Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

Liquid Performance: Glycol Free Racing Coolant

Rupanya selama saya “Naik Gunung” itu di LDIC banyak yang mengalami ada “Odol” di Radiatornya ketika migrasi dari Glycol Based ke Glycol Free Radiator Coolant.

Maksud dari “Odol” adalah cairan coolant berubah jadi putih susu dan mengental !, terjadi karena ada efek koagulasi akibat bercampurnya dua jenis aditif inhibitor yang berbeda, yakni dalam hal ini adalah Organic dan Inorganic Inhibitor.

Lantas gimana dengan Hybrid Inhibitor yang perpaduan Organic dan Inorganic Inhibitor ?

Percayalah kalau ada istilah “Hybrid Organic-Inorganic Inhibitor”, itu sebenarnya Inorganic Inhibitor 😀

 

Alhamdulillah cairan itu bisa dengan mudah dibilas, cukup dengan air saja, tapi jika tidak dibersihkan maka dampaknya bisa fatal, bisa mengakibatkan overheat pada mesin, karena cairan radiator lebih kental dari seharusnya dan kemampuan heat exchange/pertukaran panas juga menjadi berkurang.

Saya mohon maaf karena akun saya yang lama yang membahas mengenai Glycol Free Coolant itu bermasalah, mulai dari dihapus permanent secara sengaja, dan yang terakhir itu disuspend oleh pihak Facebook :D, sehingga mungkin semangat Glycol Free Movement terus ada namun pembahasan mengenai itu dari saya ikut hilang karena akun Facebook saya yang lama yang hilang dari peredaran.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Kabel Ballast HID Projector: Getas

Saya menggunakan HID Ballast merek Hyluxtek tipe A2088 yang Fast Start, mengenai spesifikasi dan gambar unitnya silahkan ke website resminya saja disini. Variant yang saya gunakan persis seperti link yang saya kasihkan itu, soalnya Ballast ini punya banyak variant.

Saya menggunakannya sudah cukup lama ya sob, kalau tidak 2 tahun ya 3 tahun, yah katakanlah lebih dari 2 tahun sampai artikel ini saya publish.

Ballast ini menggunakan External Ignitier, karena Ballast ini berjenis Slim, sehingga Ignitier terpisah dari unit utama.

Nah kabel yang getas adalah kabel setelah External Ignitier ke HID Bulb (Bohlam), ngeri kan yah kalau sampai ada listrik bocor, soalnya listrik dari Ignitier itu sudah seperti Ignition Coil di motor yang untuk mematik busi itu !, terus terang saya pernah kesetrum output dari HID Ballast ini tanpa sengaja, Alhamdulillah tidak mematikan, cuman bikin ngilu, dan kalau saja durasi kontaknya lama bisa tewas juga :D, makanya hati-hati ketika menghandle HID Ballast ya sob !

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



MP Alarm Two Way Versi 2014 VS 2017

Di tahun 2017 ini MP Alarm baik yang One Way maupun Two Way sudah menerapkan Internal Delay Auto Check Engine (Selanjutnya saya sebut Internal Check Engine).

Kalau dulu di versi 2016 ke bawah (2016, 2015, 2014) itu MP Alarm masih perlu pakai Modul Check Engine external atau terpisah yang menggunakan rangkaian khusus untuk bisa menunda kabel Biru (Trigger Relay Electric Starter) dari modul alarm mengeluarkan listrik DC 12V selama 5 detik untuk menyalakan mesin.

Sehingga ketika menyalakan mesin motor melalui remote maka mesin tidak menyala bersamaan ketika kelistrikan menyala yang bersumber dari kabel warna Orange dari modul alarm.

Alurnya: Kelistrikan dulu dinyalakan, jeda sekian detik, lalu Electric Starter dinayalakan sekian detik agar mesin motor menyala.

Modul Check Engine itu pun ada juga yang bisa diatur berapa lama durasi jeda atau delaynya dengan menggunakan Knob/Trimport yang bisa mengaturnya dengan cara diputar menggunakan obeng min kecil secara perlahan.

Secara umum, Modul Check Engine terpisah itu saat ini digunakan untuk Alarm Remote Motor selain merek MP Alarm atau MP Alarm versi lawas yang masih beredar di pasaran (Sisa stock lama), hati-hati terbeli versi lawas 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified