L

Ternyata Inilah Asal Mula Istilah Komstir pada Sepeda Motor


Bismillahirrohmanirrohim


Cone Steer

Komstir, adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut Bearing pada Stir Sepeda Motor, selain itu, Part ini juga biasa disebut Kones, dsb.

Namun, apakah sobat tau apa yang mendasari munculnya istilah Komstir tersebut ?

Well, ini artikel ringan untuk mengisi kekosongan Update Artikel Blog saya untuk hari ini, saya mencoba merampungkan Artikel “Berat” namun apalah daya, mood saya lagi labil 😀

Saya senang membahas Topik seperti ini, hanya sebagai Informasi saja, jika sobat ada yang tidak tau, tidak bermaksud menyalahkan istilah yang sudah lazim digunakan, karena itu merupakan hal yang biasa dalam Berbahasa, disebut sebagai Bahasa Serapan.

Anggap saja ini Artikel Informasi saja 😀

 

Komstir, itu berasal dari Bahasa Inggris yakni “Cone Steer“, Cone artinya Kerucut, dan Cone Steer merujuk pada Part yang akhir-akhir ini lagi Booming di Dunia Otomotif, yakni Needle Bearing atau Laher Bambu, seperti Gambar diatas, bentuknya Kerucut bukan ?. Ada yang tau “Laher” itu berasal dari istilah apa ?

Itulah kenapa, Komstir juga ada yang menyebutnya sebagai “Kones”, yang mirip sekali dengan menyebutkan “Cone”. Kones = Cone Steer.

Jadi, awalnya adalah Cone Steer, lalu jadi Konster, Konstir, lalu akhirnya jadi Komstir 😀

Sedangkan Komstir yang umumnya digunakan oleh Motor di Indonesia adalah “Ball Race Steering“, berupa “Lintasan” yang didalamnya terdapat Bola-bola Radial yang saling “Balapan”, udah seperti Balapan Nastar aja, eh maksud sana Nascar, hahahaha 😀

Gimana Ladz ? (Om Kobayogas Mode = On) 😀

Sudah tau kan darimana istilah Komstir dan Kones itu berasal ?

 

Selanjutnya, saya akan membahas Kelebihan dan Kekurangan Cone Steer VS Ball Race Steering !

Saya rasa sobat semua sudah tau yang mana juaranya 😀

 

Cone Steer

Kelebihan

  • Heavy Duty, maksudnya Cone Steer ini lebih tangguh digunakan untuk Tugas Berat, contohnya ?, untuk Motor Offroad/Trail. Kelebihan ini sudah mencakup Kelebihan Utama, yakni AWET !
  • Perawatan Mudah, apakah sobat tau kalau Cone Steer itu kalau terkesan “Oblak”, maka kita cukup melakukan Re-greasing saja ?, yakni mengolesi Cone Steer dengan Grease yang baru. Gambar Cone Steer yang saya posting di Artikel ini, adalah Cone Steer yang sudah digunakan selama 2 Tahun di Vario 125 PGM-FI saya, dan itu saya bongkar, karena Grease-nya sudah Kering, sehingga terkesan Oblak. Menarik bukan ?, inilah Kelebihan Cone Steer yang sangat mantap menurut saya.
  • Pemasangan dan Pembongkaran sangat mudah, tidak ada lagi kejadian Bola-bola Pelor Bearing yang berjatuhan, bahkan sampai hilang entah kemana 😀
  • Tidak memerlukan Setting berkala, karena jika ada kesan Oblak, berarti Re-grease, bukan dikencangin settingan bautnya !

Kekurangan

  • Umumnya, tidak OEM Stuff, maksudnya ini Racing Part atau After Market, sehingga kita harus melakukannya sendiri, tidak menjadi bawaan Motor ketika proses perakitan di Pabriknya.
  • Karena bukan OEM Stuff, seringkali ketersediaan Cone Steer tidak merata pada Merk dan Tipe Motor tertentu, tapi umumnya produsen Cone Steer sudah melakukan Riset dan menyediakan Ukuran yang Kompatibe/Sesuai untuk Motor Populer lagi Mainstream 😀
  • Tidak Kompatibel dengan Dust Seal bawaan Pabrikan/OEM, Dust Seal berfungsi untuk melindungi Komstir dari Debu dan Air, letaknya berada pada Cone Steer bagian bawah yang berada dekat T (Segitiga) Stir, nah Dust Seal OEM tidak 100% Klop dengan Cone Steer Aftermarket, tapi masih bisa digunakan dan hasilnya tetap maksimal, hanya saja dalam pemasangan nanti membutuhkan ketelitian untuk memastikan Dust Seal terpasang rapi dan benar.
  • Umumnya tidak semua Bengkel Ready Stock, khususnya Bengkel Mainstream, saya sendiri saja harus Order Online 😀

 

Ball Race Steering Kit

Kelebihan

  • Sudah Pre-installed di Pabrik, karena merupakan Part OEM.
  • Mudah didapatkan di pasaran, baik KW maupun ORI.
  • Harga yang Relatif lebih murah.
  • Dust Seal yang Fully Compatible.

Kekurangan

  • Jelek dalam hal Daya Tahan, bahkan saya sering sekali bingung, kenapa Common Part untuk Honda Astrea yang mungil itu, masih saja dipakai pada Motor Bongsor Berat seperti Vario 125 PGM-FI, dsb ?, jelas saja cepat Oblak !
  • Pemasangan ribet, meski tidak ada yang ribet bagi Mekanik/Teknisi, karena umumnya pemasangan Ball Race relatif mudah dengan bantuan Grease, tapi jika dibandingkan Cone Steer ?, jelas beda.
  • Sering sekali minta dilakukan Service, yakni dilakukan pengencangan atau setting ulang karena Oblak.

Tips untuk Ball Steering Kit

Jika Oblak, arah pemasangan Lintasannya dibalik, bagian yang Oblak biasanya berada di belakang, arah ke Pengemudi, maka putar posisi yang oblak itu ke depan, dan lintasan yang masih mulus di belakang.

 

Kesimpulan

Ini hanya Artikel ringan, jadi jika sobat sudah tau, maka Share pada mereka yang belum tau 🙂

Daripada saya kasih Judul “Kelebihan dan Kekurangan Komstir Laher Bambu VS OEM”, lebih baik saya kasih judul yang rada Anti Mainstream dikit, ya kan bro ?

Orang Indonesia memang suka sekali menggunakan Istilah yang Unik-unik, seperti Komstir ini, Gregel-gregel, dsb 😀

Saran saya, ini hanya sebagai informasi saja, jangan menjadi beda sendiri di Masyarakat, repot kan nanti ke Bengkel/Toko Onderdil mau beli Komstir, malah ngomong “Koh, beli Ball Race Steering Race dong”, saya yakin meskipun sobat bilang “Koh, beli Cone Steer dong” yang maksudnya adalah Needle Bearing, pasti akan dikasih yang jenis Ball Race Steering Race, hahahaha 😀

Akhir Kata, Hari gini pakai Ball Race Steering Race Kit ?, Pake Cone Steer dong mas bro ! 😀


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified