Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

ASUS ROG Strix GL503VD: Badge Windows 10 Pro

Ketika saya membeli laptop ASUS ROG Strix GL503VD, sebenarnya sudah termasuk Genuine/Original Windows 10 Home OEM, tapi saya perlu beberapa fitur yang ada pada Windows 10 Pro yang tidak ada di Windows 10 Home.

Terpikir oleh saya untuk membeli Windows 10 Pro Original, awalnya pengen beli yang mahal, tapi ketika saya cari, saya mendapati begitu banyak tawaran lisensi original tapi murah.

 

Kok Bisa ?

Setelah saya perhatikan, seller menjual lisensi OEM atau Volume, ada yang disertai COA (Certificate of Authority) namun ada juga yang tidak, dengan selisih harga yang tidak terlalu mahal.

Lucunya ada juga yang jual COA Windows 10 Pro OEM bekas yang tentu saja Key-nya tidak valid lagi, Sticker COA hanya hiasan saja 😀

Saya yang paham soal ini, tentu memilih yang disertai COA, hampir saja saya beli yang Volume OEM License, saya menemukan satu iklan yang menarik perhatian saya, karena ada gambar DVD Installer Windows 10 Pro dan juga COA yang unik, ketika saya baca judulnya ternyata itu adalah lisensi jenis Retail FPP (Full Packaged Product), lucunya tidak seperti namanya, produk itu dijual tidak full packaged, alias cuma License Key disertai COA dan Badge.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Spakbor Variasi Vario 125i: Depan

Spakbor Variasi ini sudah lama ingin saya pasang di Old Vario 125i saya, hanya saja kebutuhannya masih belum ada, hanya sebatas ingin, sehingga urung saya realisasikan, karena saya dalam modifikasi harian selalu mengutamakan prinsip sesuai kebutuhan, sehingga modifikasi bisa elegan dan tidak alay.

Sampai ketika saya sudah menikah, saya pun sudah tidak “bonceng angin” lagi, sudah ada istri yang selalu dibonceng hampir setiap kemana-mana.

Maka saya pun menyesuaikan setting suspensi depan dan belakang menjadi lebih empuk, karena sekarang lebih mengutamakan kenyamanan daripada stability, mantapnya meski empuk, karena shock depan dan belakang sama-sama empuk maka kestabilan ketika kecepatan tinggi dan cornering tidak ada masalah, ini tidak seperti ketika shock belakang masih keras sedangkan shock depan empuk, sangat berbahaya ketika cornering.

Nah dampak negatif satu-satunya dari ubahan settingan keempukan shock menjadi lebih empuk ini adalah spakbor standard sudah tidak ideal lagi digunakan, selalu mentok ban yang notabene juga ban tapak lebar/gambot.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Kali ini saya mau share pengalaman saya melakukan upgrade RAM SO-DIMM Dual Channel pada Notebook ASUS ROG Strix GL503VD saya yang sepertinya cukup seru untuk diceritakan.

Ketika saya sudah berhasil membeli laptop ini, saya yang sebelumnya sudah tau melalui beberapa review bahwa laptop ini memberikan fitur upgradable compartment tanpa merusak segel garansi, lantas ingin memanfaatkan setting Dual Channel pada laptop ini. Karena dual channel itu wajib kalau menurut saya.

Saat itu info yang saya dapat masih simpang siur, ada yang mengatakan bahwa RAM 8GB bawaannya itu On-board, saya pun heran, kok ada yah RAM On-board ?, dalam artian permanent terpasang pada motherboard berupa chip.

Ternyata itu cuma kesalahan pemilihan istilah saja oleh reviewer, maksudnya adalah Pre-installed mungkin yah alias RAM bawaan 😀

Yupz, laptop ini menggunakan dua buah slot RAM SO-DIMM DDR4, itu artinya laptop ini bisa melakukan konfigurasi dual channel !, tapi setelah saya cek, maksimal hanya berkapasitas 64GB saja.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified