Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

Liquid Performance: Glycol Free Racing Coolant

Artikel ini semoga menjadi pelengkap dari artikel sebelumnya yang mensosialisasikan penggunaan coolant tanpa glycol pada kendaraan kita.

Ada banyak saran yang masuk ke saya terkait artikel itu, yakni agar saya mencantumkan daftar merek coolant apa saja yang bebas glycol.

Masalahnya saya tidak bisa melakukan itu karena begitu banyaknya merek yang ada, bukankah memberikan ciri-cirinya lebih baik daripada membuat list yang bisa saja ada produk yang seharusnya masuk daftar malah tidak termasuk ?

Nah karena itulah disini saya mencoba membahas ciri-ciri produk radiator coolant bebas glikol agar tanpa perlu tanya merek ini itu pun Anda sudah tau bahwa produk itu bebas glikol.

 

Perhatikan Labelnya

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melihat labelnya, disitu akan ada berbagai informasi terkait produk, biasanya juga penggunaan istilah-istilah marketiing.

Pada Glycol Free Radiator Coolant, biasanya ada istilah “All Season” dan istilah yang menunjukkan bahwa produk itu diperuntukkan untuk iklim tropis, dan juga tidak adanya penggunaan istilah “Anti-freeze” pada label.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Sudah liat Hands-on/Review ASUS ROG Strix Scar Edition II (2) ?

Tau dong kalau desainnya direvisi ? 😀

Nah nasakag “Scratch by Design” ini mungkin adalah salah satu penyebabnya !, soalnya salah satu bagian yang direvisi dari versi terbaru ini adalah pada bazel layarnya, yang menjadi masalah pada versi terdahulu, setidaknya yang saya alami selaku pengguna versi terdahulu.

Bagi saya, ini “Bug Hardware” alias Kesalahan Desain yang cukup menyebalkan 😀

Ironisnya, salah satu alasan saya beli laptop ini adalah karena keindahan desainnya !

 

Saya adalah pengguna ASUS ROG Strix GL503VD tapi bukan yang Scar Edition, melainkan edisi standard, tapi sudah saya upgrade menggunakan SSD NVMe dan 16GB RAM Dual Channel serta Windows 10 Pro Retail FPP, makanya pada deretan sticker badge di laptop saya ada tambahan badge Pro Windows 😀

Laptop ini sudah saya gunakan sekitar 6 bulanan, dengan mobilitas tinggi, artinya laptop ini sering saya tutup, lalu saya masukkan ke dalam tas untuk dibawa kemana pun saya pergi. Laptop ini solid dan kokoh sob, untuk membuka layar tidak perlu menahan bagian bawah laptop, sama sekali tidak ngangkat seperti yang lazim terjadi pada laptop murah, jadi cukup satu tangan saja untuk membukanya, engsel layarnya smooth banget, tapi lama-lama ada feel dan bunyi mengganggu ketika menutup layar, seperti baut yang longgar, malah jadi ringkih sob, apalagi ketika layar hp ini terbuka lalu laptop saya angkat dan saya bawa ketika pindah posisi, feelnya ringkih di bagian engsel layar laptop ini, saya yakin memang ada yang longgar di situ.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



ASUS ROG Strix GL503VD: RGB Backlight Keyboard

Ketika saya membuka halaman resmi ASUS untuk Support and Drivers Notebook ASUS ROG Strix GL503VD saya, pada bagian kategori BIOS saya mendapati ada rilisan versi terbaru untuk BIOS/UEFI laptop saya ini, tapi ketika saya download, saya tidak familiar dengan file-nya 😀

Ternyata, cara flashing-nya tidak melalui Windows atau OS (Operating System) lainnya, tapi langsung pada BIOS itu sendiri menggunakan tool bernama EZ Flash. WOW !

Fitur itu dijuluki “Crashless Flasher”, mungkin diberi nama seperti itu memang sesuai namanya, tidak ada kegagalan karena crash ketika proses flashing BIOS berlangsung, seperti yang bisa saja terjadi jika menggunakan metode lain yakni flashing menggunakan OS tertentu seperti Windows, dsb.

Dan asiknya, ketika kita single boot pakai Linux saja, tidak pakai Windows, kita tidak ada masalah ketika ingin mengupgrade BIOS laptop kita, mengingat BIOS Upgrade biasanya cuma disediakan tool under Windows OS.

Saya tidak akan share tutorial penggunaannya disini karena tidak sesuai judul artikel ini, sebagai gantinya akan saya share link resmi tutorial dari ASUS, disini.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified