L

Harap Maklum, Inilah Alasan Kenapa Artikel Saat Ini Banyak yang Dipisahkan Halaman (Page Break)


Bismillahirrohmanirrohim


Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Sebelumnya saya sudah membahas dari sudut pandang blogger mengenai pentingnya penerapan Page Break atau Halaman pada setiap artikel yang kita buat.

Singkatnya, Page Break adalah solusi bagi blogger agar Bouce Rate pada statistik berkurang dan jumlah Page Views meningkat !

Bounce Rate adalah rating rata-rata persentase pengunjung yang “Mental” alias cuma baca satu artikel saja, lalu kemudian close tab, keluar dari situs/blog kita. Zaman Now ini ya sob, ini seringkali terjadi, apalagi pada Blog baru, dan Blog yang promosinya dilakukan di Social Media.

Sedangkan Page Views sesuai namanya adalah jumlah halaman yang dibuka oleh pengunjung situs.

Kali ini saya ingin membahas masalah ini khusus saya tujukan pada pembaca sekalian yang budimaan dan tidak malas membaca 🙂

 

Alasan kami para blogger memisahkan artikel yang kami buat ke dalam beberapa halaman, itu seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya adalah demi kebalikan blog kami agar bisa SEO Friendly dan berkualitas baik, karena Bouce Rate itu bencana bagi kami.

Sebelum menerapkan Page Break, Bounce Rate pada blog saya ini bisa sampai 80%, namun setelah saya menerapkan Page Break, maka Bounce Rate menurun hingga 50%, cukup signifikan ya ? 😀

Alasan lainnya karena kami ini ingin agar pembaca sekalian bisa lebih santai saat membaca, karena bisa istirahat, ya sesuai namaanya “Page Break” artinya “Jeda Halaman”, maka Anda kami persilahkan jeda dulu, istirahat dulu sambil ngopi, sambil ngerokok atau vaping dulu, baru lanjut ke halaman selanjutnya 😀

Kalau orang emang pada dasarnya Malas Baca, memang serba salah, saya sering kok dapat komentar pedas soal penerapan halaman pada artikel di blog saya ini.

 

Pernah ada yang komentar begini ketika saya share artikel di Facebook: “Maaf yah saya tidak baca artikelnya, bla bla bla bla”, maksud dari bla bla bla itu dia bertanya inti dari artikel yang sudah sudah payah saya tulis, tentu saja saya tidak mau, orang yang malas baca tidak pantas dimanjakan, nanti malah jadi kebiasaan, dan itu kebiasaan yang buruk 😀

Padahal awalnya saya justru berniat untuk mengurangi kengerian bagi pembaca yang tidak terlalu suka baca atau bahkan malas baca pada artikel-artikel saya yang umumnya jumlah kata dan paragrafnya sangat banyak, alias artikel saya umumnya memang panjang-panjang 😀

Maka saya pisahkan kedalam beberap halaman agar pembaca bisa lebih santai, tidak langsung shock meliat banyaknya isi artikel yang sedang dia baca.

Saya pernah loh menghilangkan semua Page Break pada semua artikel di Blog saya ini, dan Bounce Rate langsung naik drastis !, sehingga mohon maaf jika Page Break kembali saya terapkan pada semua artikel di Blog saya, minimal 2 halaman.

Saya tau betul tipikal orang yang malas baca itu dia pada awalnya akan melakukan scanning dulu, dengan cara scroll down ke bawah sampai akhir paragraf, menilai seberapa panjang artikel yang akan dia baca.

Saya juga tau betul rasanya membaca artikel panjang yang seakan-akan membaca artikel yang tidak ada habisnya 😀

Maka dari itu, halaman pada artikel itu penting agar kita pada kedua belah pihak, baik itu blogger/penulis maupun pembaca jadi sama-sama enak.

Saya paham, kelemahan atau yang menyebalkan dari artikel yang menggunakan Page Break adalah pembaca tidak bisa cukup sekali load halaman mencakup seluruh artikel, jadi jika ingin lanjut membaca mesti ke halalman selanjutnya yang artiinye melakukan load lagi.

Tapi perlu diketahui bahwa browser yang kita gunakan, dari dulu sudah punya solusinya yakni fitur Caching, dan Blog saya pun sudah saya optimasi untuk hal itu, jadi jangan khawatir boros quota internet, Blog saya juga sudah saya optimasi sedemikian rupa agar ringan ketika diload, bahkan saya menggunakan server terbaik dengan teknologi terbaru seperti NVMe SSD pada Cloud Hosting yang saya gunakan untuk blog saya ini.

Penggunaan Page Break juga bertujuan agar pembaca lebih santai dalam menyerap inforomasi yang saya sampaikan, agar tidak terburu-buru, karena saya tau betul ada teknik membaca scanning yang biasanya tidak optimal dalam penyerapan informasi.

Selain itu, penggunaan Page Break juga bisa meringankan kinerja Smartphone atau Notebook ketika meload artikel, karena jumlah kata yang mesti diload tidak banyak, sehingga lebih hemat RAM.

 

Akhir Kata

Semoga curhatan dan penjelasan saya ini bisa diterima oleh pembaca sekalian, karena tujuan penggunaan Page Break ini cukup vital menurut saya dari sisi Blogger/Penulis, karena Blog saya ini bukan Blog Gratisan, dan saya menulis tidak asal tulis, tapi passion saya ada di Page Views dan Organic Visitor dari Search Engine, jika Bounce Rate pada Blog saya tinggi, maka Search Engine akan memandang sebelah mata pada Blog saya, sehingga tidak diprioritaskan pada SERP (Search Engine Result Page).

 

 


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified