L

Ternyata Beginilah Prosedur Verifikasi Domain .id Tanpa Upload Scan KTP


Bismillahirrohmanirrohim


Bangga Pakai Domain .iD

Alhamdulillah jelas sudah bagi saya mengenai proses verifikasi domain .id terbaru yang sempat bikin galau sebelumnya, meskipun pihak PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) sudah merilis ke pers, tetap saja masih simpang siur informasi selanjutnya.

 

Daripada menerka-nerka, saya pun memikirkan cara bagaimana saya bisa merasakan proses verifikasi ala gTLD (General Top Level Domain) alias Domain International layaknya .com, .net, .org, .info, dsb itu.

 

Sempat Dikira Menjadi gTLD

Karena kebijakan baru yang menghilangkan “Syarat Pendaftaran”, banyak orang yang mengira bahwa Domain .id dilepas ke publik secara global/internasional sehingga WNA (Warga Negara Asing) bisa mendaftarkan Domain .id dengan proses verifikasi semudah gTLD yakni hanya verifikasi email dengan cara mengklik link yang dikirimkan ke email tersebut.

Sontak saja banyak yang tidak setuju akan hal ini, termasuk saya !

Saya khawatir jika .id bernasib sama dengan .in (India) yang kemudian banyak disalahgunakan untuk keperluan Spamming yang dilakukan oleh orang luar mapun dalam negri, karena awalnya pun dikira orang Indonesia juga bebas mendaftarkan domain .id dengan cukup verifikasi email.

Perlu diketahui bahwa ID adalah Country Code 2 Digit untuk Indonesia secara internasional, 3 digit-nya adalah IDN, dan kode untuk keperluan perlombaan olahraga di Asean adalah INA. Kebayang tidak jika ccTLD (Country Code Top Level Domain) Indonesia adalah .ina ? 😀

 

Mencoba Verifikasi Baru Domain .id

Saya awalnya ingin membeli domain .id baru sebagai sample, meskipun saat artikel ini saya tulis tidak ada promo new register 😀

Tapi sesaat sebelum saya eksekusi, saya terpikir satu hal: “Jika prosedur verifikasi domain .id sudah seperti gTLD, maka tentu perubahan email registrant (Pendaftar Domain) di Whois juga sama-sama harus verifikasi ulang via email”.

Saya pun mengubah alamat email registrant di Whois Domain saya melalui Domain Panel yang diberikan registrar kepada saya, dan benar saja pesan untuk memverifikasi email baru tersebut masuk ke inbox, berisi link untuk melakukan verifikasi email.

 

Di bagian akhir pesan itu terdapat keterangan:

Pemberitahuan ini akan dikirim setiap kali dilakukan registrasi, transfer, atau perubahan whois pada domain Anda. Mohon diperhatikan, jika dalam 15 hari sejak 2017-08-27 belum dilakukan verifikasi, domain akan kami suspend. Domain tidak akan kami unsuspend kembali sampai email berhasil di verifikasi.

Perhatikan bagian yang saya tebalkan, jadi seharusnya prosedur verifikasi yang saya lakukan adalah sama persis ketika melakukan registrasi domain baru dan transfer domain ke registrar lain.

 

Berikut adalah screenshoot halaman formulir verifikasi yang tampil setelah mengklik link yang dikirimkan oleh registrar melalui email:

Formulir Verifikasi Domain .id via Email

Nah inilah pembeda antara verifikasi gTLD dengan ccTLD .id !

Tetap ada Syarat Pendaftaran yakni wajib memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang tentu saja diperlukan untuk mengisi form No. KTP di formulir-nya 😀

Nomor KTP juga biasa disebut NIK (Nomor Induk Kependudukan).

Dan pada bagian bawah form No. KTP ada keterangan “Indonesian Citizen Only” !

Artinya domain .id …

 

Masih ccTLD untuk Rakyat Indonesia Saja

Alhamdulillah, kekhawatiran kita semua diatas tidak terjadi, karena domain .id tetaplah Only for Indonesian Citizen alias khusus untuk warga Indonesia saja !

Selain No. KTP, ada syarat lainnya yakni Nomor Handphone.

Ketika saya klik tombol “Submit”, proses verifikasi ini berlangsung sangat cepat !

Domain .id Sukses Terverifikasi Tanpa Upload Scan KTP

 

Jika sebelumnya domain sempat tersuspend karena telat melakukan verifikasi, maka membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit sampai domain tersebut bisa diakses kembali dengan normal.

 

Ini Terobosan/Inovasi Baru dari PANDI

Banyak yang menganggap PANDI menjual “Identitas” ata aset negara kita ini ke asing karena menghilangkan kewajiban syarat pendaftaran domain .id dengan cara mengupload File Scan/Foto KTP langsung ke sistem untuk kemudian dilakukan verifikasi manual.

Tapi faktanya tidaklah demikian !

Ini justru adalah inovasi terbaru dari PANDI selain sistem SRS (Shared Registry System).

Jadi, sistem terbaru untuk verifikasi domain .id justru mempermudah kita, karena tidak perlu membuat file hasil scan atau foto dari KTP asli terlebihdahulu, khususnya bagi orang-orang yang sama sekali baru mendaftarkan domain Indonesia sehingga tidak memiliki file salinan KTP tersebut.

Sehingga proses verifikasi domain .id menjadi lebih praktis dan cepat !

 

Project u.id yang Terkoneksi dengan eKTP

Ada banyak yang tidak paham pada awalnya ketika membaca tulisan u.id, apaan tuh ?

Padahal itu adalah domain .id satu digit dari PANDI untuk proyek sejenis “Sistem Identitas Digital Terpadu” tersebut.

Coba saja akses di browser Anda, itu WebApp 🙂

Huruf “U” sendiri bermakna “Unique” dan “Your”, serta “.id” yang tentu saja bermakna “Identity”.

Maka u.id memiliki Tagline “Your Unique Digital Identity”.

 

Aplikasi u.id ini terkoneksi langsung ke Server eKTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) berdasarkan NIK pada KTP kita.

Nah berbasis dari poject inilah PANDI bisa memverifikasi domain .id cukup dengan mengisikan No. KTP atau NIK kita di formulir verifikasi domain .id yang link halamannya dikirimkan melalui email.

Keren ya ? 😀

Meski belum sempurna, tapi dengan adanya u.id, kedepannya kita akan memiliki “Identitas Digital” secara resmi yang salah satu contoh penggunaannya ya untuk verifikasi domain .id ini.

Untuk mengklaim NIK kita, maka kita harus mendaftarkan diri kita di u.id, jadi buruan daftar ya sebelum nanti NIK kamu disalahdugnakan oleh Abuser yang melakukan Random Register !

Meski bisa dilaporkan ke pihak terkait, tetap saja mencegah itu terjadi tentu lebih baik kan ?

Perlu diketahui bahwa untuk melakukan verifikasi domain .id, Anda tidak perlu mendaftarkan diri Anda di u.id.

 

Kesimpulan

Awalnya kebijakan baru ini sangat kontroversial karena minimnya informasi, tapi kontroversial tersebut hanya terjadi di forum khusus para hoster saja, wajar 😀

Maklum sebelum press release resmi, para reseller domain dari registrar tentu diberikan informasi dulu mengenai kebijakan baru tersebut via email, sehingga diskusi membahas hal itu pun tentu dilakukan.

Faktanya, ini adalah inovasi baru dari PANDI untuk memudahkan proses verifikasi domain .id sehingga tidak perlu repot-repot mengupload file scan KTP, dan apalagi jika belum memiliki file-nya, akan bertambah lagi kerumitannya.

Meski pihak Registrar sudah memberikan solusi yakni fitur penyimpanan file salinan dokumen persyaratan di server mereka untuk bisa digunakan kembali dikemudian hari, tetap saja tidak efektif bagi pendaftar domain .id yang baru pertama kali.

Mungkin harapannya dengan inovasi terbaru ini, lebih banyak rakyat Indonesia yang mendaftarkan domain .id, khususnya mereka yang sama sekali baru kenal domain Indonesia umumnya dan domain .id khususnya, dan mereka ingin mendaftarkan domain .id, karena proses verifikasinya lebih murah tanpa perlu berurusan degan Scanner atau Kamera.

 

Dengan ini saya mengkonfirmasi bahwa Domain .id Masih Memerlukan Syarat Pendaftaran yakni KTP !, hanya saja bukan salinan KTP asli (Scan/Foto), namun lebih mudah dan canggih yakni cukup mengisikan No. KTP (NIK) saja, selebihnya biarkan sistem u.id yang memverifikasi nama lengkap, jenis kelamin, alamat, pekerjaan, dan lainnya terkait e-KTP bersangkutan yang terkait dengan No. KTP tersebut.

Itu artinya, domain .id masih eksklusif untuk rakyat Indonesia saja, dan meski verifikasi dilakukan dengan cara gTLD, tapi cara Indonesia lebih bertanggungjawab karena validitas informasi identitas resmi sesuai Kartu Identitas.

Maka kekhawatiran lainnya yang mengatakan domain .id tidak kredibel lagi itu terbantahkan, kekhawatian itu ada karena mengira setelah mengklik link yang dikirimkan registrar ke email registrant, maka tidak ada formulir verifikasi No. KTP dan No. Handphone seperti yang saya share di artikel ini.

Saat artikel ini saya tulis, baru domain extension .id yang menerapkan teknologi terbaru ini, sedangkan .my.id dan .web.id masih belum, sehingga masih manual approving.

 

Persyaratan Domain .id Justru Jadi Lebih Banyak

Menurut saya istilah “Tanpa Syarat” itu terlalu berlebihan, faktanya tetap ada syaratnya kok, malah lebih banyak, yakni:

  1. Harus Rakyat Indonesia.
  2. Punya Alamat Email yang Valid (Bisa menerima email).
  3. Ada KTP Penanggungjawab (Meskipun bukan pengguna Domain tersebut).
  4. Ada Nomor Handphone.

Saya katakan persyaratannya menjadi lebih banyak, karena yang semula hanya mengumpulkan file salinan KTP saja, saat ini Identitas Whois, Email,dan Nomor Handphone harus valid !, tapi itu tidak masalah karena prosesnya tidak manual lagi.

Istilah yang benar adalah “Tanpa Upload Salinan Dokumen Persyaratan”.

 

Ingat, informasi Whois di Domain .id harus sama dengan di KTP !

 

Alhamdulillah, domain .id tidak mengorbankan kredibilitasnya yakni identitas terverifikasi sesuai KTP Resmi yang berlaku di Negara Republik Indonesia 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified