Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

window.fbAsyncInit = function() { FB.init({ appId : '1624175884355116', cookie : true, xfbml : true, version : 'v3.1' }); FB.AppEvents.logPageView(); };(function(d, s, id){ var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Saya adalah Linuxer, dan setelah saya membeli laptop ASUS ROG Strix GL503VD, saya mendapati bahwa Touchpad pada Laptop ini kacau balau, liar tak terkendali.

Setelah saya telusuri, ini bukan masalah konfigurasi atau setting semata, tapi lebih dari itu, yakni Linux Kernel belum mendukung Touchpad yang digunakan laptop ini !

Kalau Anda googling, maka selain menemukan artikel ini, maka Anda juga akan mendapati situs-situs lain sedang mendiskusikan masalah ini.

Sampai artikel ini saya publish, belum ada solusi dari masalah ini kecuali dengan menggunakan Mouse tambahan, itu lucu bukan ? 😀

Bagi saya yang tipikal user yang lebih suka menggunakan Touchpad, karena ini Laptop, maka opsi itu bukan solusi bagi saya.

Kalau untuk Graphic Card NVidia GeForce yang digunakan laptop ini, itu sudah didukung oleh Linux, kita bisa menginstall Driver-nya dengan mudah, meski saat instalasi itu tidak bisa dilakukan, bahkan untuk booting ke Installer/Live Linux itu sendiri pun kita tidak bisa lakukan begitu saja, harus memodifikasi kode di GRUB-nya dulu.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Ramp Plate Dipoles: Roller Awet

Kondisi roller seperti foto di atas itu padahal setelah pemakaian lebih dari 15.000 KM, tapi masih bulat sempurna.

Seperti yang kita tau selama ini, masalah umum pada roller motor matic adalah oblak karena keausan tidak merata, sehingga roller tidak menggelinding, tapi malahan sliding, padahal pakai round roller, bukan sliding roller atau flying roller.

Masalah itu disebabkan karena ujung-ujung Ramp Plate yang menahan roller ternyata tidak dipoles oleh pabrikan !

Sayangnya saya belum punya Ramp Plate yang belum dipoles, sehingga tidak bisa menunjukkan foto ujung-ujung ramp plare yang tidak rata itu.

Jadi sob, di ujung-ujung ramp plate itu permukaannya kasar bekas pemotongan dengan metode press cutting.

Kita bisa menghaluskannya dengan cara memoles bagian itu dengan menggunakan abrasif, yakni yang paling mudah adalah menggunakan gerinda, bisa saja menggunakan amplas, tapi cukup menguras tenaga dalam prosesnya 😀

 

Ramp Plate yang Sudah Dipoles

Polished Ramp Plate

Ramp Plate Dipoles

Bagian ujung-ujung ramp plate yang saya maksud adalah seperti pada foto di atas.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



V-Belt Double Cog Rusak

Ketika saya mengendarai sepeda motor saya, kok feelnya beda dibandingkan biasanya yang tarikannya enteng, saya merasa tarikan agak berat.

Saya pun memutuskan untuk melakukan DIY maintenance pada sepeda motor saya.

Ketika saya cek semuanya, ada beberapa yang menjadi masalah, jadi saya tidak bisa menyalahkan masalah penurunan performa sepeda motor saya cuma karena masalah V-Belt yang kondisinya seperti pada foto di atas.

Awalnya saya coba bongkar busi dulu, saya melihat warna busi yang hitam tapi kering, bukan Dry Carbon Fouling, saya pun mengira bahwa O2 Sensor yang tempo hari sudah saya ganti rusak lagi, saya pun tidak berani langsung menyimpulkan.

Saya kemudian memeriksa celah kerenggangan klep, dan ternyata klep Ex sudah berubah celahnya, lebih renggang dari seharusnya, oke celah klep sudah disetting ulang.

Selanjutnya saya langsung beralih ke sektor CVT, karena saya curiga Rollernya oblak, tapi saya mendapati kondisi Roller yang perfect banget padahal sudah digunakan lebih hdari 10.000 KM, biasanya dalam jarak pemakaian segitu sudah agak oblak, meski tidak parah minimal ada coakan di rollernya, tapi ini tidak, dan itu saya tau sebabnya, nanti saya share di artikel selanjutnya 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified