Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Tak terasa sudah lumayan lama ya saya tidak mempublish artikel baru di blog ini 😀

Saya juga minta maaf jika komentar dan email yang masuk tidak bisa saya respon satu per satu dikarenakan kesibukan saya, Insya Allah akan saya reply secara bertahap.

Saya sebelumnya memang memutuskan untuk “Hiatus” dari dunia blogging saya ini (Hanya perihal konten, untuk maintenance dan security hardening tetap saya lakukan berkala), dikarenakan memang saat pembangunan blog ini saya melakukannya secara marathon yang tentu saja menguras banyak resource saya baik itu waktu, tenaga, pikiran, uang, dan banyak pengorbanan lainnya baik itu materi maupun imateri.

Alhasil saya mencapai titik jenuh dan lelah juga, hingga kemudian saya putuskan untuk rehat sejenak 😀

Ketika rehat alias hiatus, saya cukup merasa bosan juga, akhirnya saya putuskan untuk kembali aktif di Facebook dengan membuat akun baru (Membuat akun Facebook setelah lama hiatus dari blogging), karena akun lama saya dinonaktifkan oleh pihak Facebook secara sepihak tanpa alasan yang jelas, dan tidak mungkin diaktifkan kembali.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Flashing Xiaomi Fastboot Flashable Rom di Linux

0

Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

Enaknya Xiaomi Mi A1 sepenuhnya menggunakan Fastboot untuk urusan Flashing, sehingga Multi Platform, di Linux pun bisa.

Jika kamu buka Fastboot Flashable Rom yang dishare di Internet, kamu pasti melihat Scripts dengan ekstensi *.bat dan *.sh.

Nah *.bat itu untuk Windows sedangkan *.sh itu untuk Linux (Semua Distro Linux).

Di Windows ada software bernama MiFlash yang berfungsi sebagai GUI untuk menjalankan Fastboot dalam hal ini khusus untuk Flashing Factory Rom.

Di Linux ?, well, seperti biasa, urusan GUI GUI gitu gk ada, kasih tau saya kalau ada ya, lumayan kan mata gk liat “Dunia Kegelapan” mulu bernama CLI (Command Line Interface) 😀

Sedangkan seluruh file *.img, dsb berada di folder Images.

Untuk setup Fastboot, ADB, dsb di Ubuntu dan semua turunannya, ikuti petunjuk disini.

Enaknya di Linux tuh Fastboot dan ADB terinstall di System, jadi mau di folder apa pun perintah fastboot dan adb berfungsi.

 

Cara Flashing di Linux ?

Gampang, jika Fastboot sudah siap dan berfungsi serta Xiaomi Mi A1 sudah dalam Fastboot Mode, kamu tinggal buka Terminal/Konsole dan jalankan perintah:

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Cara Agar Official OTA Update Xiaomi Mi A1 Bisa Dipasang

0

Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

Sebelumnya ini artikel tentang cara memunculkan Notif OTA Update di Rooted Device, tapi sudah ada yang konfirmasi bahwa Rooted pun bisa dapat Notif, tapi tidak bisa dieksekusi/install.

Maka dari itu ini adalah tutorial agar OTA Update tersebut bisa diinstall.

Dalam beberapa kasus, cara ini juga bisa memunculkan Notifikasi OTA Update yang sebelumnya tidak kunjung muncul.

Caranya:

1. Flash Factory Rom Update satu tingkat dibawah versi terbaru saat ini pakai Mi Flash, pada Slot yang saat ini aktif dengan Opsi “Save User Data”. Misal Slot B.
2. Unlock Bootloader.
3. Pindah ke Slot yang Inactive (Misal saat ini aktif di Slot B, maka pindah ke Slot A).
4.Flash lagi Factory Rom yang sama. Kali ini akan diflash ke Slot A, Pastikan “Save User Data” dipilih. Dan tindakan ini akan otomatis Re-lock Bootloader
5. Pada Settings > Developer Options, Nonaktifkan opsi USB Debuging dan OEM Unlocking.
6. Reboot System.
7. Check Update di Settings > About Phone > System Update.
8. Selesai.

Catatan: Point No. 3 dan 4 adalah Opsional saja (Tidak harus), kecuali jika di Slot tersebut statusnya Rooted.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified