L

Akhirnya Tri Mengurangi Sampah “Emas” Kartu Perdana !


Bismillahirrohmanirrohim


Voucher Internet Tri 33 GB Depan

Hari ini Kuota Internet saya habis, seperti biasa, saya langsung meluncur ke Toko Ponsel langganan saya untuk membeli Data Plan (Paket Data) baru.

Dari awal, saya tidak menyangka jika kali ini ternyata tidak seperti biasanya 🙂

Ya, jika biasanya saya membeli Kartu Perdana Baru yang sudah “Injected” dengan Data Plan, maka kali ini, saya cukup membeli Voucher Isi Ulang saja 😀

Harga tetap sama, Kuota Data Transfer pun sama, hanya metodenya saja yang berbeda, jika sebelumnya dijual dalam bentuk Kartu Perdana Baru, maka kali ini dijual dalam bentuk Voucher Isi Ulang !

Wah Mantap !

Itu kalimat yang terucap saat itu, saya bahagia sekali, dan nampaknya karyawati yang menghandle penjualan biasanya pun juga lebih bahagia dari sebelumnya, entah apa alasan sebenarnya 😀

Saya bahagia karena saya bisa dikatakan cukup peduli lah dengan lingkungan, saya sering prihatin melihat banyaknya sampah kartu perdana berserakan dimana-mana, kertasnya, dan kartunya, semua hanya sekali pakai, jika kuota habis, ya sudah, buang saja, selanjutnya beli kartu perdana baru !

Saking saya peduli dengan lingkungan, jika sepeda motor umumnya ganti oli mesin tiap 2000 KM, saya ganti tiap 10.000 KM !, tentunya dengan menggunakan oli mesin yang High End juga, intinya sampah berupa limbah oli bekas yang merupakan Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) itu bisa dikurangi secara signifikan, seandainya tidak hanya saya saja yang melakukan itu, untungnya saya tidak sendirian, orang-orang seperti saya tergabung dalam wadah komunitas bernama Long Drain Interval Community (LDIC)

Dan, yang membuat saya sangat bahagia ya karena saya selama ini miris dan ironis, karena saya pun terpaksa melakukannya (nyampah kartu perdana/SIM Card) 🙁

Rasanya seperti terbebas dari kebiasaan buruk yang lama ingin dihilangkan, tapi terkendala dengan lingkungan yang tidak memungkinkan, dalam hal ini Paket Data dengan harga yang murah dan dengan kuota yang besar hanya dijual dalam bentuk kartu perdana yang sudah injected dengan Data Plan, yang hanya bisa dibeli di Toko Ponsel.

Sungguh betapa bahagianya saya ketika sekarang tidak perlu lagi buang-buang kartu perdana hanya untuk Data Plan ketika Quota Internet sudah habis 🙂

Bahkan, mungkin untuk kedepannya saya akan menggunakan Tri untuk SMS dan Telpon, menjadi salah satu provider yang saya gunakan selain Telkomsel dan Indoesat ooredoo IM3 🙂

Tentu saja nanti juga saya akan membeli kartu perdana “Normal” yang saya registrasikan dengan benar, alasannya akan saya jelaskan dibawah.

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments

  • Mayan tuh, bro, kalo di kumpulin kartu SIM limbah nya.

    Trus jual ke toko emas, mayan tuh kalo ngumpulin banyak, pasti dapet pundi, karena “emas” nya :v

    • Di Youtube banyak loh tutorial lengkap cara extract emas di komponen elektronik yang Gold Coated, tidak cuma SIM Card saja 😀



×
SSL Verified