L

Ternyata Piston FIM OEM dan FIM Aftermarket Itu Beda Desain !


Bismillahirrohmanirrohim


Piston OEM STD Vario 125

Dalam hal ini, motor saya adalah Honda Old Vario 125i yah bro, dan saya mendapati bahwa meski produsen piston sama-sama FIM (Federal Izumi Manufacture) tapi antara Piston FIM OEM dengan FIM Aftermarket ternyata berbeda desain loh.

Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing yang bikin saya galau mau pilih yang mana 😀

Kata pihak penjual resminya sih (ProLine Parts), perbedaan desain ini karena adanya patent pada desain piston OEM Honda itu.

Masa ?, karena setau saya, Piston Aftermarket merek NPP itu desainnya mirip Piston FIM OEM. Tapi wajar saja yah, kan yang bikin OEM-nya kan FIM, masa FIM jual Aftermarket-nya yang sama juga desainnya ?

Sudah banyak artikel yang membahas kelebihan piston OEM Honda yang disebut menganut teknologi ESP (Ehnaced Smart Power) ini, piston ini dijuluki sebagai Light Weight Piston (Piston Ringan).

Berikut saya kutip salah satu statement-nya:

ESP Piston

Sesuai namanya piston yang dipakai lebih ringan bila dibandingkan dengan komponen terdahulu. Pin dan rumah pin piston dibuat lebih kecil, selain ringan juga mengurangi bidang gesek antara piston dan dinding silinder.

Bentuk piston yang optimal dan lubang pin piston meruncing untuk meratakan beban. Pin piston, terbuat dari besi yang berat, telah secara efektif dikurangi dengan memperpendek dan berdiameter pin kecil. Berat piston telah sepenuhnya dikurangi melalui analisis CAE.

Part yang lebih ringan membantu mesin bekerja lebih baik. Setiap piston berubah arah, pasti memerlukan energi untuk berhenti dan memulai ke arah yang lain. Piston yang lebih ringan mengurangi pemakaian energi ini. Mengurangi beban gesekan, mengurangi beban rotasi, semua hal ini apa yang disebut meningkatkan efisiensi mekanis.

 

FIM77 Aftermarket

 

Piston FIM Aftermarket: Vario 125

Piston ini dikasih nama “FIM77”, terlihat bedanya banyak banget jika dibandingkan piston OEM Vario 125 kan ?

Mulai dari permukaan piston sampai bagian skirt-nya.

Untuk Vario 125, tentu saya Piston FIM77 ini menggunakan basic/standard Pen ukuran 13 mm.

Paket penjualan terdiri dari Piston, Ring Piston, Clip, dan Pen. Namanya juga Piston Set 😀

Untuk ukuran, tersedia ukuran 52.4, 52.9, 53.4, 53.9, dan 54.4.

Ukuran 52.4 itu adalah Oversize 0.000 alias ukuran standard, di Manual Book saya lihat ukuran presisinya sebenarnya adalah 52,370 – 52,390, dibulatkan jadi 52.4.

Artinya, Piston ini PnP (Plug and Play) untuk Vario 125, begitu menurut informasi yang saya dapatkan.

 

Kelebihan Piston FIM77

Sekilas, kita sudah bisa lihat banyak perbedaan antara Piston FIM77 dengan Piston FIM OEM.

Disini saya ingin mencoba menganalisa kelebihan dari Piston FIM77, tapi bukan bermaksud bahwa kelebihan pada FIM77 menjadi kekurangan pada FIM OEM, karena FIM OEM itu adalah Piston ESP yang mengusung kelebihan juga.

Berikut adalah kelebihan Piston FIM77:

Piston Dome

Pada gambar di atas, tentu kita bisa lihat pada permukaan Piston FIM77 terdapat tonjolan yang biasa disebut “Piston Jenong” alias “Ngedome”, nah kelebihan ini dapat meningkatkan Rasio Kompresi pada ruang bakar, peningkatannya berapa banyak ?

Nah saya kurang tau, menurut pengukuran menggunakan Buret, Rasio Kompresi Vario 125 sebenarnya yang menggunakan piston OEM adalah 1:10.5 bukan 1:11.0 yang tertulis di spesifikasi.

Maka bisa jadi, dengan menggunakan Piston FIM77 maka Rasio Kompresi Vario 125 akan menjadi 1:11.0. Ini cuma secara teori saja yah 😀

 

Lubang Oli di Bawah Ring Piston

Posisinya tepat dibawah Ring Oli, terdapat lubang-lubang yang berfungsi mengalirkan oli mesin ke cylinder liner dan piston skirt lebih banyak lagi.

 

Jalur Oli di Skirt

Tau Skirt kan ?, Badan Piston, nah pada Piston FIM77 terdapat jalur oli seperti parit atau coakat memanjang yang fungsinya mengalirkan oli mesin ke bagian skirt lebih banyak lagi agar meminimalkan gesekan yang terjadi antara skirt dengan cylinder liner.

 

Tekstur “Waffle” di Dekat Lubang Pen Piston

Tekstur ini fungsinya untuk “Pijakan” oli mesin agar mampu menempel pada bagian tersebut, dan tekstur itu juga menjadi penguat pada area tersebut, serta membuat surface area lebih besar sehingga meningkatkan kemampuan pendinginan oleh oli mesin.

 

Penadah Oli Mesin

Jika kita perhatikan, pada FIM77 dan FIM OEM ada perbedaan pada bagian bawah Piston bagian samping, dimana pada FIM OEM dipapas habis sedangkan pada FIM77 masih ada.

Bagian itu fungsinya sebagai penadah/penampung oli mesin untuk melumasi area Pen Piston dan Skirt yang mana oil mesin itu akan dialirkan melalui jalur oli di bagian skirt.

 

Kekurangan Piston FIM77

Menurut saya, kekurangan Piston FIM77 hanya satu, yakni Bobot atau Berat-nya.

Meski saya tidak mengukur langsung, tapi secara fisik Piston FIM77 lebih “Bulky” karena fitur-fitur yang saya sebutkan diatas.

Ini menjadi pembeda juga antara FIM77 dengan FIM ESP yang sudah saya sebutkan memiliki kelebihan yakni Light Weight Piston alias Piston Ringan.

Kekurangan lainnya menurut pengalaman saya, bunyi mesin jadi sedikit lebih berisik ketika menggunakan piston FIM77 ini.

 

Kesimpulan

Saya sudah tau bahwa Piston ESP Standard OEM Vario 125 adalah buatan FIM, tapi perlu diketahui bahwa FIM Aftermarket untuk Vario 125 juga ada dan jauh berbeda.

Mungkin logikanya gini, kalau FIM sudah bikin Piston OEM untuk Vario 125 dan kita pengen pakai merek FIM ketimbang merek Aftermarket yang secara desain meniru FIM OEM, maka beli saja HGP (Honda Genuine Part).

Jadinya FIM bisa berkreasi memberikan pilihan Piston Aftermarket buatan mereka yang berbeda dengan OEM.

Penggunaan Piston FIM77 juga sebagai opsi bagi pengguna untuk mendapatkan rasio kompresi sedikit lebih tinggi untuk mendapatkan peningkatan performa, hanya saja perlu diimbangi dengan asupan bensin beroktan tinggi yang sesuai.

Maka Piston FIM77 bisa saja disebut “Piston Racing” untuk Vario 125 😀


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified