L

Alasan Saya Memindahkan Blog Ini ke Hawkhost


Bismillahirrohmanirrohim


Logo Hawkhost

Saya merasa perlu membuat artikel Preview ini karena saya sudah tidak sabar lagi ingin sharing alasan saya pindah ke penyedia hosting luar negri dan kenapa saya memilih Hawkhost.

Nanti ketika pengalaman saya menggunakan Hawkhost sudah lama, maka nanti akan saya buat lagi artikel Review yang saya tulis di artikel terpisah.

 

Hawkhost atau Hawk Host ?

Ada yang unik dari penulisan nama penyedia hosting yang satu ini, disatu sisi Domain Name dan Keyword sudah umum ditulis “Hawkhost”, tapi pihak perusahaannya sebenarnya menulis “Hawk Host”, dipisah antara kata “Hawk” dan “Host”, makanya jika Anda menulis “Hawk Host” di Google, maka akan dikoreksi oleh Google “Apakah yang kita maksud Hawkhost” ?, saking banyaknya yang nulis “Hawkhost”, padahal secara resmi ditulis “Hawk Host” 😀

Yupz, Hawkhost adalah perusahaan penyedia hosting yang sudah berbadan hukum yakni Hawk Host Inc !

Itulah kenapa Hawkhost bisa menggunakan Extended Validation(EV) SSL, dan hebatnya EV SSL tersebut diterapkan pada Client Area juga, tidak hanya di Website utama.

 

Tuh kan saya saja lebih enak nulis Hawkhost kok 😀

Oke, lanjut ke halaman 2 ya sob 🙂

Powered by Dewaweb


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai


Disqus Comments

  • Pantesan kemaren ancur tampilannya, lagi migrasi kah?

    Itu HawkHost pake Railgun? Servernya sama, kah? Sebenarnya sebelum ke “Dewa” saya sempet kepikiran buat sewa hosting di HawkHost, cuman belinya itu lho bingung, kalo pake VCC takut gak sesuai sama Kurs Rupiah sama Dollar Amerika (Waktu itu saya belum tahu VCC Indoworx, yang mana semua penyedia VCC yang saya ketahui, tidak memakai Dollar Amerika sebagai patokan) dan saya kira itu cuman shared hosting biasa, yang mana tidak di bagikan resource nya secara adil pake LVE (Macem pake CentOS gitu, bukan CloudLinux)

    Td kamu ambil yang diskonnya (yang 25%) gk, bro? Mengingat diskonnya itu kita harus ngontrak 2 Tahun disana. Klo gk, kamu ngontrak berapa bulan di sana, bro?

    Btw, bisa ngontrak per bulan disana? Jadi, berapa harganya kalo perbulan disana? Sebenernya saya gk mau pindah dlu, krna saya blm mampu buat bayarnya 😀

    • Iya sudah pindah ke Hawkhost, provider sebelumnya tinggi spec doang, value lainnya minim sekali sob 😀

      Sedangkan blog saya gk butuh spec setinggi itu, owner-nya pengen ngebanyakin penghuni server dulu baru pasang fitur-fitur baru berlisensi macam Patchman, MailChannel, dsb. Dan ternyata saya sekarang butuh SpamExperts, gk kayak sebelumnya saya gk butuh. Jadinya gk ada harapan lagi saya tetap di provider sebelum nya.

      Ancur tampilan itu karena saya lagi coba plugins Scripts Optimizer baru yakni Better WordPress Minify :D, ternyata masih lebih mantap Fast Velocity Minify untuk yang Free Open Source. Saya balik lagi pakai FVM.

      Ada yang lebih mantap, tapi Versi Pro-nya bikin ngiler, yakni JCH Optimizer, karena fitur Minify-nya kebangetan karena Custom URL CDN harus bayar versi pro berlangganan bulanan, akhirnya yang saya pakai hanya fitur Free CSS Sprite saja untuk optimasi gambar-gambar logo dibagian footer blog saya 😀

      Apa boleh buat, Versi Pro emang wajar dibikin kayak gitu 😀

      Selain experiment plugins baru, settingan hueman theme sempat ancur setelah saya menerapkan Object Caching pakai Memcached yang didukung oleh Hawkhost. Jadi untuk Page Cache pakai LiteSpeed Cache, dan untuk Object Cache pakai Memcached Server bawaan Hawkhost.

      Mengenai Hawkhost, saya baru kali ini juga, dan baru mengenai Hawkhost lebih dalam cuma beberapa minggu belakangan sampai akhirnya saya malah pengen cepet-cepet pindah ke Hawkhost, padahal baru banget perpanjangan hosting di provider sebelumnya. Jadinya saya downgrade ke paket terkecil, duit sisa yg dikembalikan ke deposit saya belikan ke VCC buat bayar Invoice di Hawkhost, ironis memang 😀

      Mengenai pembayaran, saya kedepannya mau coba pakai VCN dari BNI Syariah, sudah saya pastikan bisa digunakan, artikelnya baru saya publish 😀

      Jadi saya gk pakai VCC lagi, karena VCC itu ada Fee lagi yg lumayan lah kalau dihitung-hitung 😀

      Mengenai spec dan tipikal kayak apa Hawkhost itu sudah saya share di artikel ini, dan benar tidak seperti dugaan mu.

      Saya dapat diskon 30% recurring, dengan monthly billing cycle (Bulanan), ya Hawkhost tidak ada minimum kontrak, bisa sewa bulanan dengan tarif paket primary $3,49 per Bulan, ini harga sesudah dapat potongan 30%, kalau dirupiahkan dengan kurs anggap saja Rp 13500 per Dollar, harganya sekitar 47rb’an, gk sampai 50rb per bulan, makanya worth it banget dan saya langsung pindah ke Hawkhost 😀

      Value Added Service-nya banyak banget bro 😀

      Saya gk tahan lagi pengen pindah, padahal beberapa bulan lagi bakalan ada Black Friday, biasanya Hawkhost kasih diskon gede banget bisa sampai 80%, banyak pengguna Hawkhost berlangganan paket paling tinggi sampai 2 tahun dengan promo itu. Tapi saya udh gk tahan pengen pindah, penasaran parah 😀

      • Lha, saya lihat di website nya harga $2.24/bulan itupun kalo kontrak nya dua tahun, diskonnya 25% pula 😀

        Tapi, saya masih dapet sih klo 25%, cuman gk $2.24/bulan, tapi bener2 $3.74/bulan. Kamu dapet Diskon 30% Recurring itu dari mana, bro? Klo dari kupon, udh expired, kah?

        Trus, di cPanel nya ada fitur apa aja, bro? Mau pengen liat fitur nya 😀
        Dan, buat issue Let’s Encrypt nya pake Plugin cPanel apa bro? FleetSSL atau sama kayak sebelumnya? Soalnya saya yang sekarang repot kalo mau Renew Manual, harus di hapus dulu SSL lamanya di cPanel lewat “SSL/TLS Manager” :'(

        Mengenai Link Footer di bawah, itu beneran bisa dapet diskon 30% selamanya? Itu beneran link referral kamu, bukan?

        • Lha kamu gimana nih ?, langsung denger dari pelanggan Hawkhost kok masih ngeyel, hehe, yang saya tulis diatas itu bukan ngarang bebas 😀

          Memang cara mainnya mainstream sih, harga yg dipajang di depan adalah harga termurah dari kontrak terlama, di Hawkhost tuh terlama 2 Tahun 😀

          Saat saya posting komen ini, harga paket primary untuk 1 bulan adalah $4,99 per Bulan. Ini belum diskon sama sekali, nah dengan diskon 30% jadi $3,49 per Bulan.

          Harga untuk kontrak 2 Tahun itu per bulannya jadi $2,99, tapi dikali 24 bulan jadi $71,76 per 24 bulan alias 2 tahun. Ini harga tanpa diskon sama sekali, jika diskon 30% maka jadi $50,232 per 2 tahun, atau sama dengan $2,093 pe bulan. 2 Tahun kemudian harus memperpanjang 2 tahun juga, agar dapat diskon recurring itu lagi dari harga normal yg dapat potongan sejak awal.

          Pola macam begini pernah diterapkan provider luar negri yang merambah ke dalam negri, saya yakin kamu tau provider apa itu, pokoknya yang punya bisnis hosting gratisan juga. Nah pola macam ini sering bikin orang bingung dan salah paham.

          Silahkan konversi sendiri ke rupiah 😀

          BTW, ada trick-nya agar bisa dapat diskon 30%, legal 😀

          • Ohh, iya, saya baru baca lg klo kamu denger dari pelanggannya 😀

            Bisa di bisikin trick nya, sapa tau saya mau coba ngehost disitu 😀

            Btw, itu fitur di cPanel nya ada fitur apa aja, bro? buat Issue Let’s Encrypt nya pake FleetSSL atau pake yang sebelumnya? Railgun nya servernya sama atau udh beda, bro?

          • Tricknya gampang, kamu clear cache dan cookie untuk domain hawkhost, lalu akses website hawkhost lewat footer blog ini, bukan halaman shared hostingnya, diamkan beberapa saat di halaman itu sambil baca-baca.

            Nanti ada modal dialog betuliskan “Don’t go bla bla bla” dan kamu bakalan dikasih kupon khusus hanya untuk kamu sebesar 30% Off, tidak bisa dishare ke orang lain.

            Mengenai Let’s Encrypt, mereka pakai AutoSSL dan untuk front end client side mereka pakai plugins Let’s Encrypt yang premium berbayar, yupz pakai FleetSSL cPanel.

            Hawkhost itu Optimized CloudFlare Partner, jadi tentu mendukung Railgun, dan server railgu-nya beda lagi dengan provider sebelumnya, karena Hawkhost beda upline, gk partner sama NewMedia Express 😀

          • Btw, Itu kalimat yang bener yang mana, antara “Lha saya gimana nih?” atau “Lha, kamu gimana, sih?” ? 😀

          • Salah ketik bro, sudah saya edit 😀

        • Hawkhost pakai FleetSSL cPanel, saya juga gk suka Plugins Let’s Encrypt gratisan yg dipakai provider sebelumnya, tapi karena AutoSSL sebenarnya tidak krusial kok, mau pakai FleetSSL atau gratisan.

          Di footer blog saya itu link referral saya, dan beneran diskon 30% disertai trick yg saya bagikan dibawah.

          Umumnya pelanggan yang baru mengakses Hawkhost dan serius baca-baca halaman demi halaman di website mereka, maka akan ditawai diskon 30% berupa modal dialog yg betulisakan “Don’t go bla bla bla”.

          Kupon itu berlaku limited, cepet banget expired-nya, karena berlaku random untuk user yg berkunjung.

          Kalau kamu mau saya kasih gambaran mengenai isi cPanel Hakwhos, wah lengkap bro, lebih lengkap daripada dua provider sebelumnya yang kamu pakai 😀

          Bahkan Two Factor Authentification pun ada !

          Dan masih banyak lagi …

      • Oh, iya, mengenai Spam Experts. Itu gimana caranya? cuman ngatur SPF nya doang, kah? atau harus membuat MX Record lagi di CloudFlare? Kebetulan saya juga nemu salah satu web hosting yang menawarkan cloud hosting yang pake Spam Experts buat Proteksi E-mail nya, walaupun cuman Incoming aja, murah lagi, cuman 15rb/bulan, space 500mb (Toh, dipake buat E-mail pribadi saya 😀 )

        Saya juga mau nyobain kyk gimana Spam Experts itu 😀

        • Hakhost juga cuma Incoming Mail Filter, dan memang itu tujuan utamanya, gk kayak salah satu provider hosting yg SpamExperts-nya malah Outgoing SMTP dari SpamExperts doang, Incoming Mail Filter-nya gk ada 😀

          SPF itu kaitannya dengan Outgoing, kalau MX itu baru Incoming.

          Di Dashboard SpamExperts ada menu Route, nah disitu dimasukin MX dari provider email, misalnya MX punya ZohoMail, sedangkan di Domain kita di DNS Manager mau pakai CloudFlare DNS atau lainnya, arahkan MX ke MX punya SpamExperts itu.

          Email yg masuk lebih dulu ke SpamExperts, lalu dari SpamExperts lanjut ke Inbox Email kita.

          Ibarat tangki bensin motor, SpamExperts itu ibarat filter bensin yg dipasang di selang bensin 😀

          Kalau ada Shared Hosting 15rb/Bulan sudah build in SpamExpert Incoming Mail Filter, mantap banget itu, jadi yg dipakai cuma SpamExperts-nya doang, hostingnya gk usah 😀

          Soalnya kalau beli SpamExperts doang secara terpisah, paling murah 40rb/Bulan, itu Incoming Mail Filter saja.

          • Jadi, harus di add Account dulu, yah, di cPanel nya, baru di arahin ke MX SpamExperts nya?

            EDIT: Ehh, gk jadi deh, tadinya saya pikir hrs di add dlu, ternyata saya baru liat lagi klo mx nya bisa di arahin ke ZohoMail dari SpamExperts nya 😀

          • Tidak perlu, yg kamu butuhkan cuma login ke SpamExperts Dashboard, cPanel di situ bisa gk usah kamu sentuh sama sekali.

            Ide yang bagus nih, bisa bisikin via email gk nama provider-nya ?

          • Sebenarnya saya juga blm pake tuh hosting, mau proses ke pembayaran juga. Insya Allah nanti saya ke Indomaret nanti siang buat bayarnya 😀

            Tuh, udah saya bisikin nama providernya 😀

          • Iya sudah saya baca emailnya 🙂

            Wah kalau provider yang itu saya yakin sob, udh terpercaya dan udah skala Company, asik yah kalau cuma mau pake SpamExperts-nya saja, bisa hemat banget tuh, mana di sana Unlimited Addon dan Park Domain, jadi setiap Domain kita yang ditambahkan ke cPanel-nya maka masing-masing Domain itu akan punya login Dashboard SpamExperts sendiri.

            Ditunggu ya bisikan selanjutnya, penasaran saya nih mengenai LVE Limit-nya 😀

          • Ohh, sekalian Limit LVE nya toh, kirain enggak 😀

            Iya, kemaren malem (Jam 7-an, abis Isya) saya sempet chat dulu di live chat, dan bener, mereka terbuka soal LVE Limit klo kita yang nanya ke mereka. Buat IO nya, itu udah gede amat sampe ratusan MB/detik.

            Tuh, udh saya bisikin Limit LVE nya 😀

          • Iya, tuh kan mereka sudah punya Datasheet sebenarnya, hanya saja tidak dipublish, kita harus tanya dulu.

            Thanks infonya sob 🙂

  • Nice post, ada rencana buat pindahan ke Hawk Host nih, mengingat akhir-akhir ini hostingan saya sering down.

    • Terimakasih 🙂

      Kebijakan provider memang beda-beda, ada yang mengutamakan semua software termasuk kernel adalah versi terbaru dengan konsekuensi sering banget reboot server dengan estimasi down 5 – 10 menit. Biasanya versi terbaru juga membawa bug dan ketidakstabilan baru juga.

      Ada juga provider yang memastikan semua adalah versi dengan security patch terbaru saja dan major version yang tidak terlalu usang, sehingga bisa mengutamakan uptime dan kestabilan software yang digunakan, tidak keseringan reboot server dan lebih minim error akibat bug.

      Tapi ada yang kebablasan mengutamakan uptime sampai-sampai versi software sudah terlalu usang, banyak bug security, contohnya seperti provider yang kena virus Ransomware kemaren itu.

      Skill menggunakan Linux Server dari SysAdmin juga menentukan, karena Linux ini selama tidak berurusan dengan Kernel maka untuk proses reload/apply/rebuild/restart services bisa tanpa melakukan reboot, tentu “Jam Terbang” sangat menentukan, karena terkait dengan pengalaman.



×
SSL Verified