L

Perlu Anda Ketahui, Inilah Alasan Saya Tidak Lagi Pasang Anti-adBlock !


Bismillahirrohmanirrohim


Ilustrasi AdBlock

Bagi pengunjung setia Blog saya ini, pasti sudah tau kalau saya sempat lama memasang AdBlock Notifer pada Blog saya ini 😀

Saya sebut AdBlock Notifer, karena saya memang hanya mengingatkan saja bahwa AdBlock yang Pembaca gunakan aktif untuk Blog saya 🙂

Dan pesan itu ditampilkan dalam bentuk “Modal Dialog” (Bukan PoP Up), yang bisa ditutup dengan sangat mudah, tinggal klik saja disembarang tempat, asal masih di Tab yang sama. Dan dengan Cookie, pesan itu tidak akan muncul lagi di kunjungan selanjutnya, setidaknya selama 24 Jam 😀

Ada juga AdBlock Notifer yang hanya berupa Sticky Bar, dan bisa kita kondisikan agar Auto Close sesuai waktu yang kita inginkan, atau Manual Close dengan menempatkan tombol Close (×) pada pesan tersebut.

Saat ini, saya menggunakan AdBlock Notifer berupa Sticky Bar itu 😀

 

AdBlock Notifer Sangat Diperlukan

Saya memasang AdBlock Notifer yang lebih minimalis dan tidak menutupi konten, hanya sebagai pemberitahuan kalau iklan yang dipasang di Blog saya adalah iklan yang ramah dan tidak mengganggu. Karena AdBlock Notifer masih perlu, tidak seperti Anti-adBlock yang sangat mengganggu.

Ilustrasi AdBlock Notifer

Ilustrasi AdBlock Notifer

Jadi, AdBlock Notifer yang saya maksud itu hanya berupa Sticky Bar yang menginformasikan bahwa Blog ini hanya memasang iklan oleh Google AdSense, yang hanya menampilkan iklan yang relevant, dan berkualitas, serta tidak memasang iklan sampah yang mengganggu dan tidak mengandung atau berpotensi mengandung Malware dan/atau AdWare sama sekali.

Maksud dari “Iklan Sampah” itu bukan menghina, tapi realitanya memang demikian, iklan sampah itu adalah iklan yang berpotensi mengandung Malware dan AdWare, dan mayoritas iklannya adalah Spam dan Scam.

AdBlock Notifer ini meski disebut “Sticky Bar”, tapi saya tetap memperhatikan estetika, maka saya tetap mengizinkan agar pesan itu ditutup, bahkan saya bantu lagi agar pesan itu bisa hilang secara otomatis sesuai waktu yang saya tentukan.

Karena memang tujuan awalnya hanya sebagai pemberitahuan. Mengingat ketika AdBlock Aktif, maka seluruh iklan di Blog saya akan tidak muncul, jadi bagaimana pengunjung tau kalau iklan yang ada di Blog saya bukan iklan CPM mengganggu seperti PopUnder, dsb ?

Maka dari itu, diperlukan AdBlock Notifer seperti ini 🙂

 

Baik banget kan saya ?

Iya dong, karena niat saya ngeblog adalah share informasi, bukan monetize, yah meskipun saya sudah menyatakan (lupa di mana) kalau Blog saya ini adalah Blog Monetize, tapi itu dulu sob !

Seiring waktu berjalan, saya pun memurnikan niat saya ngeblog hanya untuk share informasi saja, yang artinya berbagi manfaat kepada sesama 🙂

Alhamdulillah, Allah memberikan reward untuk saya dalam bentuk dan sumber yang tidak disangka-sangka !

Buktinya tanpa sponsor dan earning dari Ads pun Blog saya bisa tetap hidup kan ?

Tetap online bahkan menggunakan Cloud Server terbaik yang berlokasi di Singapore, saat artikel ini saya tulis 🙂

Jujur saya katakan, saya menggunakan Server mahal loh, bukan Server murah dengan kualitas murahan 😀

Pokoknya ada saja duit untuk bayar hosting 😀

Bahkan ada juga yang transfer balance ke Paypal saja lewat halaman Donasi di Blog ini 🙂

Lumayan loh kalau dirupiahkan 😀

Dengan uang itu, saya bisa bayar hosting, dan bahkan mendaftarkan 2 Domain berekstensi .info yakni lukmaulhakim.info dan luqmanulhakim.info, dan uang itu juga saya gunakan untuk keperluan lain Blog ini.

Demi Allah, pahala akan mengalir terus kepada Donatur, setiap manfaat yang bisa saya berikan kepada pembaca setia Blog saya, tanpa mengurangi pahahala untuk saya 🙂

 

Jadi, Buat Apa Pasang Anti-AdBlock ?

Ilustrasi Anti-adBlock

Ilustrasi Anti-adBlock

Anti-adBlock itu sebutan yang lebih extreme dari sekedar AdBlock Notifer, karena kalau sudah Mode Anti-adBlock, maka sebelum AdBlock dinonaktifkan atau Domain Blog tersebut dimasukkan ke Whitelist, maka konten tidak akan bisa dibaca oleh pengunjung !

Perbedaannya hanya pada tersedia atau tidaknya opsi untuk menutup Notifikasi seperti Screenshoot diatas tanpa perlu menonaktifkan AdBlock.

Jujur, dari banyak netizen yang membicarakan perihal itu, selalu mengatkan “Jika ada Website yang menggunakan Anti-adBlock, maka saya akan klik tombol Back atau Close Tab, dan cari Blog/Website lainnya” !

Ada juga yang memilih mengakali, yakni “Jika mereka pakai Anti-adBlock, ya saya pakai Anti-adBlock Killer :D” !

Perlu sobat ketahui, “Anti-adBlock KIller” itu semacam Script atau Tools yang sesuai namanya, bisa mematikan Anti-adBlock pada Website yang menerapkan itu, sehingga konten bisa dibaca meskipun seluruh iklan tidak tampil (Blocked).

Nah Anti-adBlock Killer ini lumayan banyak digunakan Netizen, terbukti ketika saya pernah mengaktifkan Mode Anti-adBlock pada Blog saya ini, tetap saja menurut statistic Blog saya, Anti-adBlock itu berhasil dibaypass, dan jumlah Page View-nya lumayan banyak, artinya banyak yang pakai Anti-adBlock Killer 😀

Saya mengaktifkan Mode Anti-adBlock hanya sebentar saja dan hanya bertujuan untuk percobaan saja 😀

Sekali lagi, buat apa pasang Anti-adBlock ?

Ending-nya hanya 2, kalau tidak mental/bounce rate meningkat karena organic visitor kabur semua saat melihatf notif yang menyuruh mereka menonaktifkan AdBlock, ya mereka pasang Anti-adBlock Killer 😀

 

Memurnikan Niat Ngeblog

Saya yakin, rejeki sudah Allah atur, jadi ngapain maksa ?

Tujuan utama ngeblog saya adalah sharing informasi yang Insya Allah bermanfaat kepada sesama 🙂

Soal Monetize, tentu saja ada, dan itu Allah yang atur mengenai segala sesuatunya !

Dan saya tau dan sadar betul bahwa AdBlock adalah termasuk hak setiap manusia loh, sama halnya ketika seseorang memilih tidak mengklik iklan PTC di sebuah Website, maka penggunaan AdBlock adalah karena pilihan dia untuk tidak menampilkan iklan CPM dan PTC sekaligus.

Ingat, ada jenis iklan CPM yang sangat mengganggu seperti PopUnder, Pop-up, Interstitial, New Tab, dsb yang dikit-dikit bikin Mobile Device jadi getar diiringi pesan kalau Smartphone kena virus.

Itu sungguh menyebalkan, dan tidak sedikit tudingan miring pada Blog/Website yang menerapkan iklan sampah seperti itu, yakni dikatakan Website-nya banyak mengandung virus. Dan itu bisa bikin orang kapok untuk balik lagi.

 

Saya terus terang saja pernah bermain dengan iklan sampah seperti itu, tapi tidak lama, karena langsung saya hilangkan dari Blog saya ini. Hey, ini Blog Pribadi, bukan situs ilegal content macam online streaming film bajakan, software bajakan, dsb. Orang akan kabur dan tak akan kembali lagi, berbeda halnya jika Website saja ini menyajikan “Gula” yang bikin “Semut” berkumpul, meski banyak “Sampah” disekitarnya.

 

Bahkan, karena saya memurnikan niat saya ngeblog, Saya Diterima Menjadi Publisher Google AdSense secara Langsung tanpa Review Tahap Ke-2 !

Terlepas dari hal teknis yang memungkinkan hal itu, yang disinyalir memang Google lagi baik hati saat itu, terbukti banyak Blog yang secara konten tidak memadai dan secara umur Blog masih muda, tapi diterima menjadi Publisher hanya sekali daftar saja.

 

Alhamdulillah 🙂

Ketika saya gagal di percobaan pertama dengan akun yang lain, saya pun memutuskan untuk stop maksain diri untuk mendaftar Google AdSense, dan saya pun menghapus secara total semuanya, termasuk Google Account yang didalamnya ada Account Google AdSense itu.

Makanya, saya katakan bahwa saya langsung diterima menjadi publisher Google AdSense tanpa review kedua, karena secara teknis saat itu saya hanya satu kali mendaftar dan langsung diterima hanya saat proses review tahap pertama saja, yakni memasang Page-level Ads di Header yang berfungsi sebagai Tracking dan Validasi kepemilikan Domain.

Jadi, ketika saya memurnikan niat untuk ngeblog tanpa pamrih, justru Allah kasih saya rizki !

Terus terang, ketika saya mencoba mendaftar Google AdSense lagi, itu niatnya murni hanya mencoba saja, menguji coba apakah optimasi Blog saya selama 6 bulan terakhir ini sudah Google AdSense Friendly atau belum ?, dan Alhamdulillah lulus 🙂

 

Ketika menjadi Publisher Google AdSense, tidak lantas menjadikan saya lebih parah lagi menggunakan Anti-adBlock atau AdBlock Notifer, oh tidak !

Saya justru memutuskan untuk tidak memasangnya lagi, karena seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, rizki itu Allah yang atur, dan penggunaan AdBlock adalah hak asasi manusia !

 

Setidaknya dari Mobile Device (Smartphone, Tablet, dll) lebih banyak yang dalam kondisi Unrooted sehingga tidak memungkinkan menggunakan Aplikasi AdBlock seperti AdAway, dsb

Dan ya, pengguna Mobile Device sangat-sangat banyak saat ini, itulah kenapa Blog saya ini sudah saya kondisikan agar lebih Mobile Friendly, salah satunya menggunakan Responsive Theme dan Optimasi File Gambar.

 

Saya senang sekali ketika saya menjadi Publisher Google AdSense, jumlah klik iklan (Valid Click) lumayan banyak, karena kelebihan Google AdSense adalah iklan yang relevant, ini berbeda dengan Ads Network berbasis PTC (Paid to Click) Lokal Indonesia yang tidak relevant, dimana artikel saya membahas Otomotif, Komputer, dsb tapi iklan yang muncul malah iklan dewasa dan money game 😀

Mohon kepada para pembaca Blog saya, jangan pernah melakukan Invalid Click, yakni mengklik iklan secara sembarangan dan banyak di Blog saya ini, saya tidak suka !

Karena itu dapat merugikan Advertiser (Pengiklan), dan saya pribadi sebagai Publisher juga akan dirugikan !

Kliklah iklan yang memang menarik menurut Anda dan memang Anda butuhkan, sesuai minat Anda, dan sangat diharapkan terjadi transaksi kepada pengiklan, baik itu produk maupun layanan 🙂

 

Bagi saya, iklan adalah informasi tambahan untuk pembaca, namun berupa penawaran produk atau jasa. Itulah kenapa saya hanya memasang Ads Network yang menampilkan iklan yang relevant.

Sebelum saya diterima menjadi Publisher Google AdSense, saya rela menggunakan Chitika yang merupakan partner Google AdSense yang disebut AdExchange, artinya ketika saya menjadi Publisher Chitika, maka iklan yang muncul adalah iklan Google AdSense. Itu saya lakukan ketika Blog saya ini belum layak menjadi Publisher Google AdSense, sehingga Chitika hanyalah sebuah alternatif, hanya Google AdSense-lah Ads Network utama di Blog saya ini.

Tapi Chitika tidak menghitung klik, jadi hanya murni CPM (Cost Per Million) saja, dengan Rate yang sangat-sangat kecil !, padahal Google AdSense sudah secara resmi mendukung Bahasa Indonesia, tapi Chitika masih US/EU Traffic Oriented !

Demi Allah saya katakan, itu saya lakukan hanya karena ingin memberikan informasi tambahan kepada pembaca Blog saya dalam bentuk penawaran produk dan/atau jasa. Bahkan saya tidak mendapatkan apa-apa dari Chitika, selama menjadi Publisher mereka, karena Rate CPM yang sangat-sangat kecil dan tidak dihitungnya klik iklan (saya yakin banyak yang mengklik iklan kok).

Alhamdulillah, sekarang Allah menggantikannya dengan yang lebih baik, yakni langsung menjadi Publisher Google AdSense 🙂

 

Saya sih menulis sesuai Passion saya dan Mood saya, tidak ada target apa pun yang ambisius. Ada banyak ide-ide tulisan yang ingin saya tuangkan ke dalam artikel di Blog saya ini, namun karena keterbatasan saya baik itu Passion, Waktu, Tenaga, Pikiran, dan Mood, maka seringkali ide-ide briliant itu hanya menjadi draft saja, baik itu di Blog ini maupun masih di dalam otak saya 😀

 

Akhir Kata

AdBlock Notifer = Okkay !

Anti-adBlock = Big No !

Invalid Click = HARAM !


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified