L

Hari Gini Web Hosting Sudah Bukanlah Ibarat “Sebidang Tanah”


Bismillahirrohmanirrohim


Cloud Server

Web Hosting, adalah sesuatu yang sangat Vital kedua dari Alamat/Nama Domain.

Kenapa ?

Domain menduduki peringkat No. 1 dalam Aspek Terpenting dalam sebuah Website karena meskipun kita pindah-pindah atau gonta-ganti Web Hosting, alamat yang dituju tetaplah sama.

Tapi Web Hosting juga menjadi aspek terpenting kedua setelah Domain, karena tanpa Web Hosting, Website kita tidak akan Online 😀

 

Web Hosting Bukanlah “Sebidang Tanah”

Banyak yang menganggap Web Hosting adalah Sebidang Tanah, dan Domain adalah Sebuah Alamat.

Tidak salah, namun kurang relevant 😀

Menurut saya, Analogi paling relevant adalah Domain itu sama seperti Tanah yang kita beli, yang berlokasi di Alamat tertentu yang Fix tidak bisa dipindah-pindah lagi lokasinya. Tanah sudah termasuk Alamat kan ?

Analogi lainnya yang lebih relevant, Domain itu ibarat Alamat yang mudah dibaca. Misalnya JL. Cinta. RT 01, RW 01, Desa Asmara, Kecamatan Rindu, Kabupaten Pelabuhan Cinta 😀

Padahal, Alamat yang mudah dibaca itu memiliki Koordinat Geografi yang tidak semua orang bisa membacanya dengan baik dan benar, dan bisa gagal paham sehingga tidak bisa mengunjungi kita.

Contoh Koordinat: Kota Banjarbaru 03°27′ s/d 03°29′ LS dan 114°45′ s/d 114°45′ BT

Sedikit orang yang akan hafal angka-angka itu, lebih mudah dipahami ketika kita mengatakan: Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

 

Ada yang Tau Koordinat Itu Ibarat Apa ?

Ya Benar !

Koordinat itu ibarat IP Address, nah yang mengubah IP Address merupakan Angka/Nomor Acak menjadi Huruf yang bisa kita baca dengan mudah dan kita hafal dengan mudah, itu adalah Domain yang didalamnya sudah termasuk kemampuan Domain Name Server (DNS) yang biasanya diberikan Gratis oleh Registrar (Free Managed DNS Server).

Bukankah IP Address Akan Berubah-ubah Tergantung Web Hosting ?

Memang benar, tapi tetap saja yang kita bicarakan adalah Nama Domain (Alamat yang Mudah Dibaca), bukan Koordinat. Faktnya JL. A. Yani saja ada banyak sekali di Kalimantan Selatan atau bahkan di Daerah lain kan ?

 

Lantas Web Hosting ?

Web Hosting itu sama seperti sebuah Perusahaan yang kita percaya untuk mengelola Sumber Daya (Resource) yang ada di Tanah tersebut dan Juga Akses untuk Menuju Tanah kita tersebut.

Seperti Misalnya: Air Bersih, Pembangunan Bangunan (Rumah, Gedung, Ruko, dsb) yang saat ini suda Include (Softaculous, Website Builder), Akses Jalan (Infrastruktur Jalan), dsb

Perusahaan tersebut menjamin Kenyamanan dan Keamanan yang ada pada Properti kita itu. Pada Praktiknya memang Perusahaan Web Hosting sekarang ini sudah All In One Solution, khususnya pada Produk Shared Web Hosting.

Perusahaan tersebut pula yang memungkinkan Operasional kita di Tanah tersebut bisa berjalan, seperti Jaringan Internet, Penyimpanan Data, Backup, Akses Jalan, dsb

Sama seperti Rumah kita yang memasang ISP (Internet Service Provider) agar kita bisa mengakses Internet di Rumah kita. Jasa Keamanan (Security), Jasa Penyimpanan Aset kita (Backup), Jasa Listrik, Infrastrutur Jalan (yang saat ini dikelola Pemerintah dair Uang Pajak yang kita bayar) dsb

 

Semua Komputer yang Terkoneksi ke Internet Bisa Jadi Web Hosting

Saya pernah membuat Web Hosting dengan menggunakan Laptop saya sendiri loh sob, dengan menggunakan LAMPP/XAMPP, yang dionlinekan menggunakan Virtual Network dengan NAT (Network Address Translation). Meskipun Dynamic IP Address sekalipun yang bisa diatasi dengan Dynamic DNS. Tapi tentu saja tidak Reliable/Handal untuk penggunaan Produksi seperti Blog, Toko Online, dsb, itu hanya sebagai bukti bahwa semua Komputer yang terhubung ke Internet, itu bisa dijadikan sebagai Web Server atau Web Hosting !

 

Bisa Dipahami ?

Jadi, kita bisa mengganti Perusahaan Pengelola Sumber Daya itu jika kita tidak puas. Misalnya Jalan yang mereka bangun sulit diakses oleh Pengunjung, mudah rusak, keamanan yang diberikan buruk, dsb

Aset kita tetaplah Properti kita, yakni Tanah kita (yang tentu memiliki lokasi atau alamat), dan juga Bangunan yang berdiri diatas Tanah tersebut (yakni Website kita).

Faktanya, yang membangun Website kita kan ya kita sendiri ?

Sebuah Bangunan, pada dasarnya bisa kita buat sendiri jika kita memiliki kemampuan (Skill dan Knowlegde), atau jika kita tidak bisa, maka bisa dibuatkan orang lain (Jasa Pembuatan Website), sedangkan yang menjadi Penyedia Sumber Daya, bisa banyak sekali Perusahaan yang menyediakannya.

Misalnya CMS (Content Management Sistem) seperti WordPress, ada Perusahaan yang menjadi Penyedia itu yakni Automatic Inc.

Anggaplah Automatic Inc atau WordPress tersebut adalah Perusahaan yang menghandle pembangunan Rumah kita atau Gedung Kantor kita, dsb

Dan beruntungnya, Perusahaan tersebut dikelola oleh Komunitas, sehingga Gratis, dalam artian kita tidak dikenakan biaya sepeser pun jika menggunakan “Bangunan” yang sudah jadi mereka buatkan untuk kita.

Bahkan Automatic Inc memberikan kita “Apartemen Gratis” di WordPress.com dengan segala keterbatasannya karena Gratisan.

Kita hanya tinggal mengkostumasi Bangunan yang sudah jadi itu sesuai keinginan kita, karena Kode Sumbernya dibuka (Blue Print Rancangannya dibuka untuk publik).

 

Itu jika kita bicara sebuah CMS, kalau sebuah Website Plain HTML yang menggunakan CSS dan JavaScript saja sebagai Styling dan Feature ?, tidak menggunkan PHP.

Ada perusahaan lain yang mengelolanya, yakni Website Builder.

 

Kesimpulan

Ini adalah Analogi yang lebih Advance dari analogi umum yang sudah lama diajarkan oleh Webmaster lain yang mengatakan Web Hosting itu ibarat “Sebidang Tanah” yang terserah kita mau dibangun apa dan ditanami apa, dan Domain itu ibarat “Alamat” untuk menuju “Sebidang Tanah” kita tadi dengan cara yang lebih mudah daripada membaca Koordinat.

Itu dulu ketika Hosting ya cuma Web Server, Database Server, dan Mail Server, lalu ketika Bahasa Pemrograman PHP ada, maka Server tadi dipasangi lagi PHP Server Side (Back End) agar bisa menjalankan Script PHP yang sekarang sudah semakin maju menjadi CMS yang salah satunya adalah WordPress yang Anda lihat penggunaannya pada Blog ini.

Tapi Sekarang ?

Web Hosting tumbuh lebih lengkap lagi dari sisi Fitur, misalnya Security Hardening menggunakan BitNinja Server Security, Let’s Encrypt CA (SSL/HTTPS), SpamExperts, R1Soft Time Machine Backup/Restore, Patchman, CloudLinux, Cloud SSD, dsb.

Bahkan sekarang ini, Infrastruktur yang digunakan pun sudah menggunakan konsep Cloud Computing sehingga disebut Cloud Hosting, yakni menggunakan banyak Server untuk digunakan sebagai Cadangan jika salah satu Server mengalami Down, maka Server lain akan mengambil alih, kemampuan itu disebut “Failover” yang kemudian diberi sentuhan bahasa marketing menjadi “Auto Healing”.

 

Website yang kita miliki, itu ibarat “Sebidang Tanah” yang sudah kita bangun sebuah Bangunan yang megah, dimana Domain adalah Alamat untuk menuju tempat/situs kita itu. Tapi bangunan yang megah itu perlu Infrastruktur agar beroperasi dan bisa diakses.

Dan yang menjadi komponen terpenting dari sebuah Web Hosting adalah Network, yang jika diibaratkan sama seperti Jalan yang ditempuh oleh Pengunjung kita ketika mereka ingin berkunjung ke Situs kita.

 

Maka pantaslah jika Website kita katakan sebagai Aset Digital !


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified