Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

Logan

Dalam Aktivitas Social Media, tentu tidak terlepas dari Aktivitas “Update Status”.

Pada Form tempat kita mengetikkan “Status” kita, biasanya ada pertanyaan yang ditujukan kepada kita.

Namun pernahkah kamu memperhatikan apa sih maksud dari pertanyaan “What’s on your mind ?”, dan/atau pertanyaan “What’s happening ?”.

Bagi kamu yang belum tau, dua pertanyaan itu adalah ciri khas dari dua Social Media terbesar yakni Facebook dan Twitter.

Uniknya, untuk urusan “Update Status”, Facebook dan Twitter berbeda dalam hal Limit Karakter.

Jika Twitter hanya 140 Karakter, maka Facebook luar biasa banyaknya sampai 63.206 Karakter, kamu bisa saja bikin Artikel di Facebook “Status Update”, seperti yang biasa saya lakukan dulu, hingga akhirnya saya sadar saya salah tempat dan kemudian saya kembali ngeblog 😀

 

Apa yang Mendasari Perbedaan Limit Karakter Itu ?

Itu disebabkan karena perbedaan pertanyaan yang diajukan kepada Penggunanya.

Facebook menanyakan kepada Penggunanya “What’s on your mind ?” (“Apa yang Anda pikirkan sekarang ?”).

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Hello World

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang 🙂

Segala puji syukur saya haturkan kepada Allah Al’Aliim, Dzat yang Maha Tau, yang mengajarkan Makhluknya akan Ilmu Pengetahuan.

Serta, Sholawat dan Salam tak lupa saya sinandungkan dan semoga Allah sampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Manusia yang menjadi bukti akan eksistensi Allah sebagai Guru terbaik untuk Manusia, yang menjadikan Nabi yang Ummi (Buta Huruf) menjadi Nabi yang penuh dengan Ilmu Pengetahuan dan memiliki Mukjizat paling dahsyat di muka Bumi, yakni AL-Qur’an AL-Karim. Kuncinya adalah “Bacalah, Bacalah dengan (Menyebut) Nama Tuhanmu yang Menciptakan” – Qur’an Surah AL Alaq, Ayat 1. Maka dari itu Rajinlah Membaca.

Sehingga kita tidak boleh lupa bahwa bagaimanapun cara kita menimba Ilmu, ketahuilah bahwa sesungguhnya kita sedang menimba butir-butir Cahaya Ilmu yang Allah berikan kepada kita. Metode yang Allah terapkan kepada Makhluk-Nya agar memahami Ilmu tidak dapat disangka-sangka, Setiap masalah yang kita alami sejatinya adalah alasan (Latar Belakang Masalah) untuk kita melakukan Riset/Penelitian untuk menemukan Penyelesaian Masalah (Troubleshooting) yang baik dan benar. Sehingga kita tidak boleh menyerah, mengeluh dapat dimaklumi, sebagai identifikasi masalah, asalkan tidak terekspose publik dan keluhan tersebut dikembangkan menjadi sebuah pencarian solusi, sehingga yang awalnya adalah sebuah masalah berubah menjadi pengalaman karena kita dapat melaluinya dengan baik dengan menemukan solusinya.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



SSL Verified