L

Ternyata Warna Seal Klep Mempengaruhi Kualitasnya !


Bismillahirrohmanirrohim


Seal Klep Bahan Viton

Kali ini saya pengen bahas tentang bahan-bahan atau material dan ring yang digunakan dalam pembuatan seal klep atau valve seal.

Artikel ini saya buat karena pada motor Old Vario 125i saya, sudah 2 kali ganti seal klep tiap 40.000 KM.

Ya, benar, persis tiap 40.000 KM, yang pertama ketika odometer sampai 40.000 KM, yang kedua ketika odometer sampai 80.000 KM, artinya sudah 2 kali saya service besar 😀

Ubahan di motor saya, ditambah riding style saya yang keras, menjadikan service besar menjadi agenda rutin tiap 40.000 KM, padahal sudah pakai oli bagus 😀

Yah soalnya ring piston dan cylinder liner pasti aman pakai oli bagus, tapi seal klep ?, hmmm… seal klep kan tidak dilumasi oli di dalamnya (Antara permukaan dalam seal klep dengan batang klep), kalau ada oli yang lolos masuk ke dalamnya ya artinya seal gagal menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Karena rencananya saya akan melakukan service besar alias overhaul, tentu terlepas memang seal klep-nya yang aus atau ada part lain yang aus seperti ring piston misalnya (kemungkinannya kecil), maka tetap saja seal klep menjadi part yang wajib sekalian diganti karena harganya murah tapi perannya sangat vital.

Tentu saja yang namanya service besar, tidak cuma seal klep yang diganti, melainkan sekalian bersih-bersih ruang bakar, cek kondisi ring piston, dan skir klep.

Kan agak lucuu yah, overhaul yang ribet dan perlu biaya dan waktu yang banyak itu, justru dilakukan cuma hanya karena mengganti seal klep saja 😀

Maka saya pun hunting informasi mengenai seal klep ini, mulai dari diameter dalam alias diameter batang klep Old Vario 125i yang 5 mm, jumlah ring yang digunakan pada seal klep, sampai bahan atau material yang digunakan dalam pembuatan seal klep.

 

Material Seal Klep

Sebenarnya, material yang akan saya jelaskan disini tidak hanya untuk pembuatan seal klep saja, melainkan untuk semua komponen seal-seal lainnya, tapi disini saya akan fokus pada seal klep saja.

Berdasarkan tujuan penggunaannya dan desain dari seal, maka setidaknya material yang digunakan untuk pembuatan seal adalah: Nitrile, Polyacrylate, Fluoroelastomer (Viton), dan Silicone.

Saya akan jelaskan satu persatu.

 

Nitrile

Bahan ini sudah digunakan sejak lama, memiliki ketahanan suhu dari -40º sampai 250ºF, tapi masih relatif bisa saja dipaksakan sampai 300ºF yang artinya masih bisa digunakan untuk seal klep, tapi hanya untuk seal klep in saya, tidak untuk seal klep ex/out.

Bagi yang belum tau, maksud dari “Ex” itu adalah “Exhaust” 😀

Nitrile adalah bahan yang paling jelek kualitasnya dalam daftar material seal klep di artikel ini.

Masalahnya, bahan ini yang paling sering digunakan OEM Pabrikan Sepeda Motor, karena Low Cost 😀

 

Polyacrylate

Bahan ini satu step lebih baik dari Nitrile, harganya juga dua kali lebih mahal dari Nitrile, itu wajar saja karena Polyacrylate memang lebih baik, yakni memiliki ketahanan pada suhu dari -30º sampai 350ºF.

 

Fluoroelastomer

Biasa disebut “Viton” dan “FKM”, adalah bahan yang cukup umum digunakan sejak lama dari tahun 1980’an untuk pembuatan seal klep, cirinya adalah warna seal klep yang berwarna coklat seperti gambar di atas.

Bahan ini harga atau biaya produksinya lebih mahal dari Nitrile, tapi sepadan dengan ketahanannya terhadap suhu yang jauh lebih baik juga, yakni dari -5º sampai 450ºF.

Bahan ini menjadi bahan yang terbaik yang ada dan umum tersedia dipasaran saat ini, mengingat penggunaannya yang umum sejak lama untuk seal klep.

Bahan ini juga memiliki fleksibilitas/kelenturan sebaik Nitrile, lebih baik dari Silikon dalam hal durabilitas, dan bahan ini sangat baik dalam hal wear resistant, sehingga menjadi bahan yang paling tahan lama dibandingkan bahan lain.

 

Silicone

Bahan ini memiliki ketahanan suhu dari -65º sampai 400ºF dan sudah umum kita ketahui bagaimana fleksibelitasnya. Maka tentu silikon menjadi bahan yang ideal untuk seal klep.

Tapi meski hampir setara Fluoroelastomer dalam hal ketahanan pada suhu tinggi, silikon tidak sebaik Fluoroelastomer dalam hal durabilitas dan wear resistant, atau dengan kata lain bahan ini memang tahan panas, tapi masa pakainya tidak seawet Fluoroelastomer.

 

Sejauh pengamatan saya, bahan seal klep yang paling umum digunakan itu Nitrile dan Viton, ada juga yang menggunnakan Polyacrylate. Tapi karena bisa disubtitusi, maka biasanya replacement part bisa saja berbeda-beda, motor yang bawaan pabriknya menggunakan Viton dan Silicone bisa saja downgrade jadi pakai Nitrile karena replacement part-nya lebih murah dan lebih banyak tersedia dipasaran dan lebih banyak menjadi OEM Spare Part pabrikan motor saat ini.

 

Warna Seal Klep dan Identifikasi Bahan

Ini agak tricky sebenernya sob, karena warna tidak sepenuhnya akurat untuk mengidentifikasi apa bahan yang digunakan seal klep tersebut.

Tapi dari warna ini kita setidaknya bisa mendapatkan petunjuk, karena memang OEM Part sangat minim sekali informasi detail sampai bahan apa yang digunakan pada seal klep-nya.

Dari warna kita bisa klasifikasikan apa material yang digunakannya, seperti:

Seal Klep berbahan Nitrile biasanya berwarna Hitam, Hijau, dan Biru.

Seal Klep berbahan Polyacrylate biasanya berwarna Hitam.

Seal Klep berbahan Viton alias Fluoroelastomer biasanya berwarna Coklat.

Seal Klep berbahan Silikon biasanya berwarna Hitam.

Dari sini kita bisa ketahui bahwa seal klep yang umum dipasaran saat ini menggunakan bahan Nitrile, karena seal klep yang umum dipasaran saat ini warnanya hijau 😀

 

Beberapa OEM Mobil bahkan ada loh yang menggunakan dua material berbeda antara seal klep in dan ex-nya, yang dibedakan dengan warna, yakni bahan Polyacrylate yang berwarna Hitam untuk seal klep in, dan bahan Viton yang berwarna Coklat untuk seal klep ex.

 

Cara lain selain berdasarkan warna untuk mengidentifikasi bahan apa yang digunakan adalah dengan cara Burn Test alias dibakar.

Seal Klep berbahan Nitrile ketika dibakar akan mengeluarkan asap hitam yang tebal dan baunya seperti karet terbakar.

Seal Klep berbahan Polyacrylate ketika dibakar juga akan mengeluarkan asap hitam tapi tipis/sedikit, dan baunya seperti plastik terbakar.

Seal Klep berbahan Silicone ketika dibakar akan berubah menjadi putih, padahal sebelum dibakar warnanya tidak putih, pewarnanya akan menguap bersama asapnya, sehingga asapnya akan sedikit berwarna seperti pewarna yang digunakan, ketika dibakar, tidak menghasilkan bau.

Seal Klep berbahan Viton alias Fluoroelastomer sulit untuk dibakar, tidak seperti bahan lainnya di atas yang mudah dibakar, Viton ini ketika dibakar akan menghasilkan asap putih tapi tidak berbau, dan ketika dibakar, Viton akan berubah warna menjadi hitam atau tidak berubah warna dari warna asalnya sebeblum dibakar.

 

Ring pada Seal Klep

Perlu diketahui bahwa Seal Klep yang umum digunakan adalah berjenis Positive Seal, karena ini adalah desain terbaik dalam hal sealing capability terhadap oli yang juga akan meningkatkan kontrol terhadap emisi gas buang.

Sebenarnya ada banyak sekali desain seal klep, ada yang jenis Umbrella, ada yang Metal Jacket, dsb, banyak,,, googling aja, saya fokus pada desain seal klep yang digunakan motor saya 😀

Positive Seal yang digunakan pun ada yang Single Ring dan Double Ring and Spring (Selain pakai ring kawat, juga ditambah lagi menggunakan per).

Seal Klep Jenis Positif Single Ring Seal Klep Jenis Positif Double Ring

Fungsinya untuk meningkatkan daya cengkram yang kuat terhadap batang klep sehingga mengurangi potensi oli masuk ke ruang bakar sehingga mengotori gas buang (Emisi), tentu saja juga akan mengurangi konsumsi oli (Penyusutan Oli Mesin), juga untuk meningkatkan kevakuman pada intake yang meningkatkan kualitas idle menjadi lebih baik.

 

Jadi ada dua cara yang dilakukan manufacture dalam hal meningkatkan keawetan seal klep, yakni mengandalkan bahan atau mengandalkan ring 😀

Karena mengandalkan ring, maka bahan bisa menggunakan bahan yang low cost yakni Nitrile 😀

Ada manufacture yang menganggap karena sudah pakai bahan Viton, maka seal klep tidak menggunakan ring satu pun atau cuma menggunakan satu ring saja, ingat sob, penggunaan ring pada seal klep juga mempengaruhi biaya produksi.

Menurut saya, penggunaan Double Ring pada Seal Klep justru mengindikasikan bahwa bahan yang digunakan tidak bagus, makanya perlu dua ring dalam satu seal klep.

 

Kesimpulan

Dari pembahasan di artikel ini, sebenarnya saya yakin kalau bahan yang digunakan pada seal klep sepeda motor pada umumnya adalah Nitrile.

Kelemahan bahan Nitrile diatasi dengan penggunaan Ring, baik itu Single maupun Double.

Tapi ada juga bahan Viton yang menggunakan Ring, hanya saja sejauh penelusuran saya, untuk bahan Viton hanya tersedia Single Ring saja.

Hayo pilih mana ?

Bahan oke yakni Viton tapi cuma Single Ring saja atau bahan jauh dibawah Viton yakni Nitrile tapi pakai Double Ring (Ring + Spring) 😀

Kalau saya pribadi, lebih memilih bahan Viton meskipun cuma Single Ring saja.

Usahakan beli Seal Klep OEM Part dari pabrikan motor tertentu agar tidak dapat barang KW, warnanya coklat tapi bukan Viton !

Tentu saja dahal hal ini kita main subtitusi 😀

Seal Klep berbahan Viton yang OEM/Genuine Part Resmi untuk Diameter Batang Klep 5 mm yang mudah didapatkan saat ini adalah punya Yamaha Mio dengan Nomor Part: 5MX-E2119-00.

Seal Klep Bahan Viton 5 mm ORI Yamaha

 

Semoga bermanfaat 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified