L

Software RGB Lighting Controller untuk V-GeN Tsunami X RGB-V


Bismillahirrohmanirrohim


Custom Memory RGB Lighting Controller V-GeN: Desktop Shortcut

Saya termasuk salah satu pengguna memory (RAM) V-Gen sejak dulu, apalagi kalau bukan karena produk varian murah alias “Value”-nya dengan jaminan Limited Lifetime Warranty (Garansi seumur hidup) yang sangat-sangat mudah dalam proses RMA (Return Merchandise Authorization) alias klaim garansi, bahkan kita bisa trade in alias tukar tambah untuk upgrade (tidak bisa untuk downgrade), asiknya harga RAM kita selalu dihargai harga baru, tidak ada hitungan penyusutan karena bekas pakai. Karena memang tidak ada yang namanya “RAM bekas”, mengingat dalam proses manufacturing modul RAM itu sendiri pasti dilakukan testing dan validasi entah itu soal kompatibilitas maupun stabilitas, apalagi untuk RAM high end yang biasanya dilakukan proses burn test, untuk V-Gen Tsunami X ini sendiri dilakukan burn in selama 168 jam atau 24 jam 7 hari penuh, non-stop.

Catatan: Beberapa dealer/service center tertentu mungkin mengenakan tarif untuk trade in, sekitar 50rb, 100rb, 150rb, dsb, khususnya bagi kita yang tidak beli RAM itu ditempat mereka sejak awal.

Nah sekarang V-Gen sudah mulai merambah ke level high end dengan varian Tsunami-nya, karena masih baru, mungkin belum dibuatkan software khusus untuk RGB Lighting Controller-nya.

Pihak V-Gen masih mengandalkan RGB Lighting Controller pada motherboard yang digunakan, yang diklaim kompatibel dengan ASUS Aura, Gigabyte RGB Fusion, msi Mystic Light, dan ASRock Polychrome.

Saya cuma bisa validasi atau konfirmasi soal kebenaran klaim itu hanya pada dua brand saja yakni Gigabyte RGB Fusion dan ASRock Polychrome, dan itu semua di platform AMD Ryzen, hasilnya ?, TIDAK KOMPATIBEL !

Atau lebih tepatnya sudah tidak kompatibel lagi, apa sebabnya ?

Entahlah, pihak mana yang memilih untuk tidak mendukung lagi, apakah vendor motherboard atau vendor RAM.

Ketika saya googling mengenai masalah ini, ternyata ditemukan kasus RAM G.Skill Trident Z RGB yang SPD-nya corrupt/rusak akibat disetting menggunakan software RGB Lighting Controller versi saat itu (Beta Version) yang menyimpan kode konfigurasi RGB pada SPD Programming (Disimpan di Chip EEPROM pada modul RAM), tujuannya agar konfigurasi itu tersimpan pada modul RAM, ketika RAM itu dipasang pada motherboard lain, maka konfigurasi RGB-nya tidak berubah, dan juga ketika komputer restart, pada saat proses booting, setting RGB pada RAM tidak berubah dan selalu sync di dua atau 4 modul secara serentak.

Tapi, metode seperti itu beresiko merusak SPD RAM sehingga RAM itu jadi ngaco konfigurasi spesifikasinya (Frekuensi, Timing, dsb), RGB Lighting mati tidak bisa disetting lagi, bahkan menyebabkan RAM mati total !

Masalah itu terjadi akibat penggunaan lebih dari satu software yang mengakses bus RAM untuk mengakses EEPROM, dalam hal ini terkait SPD pada RAM.

G.Skill Trident Z RGB sudah memiliki software sendiri, tapi ketika RAM itu digunakan pada motherboard yang memiliki software RGB Lighting Controller seperti Asus Aura, dsb maka terjadi konflik, sehingga SPD jadi corrupt.

Karena itulah, G.Skill memilih untuk tidak kompatibel lagi dengan platform RGB Lighting Controller bawaan motherboard, karena G.Skill juga sudah punya software untuk urusan itu yang sekarang sudah dirombak habis-habisan dan meninggalkan metode konfigurasi lama dengan konsekuensi ketika PC dalam kondisi sleep, start, restart, berada di dalam BIOS/UEFI, maka RGB pada RAM tidak akan singkron lagi di semua modulnya, dan bahkan mode konfigurasinya bisa reset ke default, tapi ketika sudah masuk OS dan software-nya jalan di background, konfigurasi RGB sudah singkron dan konfigurasi modenya sudah sesuai dengan settingan kita lagi.

Nah metode seperti itu sudah diterapkan semua RAM RGB sejenis, misal HyperX Predator RGB malah sudah menerapkan inovasi teknologi Infrared Sync, yakni menggunakan sensor pemancar dan penerima sinar inframerah di samping modul RAM agar setiap modul RAM bisa saling menyelaraskan/sync satu sama lain, tidak akan terjadi kondisi dimana mdoul RAM satu, dua, tiga, dan 4, dst yang menyala tidak berbarengan ketika sudah tidak terkontrol oleh software.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



SSL Verified