L

Hati-Hati Kehilangan Data !, Lakukan Tindakan Ini ketika Flashdisk Terkena Air


Bismillahirrohmanirrohim


Water Flashdisk

Flashdisk nyemplung ke Air ?, Wah sudah biasa saya alami bro 😀

Tapi bersyukurlah bahwa Flashdisk tidak menggunakan Baterai Internal didalamnya !

 

Berbeda dengan Handphone yang menggunakan Baterai didalamnya sehingga ketika terkena Air, terjadilah Korsleting atau Short yang bisa membakar Komponen Vital didalamnya. Meski dalam beberapa kasus, Handphone yang selama dalam kondisi basah tidak berusaha dihidupkan masih bisa diselamatkan, tapi tidak akan bisa sempurna lagi kondisinya.

 

Flashdisk memang rawan sekali terkena Air, bentuknya yang kecil, seringkali mudah sekali nyemplung ke Air ketika kita ceroboh menanganinya, misalnya seperti yang saya alami beberapa hari yang lalu ketika saya menyimpan Flashdsik saya di Saku Baju saja yang posisinya di Dada, dan ketika saya membungkuk untuk mengambil sesuatu, “fluufff” Flashdisk saya terjun bebas ke Air 😀

Bahaya sekali loh meletakkan benda berharga di Saku Baju, Sepupu saya pernah kehilangan Handphone karena itu, karena jatohnya ke Sungai, ketika dia ingin cuci muka 😀

Jangan pernah lakukan itu ya sob !

Tapi, Barang Elektronik Portable kita bisa terpapar Air juga saat kita Hujan-hujanan, misalnya ketika kita ingin minta maaf sama Pacar kita sambil hujan-hujanan 😀

 

Lalu Apa Tindakan yang Baik dan Benar Ketika Flashdisk Jatuh ke Air ?

Karena umumnya Flashdisk yang terkena Air dalam kondisi Disconnected atau tidak dalam kondisi digunakan di Komputer/Laptop, maka Flashdisk tersebut sejatinya tidak dialiri Listrik sama sekali, dan itu artinya meskipun Flashdisk direndam di Air semalaman pun tidak akan terjadi Korsleting.

Berbeda jika Flashdisk terkena Air pada saat digunakan di Komputer atau Laptop, maka yang perlu juga diperbaiki adalah Atap Rumah yang bocor, dan Laptop atau Komputer yang gosong 😀

Jadi, tidak ada yang diperbaiki dalam hal ini Flashdisk yang nyemplung ke Air, karena tidak ada yang rusak, kita hanya perlu melakukan Treatment atau Perawatan Pasca kegiatan Menyelam yang dilakukan Flashdisk tersebut.

Tapi …

Asal jangan pernah coba-coba menggunakan Flashdisk (memasangnya ke USB Port) dalam Kondisi Basah atau belum benar-benar kering, dipastikan Tewas !

 

Tools yang Diperlukan

Tissue

Tissue

Tissue

Gunanya untuk membungkus/membalut USB Flashdisk untuk menjaga Kebersihan dan Kerapian 😀

Beras

Beras

Beras

What ?, Beras !?

Ya, baru tau ya ? 😀

Kalau mau Keren, dan Kekinian, pakai Sillica Gel aja, tapi yakin punya ?, beli lagi ?, belum tentu juga bisa mendapatkannya dengan mudah.

Mending pakai yang sudah pasti ada di seluruh dapur Rumah Tangga di Indonesia Tercinta ini aja deh 😀

 

Beras itu memiliki Fungsi yang sama persis dengan Sillica Gel, yakni Menyerap Kelembapan, bahkan Air dalam jumlah cukup banyak sekalipun, asalkan tidak terlalu banyak, itu namanya mencuci beras untuk kemudian dimasak 😀

 

Kenapa Perlu pakai Beras Segala ?

Karena meskipun permukaan Casing Flashdisk sudah dikeringkan menggunakan Tissue atau Lap, tetap saja didalamnyalah yang paing Vital karena terdapat Komponen Elektronika didalamnya yang itu masih Basah Kuyup sob 😀

Maka, kita perlu mengeringkan Air didalamnya dengan cara menarik Air tersebut keluar, menggunakan Bahan yang bisa menyerap Kelembapan, yang paling Ekonomis dan pasti ada, ya Beras.

 

Kalau Dijemur ?

Wah dijemur, biar punya Kulit Eksotis ya ? 😀

Flashdisk yang basah itu kalau dijemur, lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya bro …

Seperti:

  • Riskan dicolong maling kesiangan yang lewat depan Rumah 😀
  • Panas mas bro, sedangkan Panas itu Musuh Komponen Elektronik.
  • Tidak Efektif mengeringkan Air di dalam Casing yang tertutup rapat itu. Pernah jemur Handphone yang nyemplung ke Air ?, yang ada Air cuma jadi Uap Embun aja di bagian Mika LCD ?, Nah …
  • Kalau dijemur, proses pengeringan terjadi dengan cara menguapkan Air, maka dibutuhkan setidaknya 100°C untuk bisa mengeringkan Air dengan cara menguapkannya. Air didalam Casing tidak akan mencapai Suhu sepanas itu karena terlindungi oleh Casing, dan Suhu sepanas itu cukup untuk merusak Flashdisk !

Maka dari itu, kita main yang dingin-dingin aja mas bro, diungkep aja di Beras, cukup sedikit saja kok, paling 1 Mug/Cup Beras sudah cukup. Dengan cara ini, Air diserap, bukan diuapkan yang itu membutuhkan Panas, ini tidak perlu yang panas-panas sob 😀

 

Waktu yang Dibutuhkan dalam Mengeringkan Air di Flashdisk Menggunakan Beras

Buset panjang bener 😀

Gini, saya paham kalau ada yang pengen Instant dengan cara dijemur segala meski itu tidak efektif. Maka ketika menggunakan Beras, memang agak lama, karena Beras bekerja Lembut, selembut Bedak Beras Alami ala Wanita Jaman dulu 😀

So, diperlukan Waktu yang relatif lama, tergantung kesabaran masing-masing pemilik Flashdisk tersebut.

Setidaknya diperlukan Waktu 24 Jam atau Sehari Semalam untuk Beras bisa mengeringkan Flashdisk yang terkena Air itu dengan Maksimal, Optimal, dan Tuntas.

Karena jika ada sedikit saja Air yang masih tersisa, dan menempel di Komponen Elektronik didalam Casing Flashdisk, dan kemudian Flashdisk kita colokkan ke USB Port Komputer/Laptop kita, bisa dipastikan Flashdisk akan Tewas, karena terjadi Stroke, eh Korsleting.

 

Untuk mempercepat proses itu, gunakan Beras yang lebih banyak, misalnya 1 Baskom 😀

Beneran …..

 

Apakah Beras yang Digunakan Akan Tercemar dan Beracun ?

Jangan Parno gitu ah 😀

Flashdisk tidak menggunakan Baterai, sehingga tidak ada Potensi Toksik alias Racun pada Flashdisk akibat paparan Lithium pada Beras.

So, Aman !

Makanya sebaiknya Flashdisk dibalut dengan Tissue, agar jika ada potensi Bakteri pada Flashdisk yang setia dibawa kemana-mana, sering disimpan di Saku Celana, dsb itu tidak berpotensi mencemari Beras kita.

Lagipula, kita Manusia tidak makan beras mas bro, tapi makan nasi. Jadinya beras itu nanti akan dicuci bersih, lalu dimasak, ya kan ?

Kalau perlu, ketika Flashdisk nyemplung ke Air, sekalian dimandiin aja, disabunin, dishampooin, sikat gigi pakai pasta gigi, dsb. Asal jangan pakai Pemutih Pakaian aja, haha 😀

Kan lumayan bikin Flashdisk yang bulukan jadi kembali baru, apalagi jika Casing Flashdisk berwarna Putih, bisa putih seperti baru lagi kan ? 😀

 

Kesimpulan

Flashdisk yang memang tidak menggunakan Baterai dan tidak akan pernah menggunakan Baterai itu, sangat mungkin diselamatkan dari kecelakaan kerja yang dialaminya yakni jatuh ke dalam Air, selama Flashdisk tidak hanyut dan hilang ditelan banjir yang melanda Kota. Karena tidak akan ada Tim SAR yang mau mencarinya 😀

Flashdisk sekarang memang ada saja yang dibekali Fitur Waterproof, tapi menurut saya itu tidak perlu, karena Flashdisk meskipun tidak bisa berenang, dia tidak akan mati, karena Flashdisk memang selalu dalam keadaan mati saat tidak terkoneksi dengan belahan jiwanya yakni USB Port. Flashdik hampa tanpa USB Port bro, dia tidak bisa hidup tanya USB Port, hidup dan matinya tergantung USB Port, meskipun dia sering dipisahkan dengan sadis oleh Manusia, tanpa Eject terlebih dahulu, dia rela, asalkan nanti kelak dia dipasang lagi ke USB Port. Kasihan Flashdisk ya, karena bergonta ganti pasangan seperti itu, dia sering terjangkit Virus, sering juga terjangkit Cacing, dsb.

Janganlah engkau bersedih, karena Flashdisk mu masih bisa diselamatkan ….

 

 

 


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified