L

Nasib Pengguna Power Supply (PSU) Gamemax yang Kontroversial dan Misterius !


Bismillahirrohmanirrohim


Power Supply (PSU): Gamemax GM-600

Ketika saya merakit rig desktop PC baru saya, tentu pemilihan Power Supply (PSU) jadi salah satu hal yang krusial banget karena komponen itu sangat vital.

Tentu saya sudah mempertimbangkan brand-brand besar seperti Seasonic, Corsair, EVGA, Cooler Master, dsb …

Ya sama seperti kebanyakan end user lainnya yang melihat brand/merek duluan, karena itu cara paling mudah, karena sudah terkenal maka sudah banyak yang melakukan review.

Misalnya merek Seasonic, siapa yg tidak tau ?, brand yang juga sekaligus OEM Supplier untuk brand PSU lainnya, tapi tahukah Anda bahwa ada loh tipe PSU merek Seasonic yang bahkan tidak diproduksi oleh Seasonic sendiri ?, ada loh PSU Seasonic yang meski masih dijual hingga sekarang, tapi oleh para reviewer dinilai overpriced karena mengusung teknologi lama tapi dijual dengan harga selisih tipis dengan PSU yang sudah modern dari Seasonic juga.

Maka saya putuskan untuk tidak fanatik pada sebuah brand/merek !

 

PSU dan UPS Simulated Sinewave

Ada satu hal lagi yang membuat saya mikir berkali-kali untuk pilih PSU dari brand ternama di atas, adalah karena kompatibilitasnya dengan UPS Simulated Sinewave, sebelumnya sudah saya bahas soal itu disini.

Saya sudah googling dan bertanya langsung ke vendor PSU tersebut di atas soal penggunaan UPS Simulated Sinewave, tapi semua selalu menjawab agar pakai UPS Pure Sinewave, ada juga yang menjawab tidak mengapa pakai UPS Simulated Sinewave, tapi yang bagus, nah yang bagus ini seperti apa ?, tidak jelas, harganya pun akan mahal juga. Artinya kan tidak ramah kantong kere kreatif 😀

Nah, dalam kasus ini, cuma Gamemax yang mau testing sendiri setelah saya tanya, dan memastikan bahwa aman pakai UPS Simulated Sinewave, tanpa embel-embel kalimat yang mengharuskan penggunaan UPS Pure Sinewave, tanpa mengatakan penggunaan UPS Simulated Sinewave itu ada tapi-tapinya dan harus yg bagus. Artinya brand yang satu ini lebih ramah pada kaum kere hore seperti saya 😀

Ketika saya buka profile Gamemax, saya pun paham, ternyata memang Gamemax ini brand yang memfokuskan diri untuk memproduksi produk berkualitas untuk para kere hore (bahasa kitanya).

With over 17 years experience creating PC cases, peripherals and hardware to provide gamers all over the world with the very best kit at an affordable price, GameMax is now here to change the WorldWide for good.

Nama perusahaannya adalah GUANGDONG SOHOO TECHNOLOGY CO., LTD yang beralamatkan di Sohoo Ind. Zone. No1 Junda Road Dongkeng Town, Dongguan City, Guangdong Province, China (GAMEMAX in China business place).

 

Saat itu saya akan out of budget jika memilih brand PSU ternama, dan jika saya menggunakannya maka saya harus merogoh kocek lebih dalam juga untuk pemilihan UPS Pure Sinewave dan bahkan Stavolt Original/Genuine Japan (Bukan KW-KW) jika diperlukan.

Gamemax ini sudah menggunakan teknologi yang modern dengan sistem proteksi yang lengkap serta sudah silent (level noise suara sangat rendah) tapi dengan harga yang bersaing, maka PSU dari Gamemax tidak Overpriced seperti PSU merek lain di pasaran.

Apalagi Gamemax sepertinya belum bisa menjadikan merek sebagai selling point, tidak seperti merek terkenal lainnya yang menjadikan brand sebagai selling point, sampai-sampai ada brand ternama yang kita dikasih semacam sticker badge untuk showoff/pamer bahwa PSU kita pakai merek ternama tersebut, ditambah lagi penggunaan Casing PC yang pada PSU Shroud-nya ada cutting lubang khusus untuk memperlihatkan merek dari PSU yang terpasang. Saya tidak perlu itu, bahkan untuk saat ini, menggunakan PSU merek Gamemax jadi semacam aib yang harus ditutupi 😀

 

 

Serumit Itukah Soal UPS dan Stavolt ?

Iya, karena akan ada efek berantai, mengingat PSU yang digunakan sudah “Sultan”, maka perangkat lain terkait kelistrikan yakni UPS dan Stavolt juga harusnya “Sultan”.

Dan secara psikologi pun, ketika kita sudah beli PSU mahal-mahal, masa rela PSU itu cepat rusak karena pakai UPS Simulated Sinewave ?, karena diwanti-wanti oleh produsen PSU tersebut agar pakai UPS Pure Sinewave. Penggunaan UPS Simulated Sinewave jadi resiko ditanggung sendiri, Do It with Your Own Risk  (DWYOR) 😀

 

Saya sudah mendapatkan produk UPS Simulated Sinewave yang bagus itu, yakni yang sudah saya buktikan sendiri memang tidak masalah digunakan pada PSU APFC, itu pun saya berani pakai karena Gamemax selaku vendor PSU APFC yang saya gunakan menjamin bahwa aman menggunakan UPS Simulated Sinewave, sampai disini saya senang, artinya sistem rangkaian APFC-nya bagus, mengerti kondisi keuangan kebanyakan user dan di pasaran banyak dijualnya ya UPS Simulated Sinewave.

Sepertinya sudah diperkirakan bahwa pengguna PSU Gamemax mungkin gk mampu atau enggan beli UPS Pure Sinewave yang mahal itu, hehe 😀

Jika Anda mampu beli PSU Sultan, masa tidak mampu beli UPS dan Stavolt Sultan ?

FYI, ada loh UPS Pure Sinewave Second/Bekas, dijual dengan atau tanpa baterai/aki, dengan harga yang relatif lebih murah daripada beli baru, barangnya dari “Buangan” kantor multinational yang kalau baterai sudah drop, mereka melakukan pengadaan baru, beli baru lagi, tidak cuma ganti baterai.

Tapi tetap saja bagi saya, itu masih relatif mahal, dan tidak ada jaminan karena barangnya second dan penjualnya jauh, mahal ongkir belinya, dan mahal ongkir ketika klaim garansi (Iya sellernya ngasih garansi juga kok, meski gk lama dan cuma garansi personal), belum lagi resiko ditolak bandara, karena banyak kasus UPS gagal lolos sorting di bandara, lewat kargo laut/darat juga ada kendala tersendiri.

Jika budget cuma mampu beli PSU Sultan sedangkan UPS dan Stavolt yang biasa saja, itu maksa namanya sob 😀

Logika itu sering dipakai ketika menertawakan orang yang sanggup beli komponen PC mahal, tapi masih pakai PSU abal-abal.

Lantas, apakah Gamemax adalah PSU abal-abal ?, well, tidak juga !

 

Penggunaan Stavolt / AVR (Automatic Voltage Regulator)

Lalu soal penggunaan Stavolt, itu diperlukan sebagai Undervoltage Regulator, karena PSU APFC umumnya hanya bisa dikasih input AC 100 – 240V, sedangkan listrik PLN kalau naik itu jarang banget di atas 250V, tapi sering banget dibawah 200V, mengingat voltase standardnya sudah 220V, Stavolt pun biasanya hanya punya input range 75V – 240V saja.

Memang UPS yang baik sudah akan switch ke battery backup mode ketika mencapai voltase segitu, baik low atau high voltage, nah masalahnya voltase rendah itu kadang terjadi singkat, namun sering, sehingga UPS akan sering bolak-balik switch ke mode baterai dan mode PLN, halah mode PLN, istilah apaan itu 😀

Nah kelemahan UPS Simulated Sinewave adalah kalau terlalu sering switch bolak-balik gitu gk baik.

Mungkin bisa saya katakan bahwa jika kita menggunakan UPS Simulated Sinewave, dan listrik di rumah kita naik-turun gk beraturan, sebaiknya gunakan juga Stavolt bagus dan original yang dipasang sebelum UPS.

Lebih baik tidak usah pakai Stavolt jika Stavolt yang digunakan adalah produk KW !, misal yang paling umum aja yah mereknya Matsunaga, tapi KW China, mending gk usah, mending beli Stavolt China atau Taiwan yang murah tapi merek sendiri, itu biasanya mereka fokus bikin produk yg berfungsi sebagaimana mestinya ketimbang fokus bikin gimana caranya agar produk tiruan mereka secara sepintas semirip mungkin dengan Matsunaga Original. Saya sudah punya Stavolt KW Matsunaga, ampas !

Jika listrik di rumah stabil, ya penggunaan Stavolt tidak diperlukan, karena UPS tidak akan sering switching.

Stabil disini maksudnya adalah jika listrik kalau lagi tegangan rendah ya segitu aja, begitu juga ketika tegangan tinggi, tidak turun-naik dalam tempo yang cepat. Tentunya harus masih masuk range input voltage-nya yah, jika diluar range-nya, maka UPS akan swtich ke mode backup/battery. Inilah sebab kenapa penggunaan UPS adalah wajib !

Nah kestabilan listrik ini sering jadi biang keladi dari rusaknya PSU merek apa pun dan semahal apa pun, apalagi yang PPFC apalagi Non-PFC.

Dalam hal ini, saya tidak membutuhkan Stavolt sama sekali, karena listrik di area saya sangat-sangat stabil, ini jadi pertanda baik juga, karena PSU akan awet, bahkan PSU bawaan casing yang abal-abal itu pun awet-awet saja digunakan di area domisili saya, selama tidak overload dan pakai UPS, dimana UPS biasanya sudah umum digunakan, dan PC yang menggunakan PSU bawaan casing umumnya spesifikasi low end standard kantoran tapi sudah menggunakan hardware modern saat ini yang sudah semakin efisien dan load yang rendah daya juga.

Nah, saya menggunakan PSU Gamemax ini walaugimanapun tetap lebih baik daripada saya pakai PSU aba-abal bawaan casing, kan ?

 

Apa Sih PFC Itu ?

Bagi yang belum tau apakai PFC, saya akan jelaskan secara singkat, PFC atau Power Factor Correction itu adalah fitur yang memungkinkan listrik input ke perangat bisa disesuikan baik secara manual ataupun otomatis.

Jika cuma PPFC (Passive Power Factor Correction), maka kita hanya bisa tentukan secara manual, yakni dengan cara geser switch yang disediakan, biasanya ada opsi input AC 110V atau 220V dengan toleransi 5%. PSU PPFC ini yang biasanya gampang tewas karena listrik yang tidak stabil dan banyak kasus meledak karena kesalahan pengguna yang salah geser switch ke mode input AC 110V, sedangkan listrik PLN di negara kita pakai 220V 😀

Sedangkan APFC (Auto Power Factor Correction) ya sesuai namanya, dia bekerja secara otomatis dan dengan range yang luas, yakni 100V hingga 240V, biasanya disebut Full Range, mau dipakai di negara manapun yang standard listriknya 110V atau 220V atau angka voltase lainnya di range tersebut, ya bisa.

Itulah kenapa PSU yang sudah APFC secara sederhana bisa kita artikan bahwa PSU itu tidak perlu Stavolt, justru dalam kasus tertentu, UPS yang butuh Stavolt, meskipun UPS tersebut sudah punya AVR (Automatic Voltage Regulator), sedangkan PC kita butuh UPS.

Sekali lagi saya katakan, kondisi dimana UPS kita butuh Stavolt adalah ketika kita mendapati bahwa UPS tersebut sering sekali bolak-balik switching ke mode backup/battery dan mode line PLN dalam waktu singkat. Kondisi itu dapat cepat mengurangi umur dari komponen mekanik di dalam UPS tersebut, yakni Relay, dan kondisi tersebut juga tidak baik untuk PSU di PC kita yang akan merembet juga ke komponen lainnya di PC kita.

FYI, Salah satu cara ngetest UPS dan PSU bagus adalah dengan cara on/off input power di UPS secara cepat dan berkali-kali, jika PC kita reset atau bahkan shutdown, berarti UPS-nya dan/atau PSU-nya jelek.

PC kita masih butuh UPS karena range maksimal PSU APFC cuma 240V dengan toleransi 5%, dimana listrik PLN bisa mencapai lebih dari 240V bahkan lebih dari 250V kalau lagi tinggi-tingginya, sedangkan listrik PLN jarang dan agak mustahil undervolt dibawah 100V, itulah kondisi diperlukannya UPS, karena Stavolt hanya berfungsi sebagai Undervolt Regulator, sedangkan UPS berfungsi sebagai Surge Protector juga, ketika voltase naik drastis, UPS akan swtich ke mode backup, begitu juga sebaliknya.

APFC sudah sangat umum diterapkan pada PSU lain seperti gadget smartphone dan gadget lainnya, power adaptor router, power adaptor monitor, power brick laptop, dsb

Pokoknya kalau di perangkat power supply converter AC to DC adaptor untuk keperluan apa pun terdapat spesifikasi Input Voltage AC 100-240V atau angka lainnya yang mengindikasikan Full Range, nah itu APFC.

 

Nah kan, serumit itulah, bahkan sebenarnya masih saya tahan-tahan untuk tidak dibahas lebih lanjut, karena sampai disini saja, pembahasan di atas sudah cukup membuyarkan inti pokok pembahasan di artikel ini yakni soal PSU merek Gamemax !, jadi artikel di dalam artikel 😀

Intro di atas sebagai gambaran saja bahwa saya paham, maka saya tidak sembarangan dalam memilih PSU Gamemax, tentu saya CMIIW (Correct Me If I’m Wrong) 🙂

 

Lanjut di halaman selanjutnya saja ya 😀


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



SSL Verified