L

Ternyata Inilah Cerita Sejarah Asal Mula Jargon “Kandangan Cingai !” di Kalimantan Selatan !


Bismillahirrohmanirrohim


Just Another Story …

Kisah lainnya yang juga populer adalah ketika para pendatang dari Provinsi lain di Indonesia ini baru pertama kali datang ke Kalimantan, dengan membawa prespektif kengerian Pulau Kalimantan yang dulu terkenal juga dengan aktivitas “Ngayau” yakni Potong Kepala (Decapitary) dan konon juga Kanibalisme.
Sekilas Info …
“Ngayau” ini, sering menjadi Isu Kepanikan di Masyarakat, apalagi jika ada Project Pembangunan Jembatan, karena dulu, Kepala Manusia dijadikan Tumbal agar Jembatan yang dibangun bisa kokoh dan tahan lama. Mungkin agar menutupi Kekurangan Konstruksi dan Kualitas Material karena Dana Pembangunan yang dikorupsi 😀
Hell Yeah, Powered by Magic with Human Sacrefice !
Insya Allah, sekarang sudah tida terjadi lagi, karena Kepala Manusia itu diganti dengan Kepala Sapi atau Kambing. Itu pun jika masih melakukan Ritual Musrik tersebut, tapi kebanyakannya sudah tidak lagi karena Dakwah Sunnah sudah sedikit demi sedikit mengikis Adat Tradisi Khurofat dan Takhayul di Indonesia umumnya, di Kalimantan khususnya.
Lanjut ke Certia …
Maka, ketika orang tersebut baru sampai di Pelabuhan, karena perjalanan ditempuh dengan Kapal Laut.
Lalu ada Penduduk Asli yang menghampirinya dan berkata “Makan Kah ?!” dengan Intonasi Suara yang sama persis seperti ketika mengucapkan “Kandangan Cingai !” 😀
Maka dengan pontang panting orang tersebut lari ketakutan 😀
Dia mengira bahwa Penduduk Asli tersebut ingin memakannya 😀
Padahal, Penduduk Asli tersebut adalah Penjual Makanan yang ketika itu memang sedang menawari Pendatang tersebut apakah dia lapar ?, apakah dia mau makan ?
Hahahaha 😀
Ada-ada aja ….

Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



SSL Verified