L

Tutorial Lengkap Cara Pasang Spakbor Variasi ala Ninja di Motor Matic


Bismillahirrohmanirrohim


Spakbor Variasi Vario 125i: Depan

Spakbor Variasi ini sudah lama ingin saya pasang di Old Vario 125i saya, hanya saja kebutuhannya masih belum ada, hanya sebatas ingin, sehingga urung saya realisasikan, karena saya dalam modifikasi harian selalu mengutamakan prinsip sesuai kebutuhan, sehingga modifikasi bisa elegan dan tidak alay.

Sampai ketika saya sudah menikah, saya pun sudah tidak “bonceng angin” lagi, sudah ada istri yang selalu dibonceng hampir setiap kemana-mana.

Maka saya pun menyesuaikan setting suspensi depan dan belakang menjadi lebih empuk, karena sekarang lebih mengutamakan kenyamanan daripada stability, mantapnya meski empuk, karena shock depan dan belakang sama-sama empuk maka kestabilan ketika kecepatan tinggi dan cornering tidak ada masalah, ini tidak seperti ketika shock belakang masih keras sedangkan shock depan empuk, sangat berbahaya ketika cornering.

Nah dampak negatif satu-satunya dari ubahan settingan keempukan shock menjadi lebih empuk ini adalah spakbor standard sudah tidak ideal lagi digunakan, selalu mentok ban yang notabene juga ban tapak lebar/gambot.

Maka solusinya adalah menggunakan spakbor variasi, dan yang paling kece adalah ala ninja 😀

 

Metode Pemasangan Spakbor Variasi

Setau saya, ada dua versi pemasangan spakbor variasi ini, yakni menggunakan bracket khusus yang dipasang di as roda, dan juga menggunakan klem yang dipasang di tabung shock.

Metode terbaik menurut banyak orang termasuk saya adalah menggunakan klem di tabung shock.

Klem ini pun ada dua lagi sob, yakni klem berbahan aluminium yang dibentuk menggunakan mesin CNC (Klem Spakbor CNC), dan klem besi baja biasa yang umum kita temukan pada antena TV Analog.

Dalam tutorial ini kebetulan saya menggunakan klem biasa saja, karena di kota saya sangat sulit mencari klem CNC, sedangkan kalau order online malah berat di ongkir, jadi tidak sepadan.

Kelebihan dan kekurangan keduanya adalah soal kemudahan pemasangan, pengaturan, dan keamanan permukaan tabung shock.

Klem biasa tentu saja bikin lecet tabung shock jika dipasang tidak hati-hati, cukup sulit diatur ketinggiannya, dan juga pemasangan lumayan ribet, karena setiap setting ketinggian, lepas semua bracket universal yang terpasang di klem.

Beda dengan klem CNC yang posisi baut mengarah ke dalam, bukan di luar, apalagi dia menggunakan baut L, jadi ketika melonggarkan dan mengencangkan baut lebih mudah, bracket universalnya pun tidak lepas karena terpasang di dudukan baut terpisah. Klem CNC tentu saja permukaannya rata, jadi tidak menggores permukaan cat tabung shock.

Kelebihan menggunakan klem daripada bracket yang dipasang di as roda lainnya adalah lebih nice and clean, karena klem tersembunyi dibalik spakbor samping.

Secara umum baik itu klem biasa maupun CNC sama saja, jadi tutorial ini bisa diterapkan juga jika Anda menggunakan klem CNC.

Selanjutnya, komponen yang diperlukan adalah bracket universal dan baut-baut.

Usahakan cari bracket universal yang lubang-lubangnya presisi, tidak miring, harus rata.

Saya beli spakbor variasi ini secara online sudah dapat bracket universal, sayangnya saya dikasih bracket yang tidak presisi, untung saja tidak semuanya yang miring, masih bisa diterapkan, dicari bagian yang rata.

 

Pemasangan Klem Spakbor

Berikut foto klem biasa dan bracket universal yang sudah terpasang di tabung shock:

Klem Spakbor: Kiri

Klem Spakbor: Kanan

Pastikan pemasangan klem rata dan lurus jika dilihat dari depan, kalau bracket memang bagian bawah agak sedikit ke dalam.

Pemotongan bracket universal perlu menggunakan gunting seng, itu pun mesti dipukul pakai palu, karena ketebalan bracket yang lumayan tebal. Bracket ini tidak mudah dipotong menggunakan gergaji besi, tapi kalau dipotong menggunakan gerinda akan lebih mudah.

Ikuti saja posisi pemotongan dan pemasangan bracket seperti pada foto di atas.

Pola seperti itu sudah terbukti yang terbaik soalnya 😀

Untuk jarak pemasangan klem, ya dikira-kira aja, hati-hati lecet yah tabung shocknya dalam proses pengaturan ketinggian shock ini.

 

Pemotongan Ekor Spakbor (Opsional)

Kemudian yang perlu dipotong lagi adalah bagian belakang spakbor, untuk itu agar rapi perlu menggunakan marking tape berbahan kertas agar presisi, dan pemotongan bisa menggunakan gergaji besi atau gerinda.

Marking Tape pada Spakbor

Pemotongan Spakbor Variasi

Spakbor Variasi Dipotong

Pemotongan ini bersifat opsional saja tergantung apakah didapati kasus spakbor mentok kolong depan.

Untuk seberapa panjang bagian yang dipotong, saya melakukan pemotongan sepanjang 7 cm yang diukur dari samping, bukan dari bagian yang membundar.

Ukuran itu didapatkan karena sebelumnya spakbor ini saya pasang tanpa dipotong, dan ternyata mentok dek bawah/kolong, makanya ada bekas lecetnya kan ? 😀

 

Baut-baut

Mengenai baut-baut, saya menggunakan baut monel yang biasa untuk plat nomor kendaraan.

Ada tips untuk urusan baut ini, sebaiknya gunakan double nut, maksudnya setelah dikencangkan dan pastikan sangat kencang pada baut yang menyambung dua bracket vertikal dan horizontal, kemudian tambah nut lagi.

Tau Nut kan yah ?, kalau baut itu “Laki” nya maka nut itu “Bini” nya 😀

Penggunaan double nut dimaksudkan agar penguncian baut menjadi sempurna, anti longgar seiring pemakaian.

Oh ya, dalam pemasangan baut wajib pakai ring yah agar kuat, tidak mudah longgar, dan lebih mantap terpasang di bracket.

 

Selesai

Mudah kan ?, ya memang mudah, saya sengaja tidak bikin tutorial yang terlalu detail agar secara garis besarnya saja bisa dipahami.

Spakbor Variasi Vario 125i: Depan

Spakbor Variasi Vario 125i: Kiri

Spakbor Variasi Vario 125i: Kanan

Spakbor Variasi Vario 125i: Belakang

Jadi meski universal, shock variasi ala ninja ini tidak PnP begitu saja, buktinya bagian belakangnya masih perlu dipotong, setidaknya untuk Old Vario 125i saya yah, kalau untuk motor matic lain silahkan coba saja, sebaiknya jangan potong dulu, potong hanya jika ditemui kasus spakbor mentok kolong 😀

 

Masalah ban mentok spakbor pun sudah tidak terjadi lagi, karena sekarang spakbor sudah statis/fix mengikuti pergerakan ban/shock.

Oh ya, jarak antara ban dan spakbor jangan terlalu dekat 😀

 

Update

Pada akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Klem Spakbor CNC, meski harus rela harga Klem Spakbor CNC ini lebih murah daripada Ongkos Kirimnya ke rumah saya.

Klem Spakbor CNC

Alasan saya menggunakan Klem Antena seperti sebelumnya ya karena itu mudah sekali didapatkan di toko bangunan, saya tidak perlu keluar uang untuk ongkir yang lebih mahal daripada barang yang dibeli, seller yang menjual spakbor variasi tidak menjual klem spakbor cnc, padahahl Klem Spakbor CNC sulit sekali didapatkan di kota saya, dan saat itu pilihan Klem Spakbor CNC yang ada di Online Store itu tidak seperti yang saya beli sekarang yang sudah direvisi desainnya.

Klem Spakbor CNC dan Bracket Universal

Kalau dulu, Klem Spakbor CNC ya sama aja seperti Klem Antena yang saya pakai sebelumnya, maksudnya posisi baut bracketnya. Tapi sekarang saya menemukan Klem Spakbor CNC yang sudah lebih praktis, lebih kokoh, dan lebih fungsional.

Maksudnya, Klem Spakbor CNC yang saya beli ini dia sudah menggunakan lubang baut untuk bracket yang agak maju ke depan, tidak sejajar baut pengunci klem, sehingga plat bracket universal yang dibutuhkan cuma satu, yakni yang untuk vertikal saja. Karena menggunakan lubang baut, bukan dijepit baut, maka bracket itu sangat kokoh sekali, tidak terjadi masalah geser/muter lagi sehingga tidak terjadi masalah spakbor variasi meleleh seperti yang saya alami kemaren.

Spakbor Variasi Meleleh

Spakbor itu meleleh karena bergesekan dengan ban di kecepatan 100 KM/J !

Saat itu saya heran kok di kecepatan segitu terjadi penurunan kecepatan/speed drop yang sangat signifikan, untung saja tidak jungkir balik, ban belakang ngangkat yah 😀

Pas saya menepi, saya mencium aroma plastik gosong, dan ketika saya lihat ke depan, benar saja spakbor itulah yang meleleh 😀

Masalah itu terjadi karena bracket dijepit cuma pakai baut saja seperti ini:

Klem Spakbor: Kiri

Mau dikencangin gimana pun, mau double nut sekalipun, tetap saja bracket akan geser, berbeda dengan Klem Spakbor CNC seperti ini:

Klem Spakbor CNC dan Bracket Universal

Bracket dikunci oleh baut yang dipasang di Klem Spakbor CNC, ini lebih kokoh daripada sebelumnya.

Selain itu, lubang baut di bagian belakangnya bisa digunakan untuk memasang bracket selang rem cakram depan, pada gambar di atas kebetulan saya capture fotonya saat bracket selang rem belum saya pasang dengan bautnya.

Perlu dicatat bahwa meski menggunakan Klem Spakbor CNC, tapi jika desainnya tidak seperti yang saya pakai, maka hasilnya sama saja !

Klem Spakbor desain lama yang saya maksud adalah yang seperti ini:

Klem Spakbor CNC Desain Lama

Bandingkan dengan yang baru:

Klem Spakbor CNC

Posisi baut untuk memasang bracket berbeda, kalau yang baru agak lebih maju ke depan, sedangkan yang lama sejajar dengan baut mengunci klem, posisinya sama seperti klem antena yang sebelumnya saya pakai.

Untuk adjusting ketinggian spakbor juga lebih mudah dan lebih presisi ketika menggunakan Klem Spakbor CNC.

Selain itu, tentu saja Klem Spakbor CNC dapat meminimalisir lecet pada tabung shock dan secara estetika lebih enak dipandang ketika spakbor dilepas.

 

Alhasil saya mesti ganti spakbor variasi baru, karena yang sebelumnya itu meleleh, semoga ini yang terakhir kalinya 😀

Ganti Spakbor Variasi Old Vario 125i

 

Semoga bermanfaat 🙂


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified