatnya Windows sekarang ini sob, udah kayak OS di Smartphone saja untuk urusan update/upgrade, bahkan untuk urusan re-install/install ulang pun sudah seperti Smartphone yakni Hard Reset.

Tapi untuk urusan update, Windows sering bikin saya kesal pada fitur Windows Update-nya, paling parah adalaah mulai versi 8.1, masalah yang bikin saya kesal adalah sangat resource hungry baik itu CPU Usage, Disk Usage, dan tentu saja Bandwidth.

Namun sekarang pihak Microsoft sudah memiliki solusi untuk hal itu yakni sebuah software minimalis bernama Windows 10 Update Assistant. Wajar saja karena Windows saat ini sudah merupakan layanan yang always lates version/up to date.

Nah sesuai namanya, maka tool ini membantu kita agar lebih mudah dalam melakukan proses update dan upgrade, jadi meskipun hanya sebuah minor update, tool ini bisa membantu kita lebih efektif melakukan update tersebut.

Lebih lengkap mengenai deskripsi dari Windows 10 Update Assistant bisa dibaca disini.

Umumnya, tool itu otomatis tersedia di desktop kita, atau bahkan otomatis jalan ketika kita melakukan update via Windows Update, namun pada kali ini, karena memang Windows Update akan otomatis menginstall tool itu jika ada major upgrade/feature update, namun kali ini rupanya hal itu tidak terjadi, justru error yang didapati.

Maka saya pun berinisiatif untuk mencari file installernya, dan ketemu ! 😀

Kita bisa mendapatkan file installernya disini.

Mohon maaf untuk menghemat space web hosting blog ini, saya tidak bisa terlalu detail memberikan screenshoot, hanya seperlunya saja 😀

Tapi bagi yang sudah paham, point utamanya sudah dapat, yakni menggunakan Windows 10 Update Assistant, artikel dibawah ini selanjutnya akan sangat berguna untuk orang yang masih belum familiar dengan tool yang satu ini.

 

Nah kalau Anda sudah mengakses link di atas, Anda akan mendapati sebuah teks bertuliskan “Windows 10 <Tanggal Rilisan> Update now available”, maksud dari <Tanggal Rilisan> adalah versi major update terbaru dari Windows 10, yang pada saat artikel ini saya tulis adalah April 2018. Saya tidak akan membahas soal changelog dari update terbaru tersebut.

Kemudian tepat dibawahnya ada lagi teks bertuliskan “The Update Assistant can help you update to the latest version of Windows 10. To get started, click Update now.”.

Sesuai instruksi di atas, klik saja tombol Update Now dibawahnya untuk mendownload file installer.

Maka file installer berekstensi *.exe akan otomatis terdownload ke komputer Anda, untuk menjalankannya tinggal klik tombol mouse atau touchpad sebelah kiri sebanyak 2x pada file tersebut.

Maka Windows 10 Update Assistant akan terinstall secara silent (tidak perlu menjalankan Installation Wizard, karena sepertinya ini software portable), dan tool tersebut akan otomatis terbuka.

Selanjutnya Anda tinggal mengikuti Update Wizard yang muncul tersebut, atau bisa saya katakan, tinggal klik Next, Next, Next saja 😀

Windows 10 Upgrade Assistant: Versi Baru Tersedia

Pada halaman seperti di atas, bisa terdeteksi bahwa ada upgrade baru, yang dalam contoh ini Windows 10 Pro saya saat itu berada pada versi 1709 dan versi terbaru yang tersedia adalah versi 1803, persis sesuai Error Code pada Windows Update.

Selanjutnya tinggal klik tombol Update Now.

Dan proses download dan install update terbaru pun akan berlangsung, tapi ada satu “Kekurangan” dari tool ini, yakni file yang didownload adalah file instalasi penuh Windows yang tentu saja ukuran filenya sangat besar 😀

Saat itu saya hitung ukuran file yang didownload adalah total sekitar 3GB ! 😀

Koreksi jika saya salah, atau memang seharusnya setiap Feature Update/Major Upgrade memang harus selalu pakai tool ini dan file yang harus didownload memang ukurannya besar ?, saya lupa persisnya, soalnya saya lama pakai Linux, dan baru-baru ini aja pakai Windows lagi dan saya sangat puas dengan Windows 10 terbaru yang menurut saya memiliki “Killer Feature” dibandingkan Linux untuk urusan update dan re-install. Yah meski di Linux sudah lama ada model rilisan update yang kontinyu seperti ini yakni “Rolling Release”, tapi pada Linux yang menganut model perilisan Rolling Release akan merilis update paling baru meskipun masih unstable, kalau di Windows 10 saat ini menurut saya justru setiap ada update baru, sistem semakin stabil, dan fitur baru yang dirilis memang benar-benar sudah “Matang”, maka sepertinya yang diterapkan Windows terbaru saat ini lebih cocok disamakan seperti Distribution Upgrade pada Linux, bukan Rolling Release :D, dan menurut saya, tidak seperti Linux yang kalau setelah melakukan Distribution Upgrade selalu banyak didapati error, masalah kompatibelitas, dsb, maka di Windows tidak ada.

See ?, saya bukan Linux Zealot, saya tidak fanatik Linux and Free Open Source Software 😀

 

Sangat disarankan untuk menggunakan koneksi internet yang cepat seperti 4G atau Fiber Optic.

Tenang saja, prosesnya bisa diminimize, dan bisa diresume, jadi misalnya terjadi gangguan saat proses download seperti quota internet yang habis, atau kita melakukan download di Hotspot Area yang notabene memiliki keterbatasan waktu, kecuali kuat lama-lama disana yah 😀

Proses download yang terganggu tidak akan menyebabkan proses download dimulai dari 0% lagi, tapi akan otomatis menyambung/resume dari proses download yang sebelumnya sudah berjalan.

Setelah proses download dan install/upgrade (Sebenarnya sih proses geting ready alias preparing update saja) sudah selesai, maka sistem harus reboot/restart, klik saya tombol Restart Now yang tersedia.

Maka seperti biasa, proses instalasi sebenarnya akan dilakukan ketika proses reboot dan booting selanjutnya setelah kita menekan tombol Restart Now tersebut.

 

Ketika proses booting selesai dan kita sudah masuk lagi ke sisitem Windows, kita akan mendapatkan keterangan bahwa proses update sudah selesai.

Windows 10 Upgrade Assistant: Selesai

Langkah terakhir ya tinggal klik tombol Exit untuk keluar dari Windows 10 Update Assistant, maka proses upgrade pun sudah selesai, uniknya tool ini akan otomatis terhapus, icon-nya di desktop akan otomatis terhapus.

 

Ada satu langkah lagi yang bersifat opsional tapi sebaiknya dilakukan, yakni memeriksa update terbaru menggunakan Windows Update bawaan Windows.

Kalau pada komputer saya, satu-satunya update yang tersedia dan langsung otomatis terinstall hanya Security Patch untuk Flash Player saja, setelah itu terinstall, Windows Update sudah latest update, alias tidak ada lagi update baik itu minor ataupun major yang tersedia untuk diinstall.

 

Semoga bermanfaat 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified