L

Tutorial Cara Pasang Roller Motor Matic yang Baik dan Benar Sesuai Standard


Bismillahirrohmanirrohim


 

Roller Suzuki Spin

Roller Suzuki Spin

Roller Suzuki Spin

Roller Suzuki Spin

Marking (Tanda) Kuning di salah satu sisi Roller itu diberikan bukan tanpa alasan 😀

Round Roller (Roller Silinder/Standard) setidaknya ada dua jenis yang paling umum, yakni Roller yang memiliki sisi yang diberi Liner (Dagingan Roller), ada yang menyebutnya “Stopper”, dan Roller yang tidak memiliki Liner sama sekali dikedua sisinya.

Roller Honda Vario 125

Roller Honda Vario 125

Roller Honda Vario 125

Roller Honda Vario 125

 

 

 

 

 

 

Misalnya seperti Roller Aftermarket dibawah ini:

Roller Aftermarket Depan

Roller Aftermarket Depan

Roller Aftermarket Belakang

Roller Aftermarket Belakang

Lantas, Desain Seperti Apa yang Paling Bagus ?

Tentu saja Roller yang memiliki Liner disalah satu sisinya, dan itu diterapkan pada Roller OEM (Original Equipment Manufacturer).

 

 

Kenapa Lebih Baik Roller yang Memiliki Liner pada Salah Satu Sisinya ?

Simulasi Arah Putaran Variator secara Vertikal Simulasi Arah Beban Roller di Variator secara Vertikal

Simulasi Arah Beban Roller di Variator secara Horizontal

Analogi paling mudah adalah seperti Mobil-mobilan Mini 4-WD (Tamiya) yang disetiap ujung sudutnya terdapat Roller agar Tamiya bisa belok mengikuti jalur lintasannya yang memiliki dinding dikedua sisinya (Kiri dan Kanan).

Gambar diatas adalah Simulasi Arah Putaran Variator (Pulley Depan atau Rumahan Roller), yang jika dilihat secara Vertikal (Tegak), maka arah putaran adalah mengarah ke Depan/Maju seperti arah putaran Roda ketika Motor kita gunakan berkendara, jika dilihat dari samping kanan maka bisa dilihat bahwa pada Roller justru terjadi sebaliknya, meski arah putaran sama, tapi salah satu sisi Roller mendapatkan Impact  (Hantaman) dari salah satu Dinding di Jalur Roller, dan itu terjadi dengan putaran berkecepatan tinggi, pada saat Mesin pertama kali dihidupkan dan ketika kita berakselerasi, maka sisi itu mendapatkan hantaman yang keras, perhatikan juga Simulasi dalam posisi Horizontal (Rebahan) dimana Roller mendapatkan dorongan secara Anti/Couterclockwish (Melawan arah karum jam), karena Variator berputar secara Clockwish (Searah jarum jam). Karea pada dasarnya Roller itu diam, lalu didorong oleh Variator.

 

Coba Tebak !, Sisi Roller yang Mana yang Seharusnya Berada di Posisi Counterclockwish ?

Tentu saja sisi yang memiliki Liner bukan ?

 

Karena pada Jalur Roller terdapat Wall (Dinding) yang menjadi Track (Lintasan), sama seperti Track Mobil-mobilan Mini 4-WD (Tamiya) yang memiliki Wall agar mempertahankan posisi Tamiya agar tetap dijalurnya. Impact terbesar yang diterima Roller yang berada dikeempat sudut Mini 4-WD terjadi ketika melalui Tikungan. Jika belok ke Kanan, maka Roller yang berada disisi Kanan yang mendapat Impact, begitu juga sebaliknya.

Tugas Roller didalam Variator adalah mengangkat Ramp Plate sehingga Rasio Drive Face dan Driven Face berubah sesuai Gaya Sentrifugal (Saat Akselerasi) dan Sentripetal (Saat Deselarasi) yang terjadi seiring Variasi Putaran Mesin. Dalam melakukan itu, Roller memikul beban yang sangat berat dari Ramp Plate, beban dari kekuatan Torque Spring (Per CVT), yang lama-kelamaan akan membuat Liner-nya tergerus sehingga tidak Bulat sempurna lagi (Peyang), tidak hanya itu saya, bagian Sisi Roller juga akan mendapatkan Beban dari proses Putaran (Spining) Variator tersebut.

Gunanya Liner pada sisi Roller yang bergesekan dengan Wall pada Track Roller di Variator adalah untuk mempermulus Pergeseran Roller di Wall, dan mencegah kemungkinan Wall pada Track Roller di Variator kontak langsung dengan Logam Pemberat Roller yang berbahan Brass (Kuningan) yang kita tau lebih keras daripada Aluminium, meski ada juga Roller yang menggunakan Aluminium sebagai pemberat.

Arah Penyusunan Roller Arah Penyusunan RollerArah Penyusunan Roller

 

 

 

 

Maka, Marking yang biasanya berwarna Kuning itu adalah “Tanda” kalau pemasangan yang benar adalah berurutan secara Clockwish seperti gambar diatas.

Apa jadinya jika tidak dipasang sesuai SOP (Standard Operation Procedure) diatas ?

Hampir tidak ada efek negatif apa-apa selain kaitannya pada Performa Maksimal Sistem CVT pada Motor Scooter Matic kita 😀

Karena seperti yang saya katakan sebelumnya, Liner pada sisi Roller itu adalah sebagai Pelindung dan Pelicin sehingga Jalur Roller bagian bawah dan samping menjadi Awet dan Roller pun menjalankan tugasnya dengan Mulus.

Sehingga sangat aneh jika ada Orang yang menyarankan untuk mengubah arah pemasangan Roller yakni sisi yang memiliki Marking dipasang secara berhadapan maupun saling membelakangi.

Bagi kamu yang Feelingnya Peka, pasti meraskaan bedanya 😀

Dalam beberapa kasus, dampaknya cukup besar loh, khususnya ya dampak jangka panjang !

 

Kesimpulan

Pemasangan Roller Motor Matic disini adalah yang paling sesuai dengan SOP Pabrikan Motor, bukankah yang sesuai SOP itu akan lebih baik hasilnya ?, karena SOP dibuat berdasarkan Riset dan Pengembangan (Reasearch and Development) mendalam dari Enginer.

Salah satunya adalah dibuatnya sedikit lebihan Liner yang menutupi bagian samping Roller itu tadi, yang gunanya sebagai pengaman agar bagian samping jalur Roller di Variator tidak tergerus logam pemberat yang digunakan Roller, apalagi jika logam tersebut berjenis Kuningan yang notabene lebih keras daripada Aluminium yang menjadi bahan pembuatan Variator.

Mengingat, Harga Variator lebih mahal daripada Roller, dan Variator bukanlah Fast Moving Part.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified