L

Saya Memilih Fokus di Blog daripada Facebook


Bismillahirrohmanirrohim


Ilustrasi Sisi Gelap Facebook

Ini adalah artikel kesekiankalinya mengenai kegalauan saya antara Blog dan Facebook, setelah sebelumnya bahkan sempat hiatus dari aktivitas ngeblog cuma karena keasyikan di Facebook !

Karena ya mau gimana lagi, Facebook itu ya Blog (Web Log) juga pada dasarnya, dan aktivitas di Facebook ya bisa dikatakan ngeblog juga.

Ketika Twitter mendeklarasikan diri sebagai “Microblogging”, maka Facebook adalah “Miniblogging”, dan Blog berbasis WordPress, dsb itu adalah “Makroblogging” !

Saya sudah menyerah di Twitter sejak lama karena limit karakternya, meski sekarang sudah expand menjadi lebih banyak tapi tetap saja Twitter itu bagi saya cuma ideal untuk orang yang suka ngikutin trend dan orang-orang terkenal saja karena basisnya adalah follower, saya ngefollow orang tapi orang gk ngefollow saya, maka orang lain tidak akan mendengarkan saya, sedangkan dia yang saya follow bacotnya selalu saya baca tiap saat, pengguna Twitter yang nobody cuma bisa nebeng eksis ketika mentions orang terkenal dan ikut-ikutan ngebahas topik yang lagi happening, apalagi kalau ngebully orang.

Nah di Facebook saya agak bisa bertahan karena limit karakternya banyak banget dan basisnya itu friendship, jadi saya bisa mendapatkan reader dengan cara ngeadd orang lain yang otomatis ketika dia approve, maka dia jadi follower saya juga dan jadi subsriber saya juga, percayalah yang begini ini sudah umum di Facebook 😀

Tapi saya di Facebook lebih banyak diadd orang daripada saya yang ngeadd orang !

Di Facebook itu ya sob, ketika orang lain ngeadd saya, dan ketika saya approve, ya sudah !, tidak ada perkenalan, ucapan terimakasih, dan basa basi lainnya, khususnya dari lawan jenis yang ngeadd saya, kalau dari sesama laki-laki sih agak geli juga zaman now gini ada laki-laki kepoin saya kan yah kayak wawancara gimana gitu 😀

Ketika sudah diapprove, dan tidak ada tahap perkenalan itu, maka saya akan mulai melihat postingan-postingan dia yang bertebaran di beranda Facebook saya, ada yang isinya topik SARA semua, ada yang disturbing picture and video, ada yang ngalay, ada yang cabe-cabean, sombong, dll, pokoknya macem-macem aja. Dan saya dipaksa melihat semua itu sebagai feeds saya di Facebook.

Kalau saya di Facebook ya alhamdulillah menurut orang-orang yang menjadi “Teman” saya di Facebook, saya ini pengguna Facebook yang baik yang suka memberikan informasi melalui status-status saya yang tidak relevant disebut status, lebih cocok disebut artikel 😀

Fasenya memang saya ini dulu Blogger, lalu nyasar ke Facebook, lalu balik lagi Ngeblog di Blog ini 😀

Sebagian besar skill menulis saya ini dikembangkan selama saya terjebak zona nyaman di Facebook, memperlakukan Facebook layaknya Blog, dulu status saya sering disebut “Status Koran”.

Alasan saya ngeblog di Facebook, karena mudah, tinggal tulis dan kemudian posting, tidak perlu optimasi mesin pencarian, tidak perlu editing, bahkan tidak perlu nentuin judul dan URL slug.

Tapi nulis di Facebook itu kalau tidak bisa bikin postingan yang viral maka tidak akan menghasilkan apa-apa, dan untuk bisa viral di Facebook itu harus bombastis, dan topik paling mudah viral adalah SARA, dan saya tidak ingin viral dengan cara negatif.

Mending viral di Google aja, di SERP (Search Engine Result Page) 😀

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified