L

Modifikasi Mighty Blaster untuk Depot Isi Ulang Air Minum pakai Selang


Bismillahirrohmanirrohim


Modifikasi Mighty Blaster untuk Depot Isi Ulang Air Minum

Sebenarnya, ini adalah permintaan dari istri saya, agar proses pengisian galon di depot kami bisa dilakukan dibawah dan air diisi pakai selang.

“Apa ?, pakai selang ?”

Begitu respon pertama saya 😀

Soalnya saya baru kali ini dikasih tau ide seperti itu, dan ternyata sebelum kami menikah, istri saya sudah biasa ngisi galon di depot yang cara pengisiannya pakai selang langsung ke galon yang posisinya di bawah/lantai.

Kita semua tau bahwa prosedur pengisian galon di depot itu ya di dalam etalasenya, umumnya posisi pengisian galon berada di pertengahan, karena di bawahnya adalah tempat Filter Housing, di paling atas adalah tempat UV Sterilizer.

Saya pun memastikan lagi, seperti apa proses pengian seperti itu, apakah langsung pakai selang biasa begitu saja atau pakai nozzle khusus, saat itu dalam benak saya, pengisian dilakukan pakai nozzle seperti yang digunakan di SPBU.

Kalau pakai nozzle yang biasa dipakai di rumah, misal untuk menyemprot taman, lantai teras halaman, dsb, itu tentu tidak ideal, karena flow rate sangat kurang, karena nozzle seperti itu mengutamakan pressure.

Tapi setelah saya melihat langsung ke depot yang dimaksud, yang melakukan “praktik” itu, saya pun kaget, karena memang pakai selang biasa tanpa nozzle 😀

Mirip kayak ibu-ibu lagi ngisi jerigen air saat musim kemarau (yang jaga memang ibu-ibu), apalagi sudah lumrah jika beberapa pelanggan tidak menggunakan galon, melainkan menggunakan jerigen biasa, pas banget kesannya seperti orang beli air untuk mandi, bukan untuk minum, padahal di depot isi ulang air minum 😀

Jauh dari kesan higienis !, nyatanya, tetap laku kok depotnya.

Tapi apa boleh buat ?, wanita memang sering bermasalah dalam urusan angkat-mengangkat galon, termasuk istri saya.

Itulah yang melatarbelakangi hal ini, karena saat galon kosong tidak masalah mengangkatnya ke atas, ke box pengisian galon di etalase, tapi setelah galon itu terisi, wah beratnya minta ampun bagi wanita, bahkan bagi saya saja, memang lumayan berat 😀

Karena teknik mengangkatnya itu tidak ideal, yakni beban tertumpu di tangan.

Saya lebih mudah mengangkat sekarung beras di bahu, yang jelas-jelas lebih berat daripada galon yang penuh terisi air.

Bagi saya, meski lumayan berat, itu tidak masalah.

Tapi bagi istri saya, galon yang terisi penuh air itu terlalu berat.

 

Bukankah riset dilakukan ketika ada latarbelakang masalahnya ?

Masalahnya adalah ketika saya tidak berada di toko/depot, maka istri saya yang jaga.

Lantas siapa yang ngangkat ?, selama ini sih pelanggan rela mengangkat sendiri, karena kasihan dengan wanita, apalagi istri saya baru melahirkan (saat artikel ini saya tulis).

Tapi tentu ada saja pelanggan yang angkuh dan egois, minta dilayani, tidak cukup diangkatkan galon dari box pengisian ke bawah, bahkan sampai minta diangkatkan ke motor !

Alhamdulillah selama ini, yang seperti itu cuma saya yang alami, istri saya tidak mengalaminya.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



SSL Verified