Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

window.fbAsyncInit = function() { FB.init({ appId : '1624175884355116', cookie : true, xfbml : true, version : 'v3.1' }); FB.AppEvents.logPageView(); };(function(d, s, id){ var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

Nillkin Amazing H+ Pro: Xiaomi Mi A1
Problem utama mengenai Screen Protector Xiaomi Mi A1 adalah bagian sisi-sisinya yang “Ngangkat”, mungkin masalahnya ada pada Silicone Adhesive-nya.

Mau Tempered Glass, P.E.T Screen Protector, Hybrid Film, akan tetap ngangkat jika Silicone Adhesive tidak kuat.

Dari beberapa Review, saya pun mencoba Nillkin Amazing H+ Pro !

Dan ketika dipasang memang tidak ngangkat, tapi ringkih 😀

Menurut saya, alasan kenapa Nillkin H+ Pro tidak ngangkat dipasang ke Xiaomi Mi A1 adalah:

1. Ketebalan yang hanya 0.2 mm (Sangat tipis).
2. Silicone Adhesive yang sangat kuat diatas rata-rata Tempered Glass lain.
3. Precision Cut.

Perpaduan semua itu menjadikan Tempered Glass dari Nillkin ini tidak ngangkat ketika dipasang ke Xiaomi Mi A1, karena Silicone Adhesive yang sangat kuat.

Ketika saya pasang sangat terasa kuatnya Silicone Adhesive dari Nillkin ini, jika dibandingkan P.E.T, Hybrid, dan Tempered Glass lain yg ngangkat ketika dipasang.

Nah itu menjadi dilema, memang tidak ngangkat, tapi panel dengan ketebalan 0.2 mm itu akan bending (Melengkung) sangat sedikit sekali di bagian ujungnya (Tidak terasa).

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Nillkin Amazing H+ Pro: Xiaomi Mi A1

Saya coba sharing mengenai dua jenis Tempered Glass ini ya sob 😀

Jadi kan ada 2 jenis nih, Full (Edge to Edge sampai Bazel) dan Non-full/Half (Hanya seukuran Panel Display dibalik Digitizer).

 

Kelebihan Full:

1. Tentu saja Full Protection juga, karena banyak kasus dimana bagian 2.5 D Curve itu gores dan lecet ketika jatuh. Maka ketika Smartphone jatuh pada posisi sudut-sudutnya, yang nerima impact adalah Tempered Glass, bukan bagian 2.5 D dari Gorilla Glass.

2. Secara penampilan seperti tidak pakai Screen Protector tambahan, apalagi kan bahannya Kaca, sama kayak Digitizer/Touchscreen Gorilla Glass yang juga kaca.

 

Kekurangan Full:

1. Namanya 2.5 Curve, ya bagian sisi-sisi Tempered Glass bakalan ngangkat/hollow/silhouette putih dan itu gk sedap dipandang dan debu halus bisa masuk yg kalau itu pasir, bakalan menggores Gorilla Glass yg cuma punya Hardness skala Mohs 6.7H itu. Tapi ini bisa diatasi pakai Liquid khusus.

2. Tempered Glass lebih berpotensi retak/pecah akibat benturan dari samping/sisi-sisinya. Tapi ini wajar, karena dia melindungi bagian 2.5 D dari Gorilla Glass dibaliknya.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



 

Xiaomi Mi A1: Stock Recovery

Banyak yang salah mengatakan Xiaomi Mi A1 tidak memiliki Stock Recovery, No Offense 😀

Memang ketika kita mengakses Recovery dengan menekan kombinasi tombol Volume Up + Power dalam kondisi Smartphone off maka yang kita temui hanyalah pesan “No Command” dengan ilustrasi gambar sebuah Robot Android dengan tanda seru di dalam segita merah.

Tapi itu sudah bukti kalau Mi A1 punya Stock Recovery, hanya saja Default-nya yang muncul “Error” itu, bukannya menu-menu khas Stock Recovery seperti: Reboot System, Reboot to bootloader, Apply update from ADB, Apply update from SD card, Wipe data/factory reset, Mount /system, View recovery logs, Run graphic test, Power off, dsb

Cara Booting ke Recovery Mode

Tekan tombol Volume Up, tahan, lalu tekan tombol Power, tahan semua tombol sampai terasa getaran atau ketika layar menyala, kemudian lepaskan semua tombol secara bersamaan.

 

Cara Memunculkan Option di Stock Recovery Mode

Ada trick khusus untuk memunculkan menu-menu khas Stock Recovery, yakni menekan tombol kombinasi Power + Volume Up lagi ketika pada tampilan “No Command”. Tapi tombol-tombol harus itu dipencet secara berurutan, bukan bersamaan.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified