L

Kecewa Berat !, Kesing ASUS ROG Strix GL503VD Terlalu Mudah Gores Karena Desainnya !


Bismillahirrohmanirrohim


ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Sudah liat Hands-on/Review ASUS ROG Strix Scar Edition II (2) ?

Tau dong kalau desainnya direvisi ? 😀

Nah ini mungkin adalah salah satu penyebabnya !, soalnya salah satu bagian yang direvisi dari versi terbaru ini adalah pada bazel layarnya, yang menjadi masalah pada versi terdahulu, setidaknya yang saya alami selaku pengguna versi terdahulu.

Bagi saya, ini “Bug Hardware” alias Kesalahan Desain yang cukup menyebalkan 😀

 

Saya adalah pengguna ASUS ROG Strix GL503VD tapi bukan yang Scar Edition, melainkan edisi standard, tapi sudah saya upgrade menggunakan SSD NVMe dan 16GB RAM Dual Channel serta Windows 10 Pro Retail FPP, makanya pada deretan sticker badge di laptop saya ada tambahan badge Pro Windows 😀

Laptop ini sudah saya gunakan sekitar 6 bulanan, dengan mobilitas tinggi, artinya laptop ini sering saya tutup, lalu saya masukkan ke dalam tas untuk dibawa kemana pun saya pergi. Laptop ini solid dan kokoh sob, untuk membuka layar tidak perlu menahan bagian bawah laptop, sama sekali tidak ngangkat, jadi cukup satu tangan saja untuk membukanya, engsel layarnya smooth banget, tapi lama-lama ada feel dan bunyi mengganggu ketika menutup layar, seperti baut yang longgar.

Dan saya sangat kecewa karena karet pelindung di bagian bazel layar tidak mencegah goresan terjadi akibat tekanan layar ketika tertutup dan diberi beban di atasnya.

Beban itu bukan berarti di atas laptop ditaroh benda-benda berat ya sob, tapi tekanan atau beban itu bisa terjadi ketika laptop dibawa dalam tas dan tentu saja laptop mengalami goncangan selama dibawa-bawa menggunakan tas itu.

 

Berikut adalah foto dari karet-karet yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya itu:

ASUS ROG Strix GL503VD: Karet Kiri

ASUS ROG Strix GL503VD: Karet Kanan

Pada foto diatas, karet terlihat seperti tidak menonjol, itu hanya karena perbedaan warna saja, karetnya lebih hitam, ketika diraba, karet sedikit lebih tinggi dari tonjolan strip/garis di sekeliling bazel layar.

Bisa dilihat bahwa bazel layar laptop ini terdapat tonjolan berbahan plastik, dan masalahnya karet pelindung yang mestinya mencegah goresan ketika layar ditutup, justru tidak efektif, karena memang tonjolan garis di bazel bagian atas tidak mengenai permukaan kesing di bawahnya, tapi bazel secara keseluruhan tidak mampu dia cegah dari potensi terjadinya kontak yang menyebabkan goresan.

Memang ketika diraba pakai jari tangan saya, cukup terasa kalau karet itu sedikit lebih tinggi dari pada tonjolan plastik di bazel, tapi rupanya itu tidak cukup !, karena yang dia proteksi cuma tonjolan di ujung bazel itu saja, tapi tidak keseluruhan bazel.

Sehingga, dengan mobilitas yang tinggi, laptop ini tentu tergoncang di dalam tas, sehingga karet itu tidak cukup mumpuni untuk mencegah goresan terjadi.

Ada alasan pribadi kenapa saya memilih ASUS ROG ini daripada Ultrabook meskipun range harganya sama dan speknya samaa-sama high end, dan itu bukan melulu soal faktor gaming. Artinya, ini adalah personal preferensi saya dalam memilih laptop ini. Jadi jangan salahkan saya yang merupakan pengguna yang memiliki mobilitas tinggi malah pakai ASUS ROG yang notabene gaming notebook yang idealnya cuma dipakai indoor. Hey ini Laptop, bukan Desktop PC !

Dan jujur saja, salah satu preferensi saya adalah keindahan desain ASUS ROG 😀

Tapi saya kok merasa laptop ini fail dalam hal desain, keren doang, tapi cepet codetan, bukan tambah sangar, malah jelek 😀

 

Berikut dampak fatal dari masalah ini:

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Samping Kiri

Bazel pada layar ini dikelilingi garis tonjolan dari samping kiri, atas, sampai samping kanan, meski dilindungi oleh karet, tetap saja gores, khususnya pada bagiian samping dan sudutnya.

Setelah saya analisa, ini masalahnya karena kesalahan penempatan karet dan desain pada bazel, mestinya karet itu ditempatkan pada tiap sudut kiri dan kanan berbentuk “⌈  ⌉” mengikuti alur bazel di sudutnya melengkapi posisi karet yang sudah ada, sedangkan yang diterapkan pada laptop ini adalah di samping dan di atas saja secara terpisah berbentuk garis lurus biasa, alhasil pada bagian ujung sudut bazel ketika tertekan maka akan terjadi benturan antar permukaan plastik, sehingga terjadi goreesan di sudut kesing bagian bawah seperti gambar di atas dan dibawah ini.

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Samping Kanan

Meski sudah ada karet pelindung, nyatanya pada bagian samping tetap terjadi goresan, itu karena adanya efek bending ketika layar tertekan.

Layar laptop ini termasuk besar yakni 15.6 Inch, maka semakin lebar luas permukaan layar, semakin besar potensi bending/bengkok yang bisa terjadi ketika mendapat tekanan, apalagi layar beserta kesing layarnya termasuk kategori tipis.

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Kiri

Setelah saya analisa, goresan horizontal yang sampai mengenai touchpad itu bukan dari tonjolan plastik di bazel layar saja.

Goresan horizontal yang terlihat pada foto di atas adalah dari gesekan/kontak dengan bagian bawah bazel yakni pada batas antara panel layar dengan plastik bazel, itulah sebabnya goresannya lurus secara horizontal dan agak sedikit ke dalam. Agar lebih jelas, lihat gambar yang menunjukkan karet pelindung bagian atas bazel sebelumnya.

Artinya, secara keseluruhan layar laptop ini cukup lentur sehingga ketika tertekan di dalam tas, kontak antara permukaan plastik pun terjadi.

Apakah ini sebab kenapa pada versi terbaru laptop ini, bazel dibikin lebih tipis dan secara desain juga berubah ?

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Sampai Touchpad

Goresan sampai mengenai touchpad, sejauh ini sih touchpad tidak mengalami masalah apa-apa, masih berfungsi normal.

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Kanan

Goresan horizontal dibagian bawah itu juga terjadi di sebelah kanan, dan sama-sama sampai ke area touchpad.

Kalau foto di bawah ini adalah goresan yang disebabkan aksen garis menonjol di pinggiran luar bazel.

ASUS ROG Strix GL503VD: Gores Bawah Kanan

Bisa dilihat pada gambar di atas itu adalah goresan dari garis menonjol pada bazel yang seharusnya dicegah agar tidak terjadi kontak yang menyebabkan goresan, artinya karet pelindung baik itu pada bagian atas maupun samping, tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tidak melindungi laptop dari goresan dari aksen garis menonjol yang dibuat desainer ASUS ROG sendiri pada bazel layar laptop ini !

Tentu saja, ini tidak akan berhenti sampai disini saja, goresan ini kemungkinan besarnya akan menjadi lebih parah seiring pemakaian dengan mobilitas tinggi saya.

Saya pribadi belum Hands-on ASUS Strix Scar II, sehingga tidak bisa saya pastikan apakah di versi baru itu masalah ini sudah teratasi dan tidak terjadi lagi.

Apakah saya kecewa ?

Tentu saja !

Ini sebuah ironi, saya beli laptop ini selain karena spesifikasinya, juga karena desainnya, tapi ternyata laptop ini scratch by design !

Saya Alhamdulillahnya adalah tipikal pengguna yang tidak mempermasalahkan lecet pada barang yang saya pakai, karena itu bisa disebut adalaah “Seni”-nya, yang biasa disebut dengan istilah “Relic”.

Tapi ini adalah kesalahan desain yang menurut saya fatal !, apalagi ASUS ROG kan menonjolkan desain juga.

Goresan pada laptop ini bukan salah saya, tapi salah ASUS dalam mendesain laptop ini, saya sudah menggunakan laptop ini dengan hati-hati, maklum lah laptop baru 😀

Saya rasa, masalah ini tidak akan selesai meski saya melakukan klaim garansi, saya pun tidak yakin masalah ini tercover garansi, lah menurut saya ini salah desainnya !

Saya belum mencoba klaim garansi, soalnya masalah ini saya temukan dan artikel ini saya tulis masih dalam suasana lebaran idul fitri, nanti akan saya usahakan untuk klaim garansi, dan pasti akan saya update artikel ini.

Update: Menurut informasi yang saya dapat, kesing tidak termasuk garansi.

Tindakan saya selanjutnya adalah menerima apa adanya, karena ini cuma masalah tampilan saja, yah terpaksa saya anggap masalah ini adalah “Relic” yang dihasilkan oleh laptop ini ketika saya gunakan.

Biasanya sih, perlu lecet dulu agar menggunakan barang baru jadi tidak terlalu apik/sayang 😀

Saya hanya khawatir satu hal, masalah ini sepertinya lama-lama akan merusak fungsi touchpad jika goresan pada touchpad semakin parah seiring pemakaian, karena saya yakin goresan ini akan semakin parah juga seiring pemakaian.

Update: Pencegahan yang bisa dilakukan adalah ketika membawa laptop ini untuk mobilitas, gunakan kain pelindung bawaannya yang disertakan saat pembelian untuk melindungi kontak antara kesing layar dengan kesin body. Semoga pengguna baru yang sudah membaca artikel ini dan belum mengalaminya bisa mencegah masalah ini terjadi dengan memproteksi kesing dengan kain bawaannya ketika membawa laptop ini ketika bepergian.

 

Saran Kepada Pihak ASUS

Masalah ini bisa diatasi, atau lebih tepatnya dicegah dengan memberikan karet protector tambahan berupa tempelan baru seperti pada laptop jadul, buatlah yang elegan, tidak terlalu tebal, dan gunakan tekstur doff agar tidak merusak estetika.

Bentuk/pola karet pelindung itu sebaiknya mampu mencover seluruh aksen garis menonjol di bazel bagian luar, dan mampu mencover bazel bagian dalam yang dekat dengan panel layar.

Minimal, karet proteksi tambahan diterapkan pada bazel bagian dalam dekat panel layar yang diproteksi adalah bagian atas dibawah webcam. Juga pada bazel bagian luar di sudut samping kiri dan kanan dan bazel bagian luar kiri dan kanan.

Saya bisa saja mencegah masalah ini terjadi kalau saja saya tau ini akan terjadi, masalahnya ini sudah terlanjur terjadi.

 

Saya berharap jika pihak ASUS membaca artikel ini, laptop saya diganti unit baru (Tidak ada salahnya berharap, haha), karena laptop saya ini masih masa garansinya masih panjang, sehingga saya bisa mencegah masalah ini terjadi lagi di kesempatan selanjutnya. Kalau hanya kesing yang diganti, saya ini orang IT dan Teknisi, tau betul kalau laptop sudah dibongkar habis untuk ganti kesing itu akan melepas part-part di dalamnya, dan saya tidak terima itu dilakukan 😀

 

Update

Ketika artikel ini saya share di Group Facebook ASUS ROG Indonesia (Unofficial), ternyata banyak juga pengguna ASUS ROG Strix GL503VD yang mengalami masalah serupa, bahkan tidak cuma tipe laptop ini saja, setidaknya menurut beberapa member yang berkomentar, laptop lain juga mengalami masalah ini juga, yakni: GL753VE, dab GL552VX.

Berikut saya kutip beberapa komentar di thread tersebut:

Muhammad Farhan Al Jaelani “Ternyata bukan ane doang yg mengalami hal serupa this is fail art haha”

M Iqbal R “Senasib! Hmpir smua user 503 kayanya gini juga.”

Narendra Apriliandi “Semua nya sama, pas tutup laptop pke pelindung kain bawaan nya, tambah pakai kertas tebal”

Abdur Rahman Saputra “NAHH ANE JUGA, kayaknya ane gak bar bar pake ni laptop taunya ada garis sama lecet di bagian itu”

Teuku Yusransyah Tandi “GL753VE gtu juga , tp ga notice .. kecuali teliti 100% + disenterin”

Zahid Ash “punya GL552VX ane jg gt bang, walaupun yg d deket touchpad gk ada, tp bagian samping kanan kiri kena parah bgt”

Fiqih Fadzli “udah ada juga nih di laptop saya hahahha”

Ismu Hanian “ane juga ngalamin bro 

Ivan Pradana “ane ngatasinnya make kain bawaanya kemana pun sejauh ini aman jaya”

Aldino R. Caesar “ngga gw aj trnyata haha”

Semua screenshoot kutipan tersebut bisa didownload disini.

Disclaimer

Artikel ini tidak bermaksud negatif terhadap pihak ASUS ROG, ini murni curhatan saya pribadi sebagai pengguna, berhubung saya adalah seorang blogger, maka blog ini adalah media saya untuk menuliskannya. Tentu saya juga meminta pandangan para pengguna lainnya, itulah mengapa artikel ini juga saya share di Group sesama pengguna ASUS ROG di Indonesia.

Meski pengguna lain ada yang menyebutkan tipe lain yang juga mengalami masalah lecet ini, statement itu tidak bisa langsung dipercaya begitu saja karena tidak disertai foto, makanya saya menyertakan kutipan komentar dan screenshoot komentar agar menjadi valid.

Disini saya tidak bermaksud menggeneralisir, tapi menurut analisa saya, karena ini terkait desain dari laptop ini, maka bisa saja ini menjadi masalah yang berlakau pada seluruh unit yang ada. Semua tergantung pada pengguna masing-masing apakah masuk dalam kategori mobilitas tinggi atau tidak. Karena stress yang mengakibatkan masalah lecet ini dalam kasus yang saya alami, terjadi karena goncangan ketika laptop dibawa dengan cara dimasukkan ke dalam tas, saya pribadi menggunakan tas hadiah bawaan dari laptop ini juga untuk membawa laptop ini kemana-mana.

Saya pribadi sudah berlapang dada mengenai masalah ini, semoga artikel ini menjadi masukan kepada pihak produsen agar produk selanjutnya bisa lebih baik lagi.

Makanya di artikel ini saya penasaran juga dengan ASUS ROG Scar II yang notabene adalah versi selanjutnya dari laptop saya ini 😀

Disatu sisi saya kecewa, namun disatu sisi saya berlapang dada karena saya tipikal pengguna yang menyadari adanya “Relic” pada setiap produk yang saya gunakan. Seperti gores pada layar dan kesiing smartphone saya, lecet pada body motor dan mobil saya, cat terkelupas pada gitar dan alat musik saya lainnya, bahkan bekas luka pada kulit saya 😀

Semoga saja nanti kesampaian ganti ke ASUS ROG Scar II yah 😀

 

Tindakan saya selanjutnya mungkin akan menerapkan Skin pada laptop saya ini, sembari menunggu produsen skin memproduksi skin yang template-nya dikhususkan untuk ASUS ROG Strix GL503VD, maka saya akan membuatnya secara manual, minimal menutupi bagian yang sudah lecet, dan saya juga sedang mencari aksesoris karet protektor layar laptop di online market place untuk mengatasi karet protektor bawaan yang kurang mumpuni dalam mencegah gores.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified