window.fbAsyncInit = function() { FB.init({ appId : '1624175884355116', cookie : true, xfbml : true, version : 'v3.1' }); FB.AppEvents.logPageView(); };(function(d, s, id){ var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

Bangga Pakai Domain .iD

Alhamdulillah jelas sudah bagi saya mengenai proses verifikasi domain .id terbaru yang sempat bikin galau sebelumnya, meskipun pihak PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) sudah merilis ke pers, tetap saja masih simpang siur informasi selanjutnya.

 

Daripada menerka-nerka, saya pun memikirkan cara bagaimana saya bisa merasakan proses verifikasi ala gTLD (General Top Level Domain) alias Domain International layaknya .com, .net, .org, .info, dsb itu.

 

Sempat Dikira Menjadi gTLD

Karena kebijakan baru yang menghilangkan “Syarat Pendaftaran”, banyak orang yang mengira bahwa Domain .id dilepas ke publik secara global/internasional sehingga WNA (Warga Negara Asing) bisa mendaftarkan Domain .id dengan proses verifikasi semudah gTLD yakni hanya verifikasi email dengan cara mengklik link yang dikirimkan ke email tersebut.

Sontak saja banyak yang tidak setuju akan hal ini, termasuk saya !

Saya khawatir jika .id bernasib sama dengan .in (India) yang kemudian banyak disalahgunakan untuk keperluan Spamming yang dilakukan oleh orang luar mapun dalam negri, karena awalnya pun dikira orang Indonesia juga bebas mendaftarkan domain .id dengan cukup verifikasi email.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »