L

Cara Menghemat Biaya Domain Internet dengan Menjadi Reseller Langsung dari Registrar


Bismillahirrohmanirrohim


Bangga Pakai Domain .iD

Artikel ini murni hanya Log saya saja yang baru terpikir bahwa untuk jangka panjang sebaiknya saya langsung saja naik level menjadi Reseller langsung dari Registrar Domain .id yang Terakreditasi dan Diakui oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia).

Soalnya lumayan banyak juga saya memiliki domain apapun.id, tidak cuma .id saja 😀

 

Sistem Slab/Deposit Lebih Murah

Saat artikel ini saya publish, harga renewal domain .id flat Rp 250.000/Tahun di hampir semua Hosting Provider di Indonesia, tidak ada yang berani menjual dibawah harga itu, kalau lebih tinggi dari harga itu sih banyak, ada yang jual Rp 500.000/Tahun kok sampai sekarang, hosternya pengen untung gede 😀

Mereka tidak berani menjual dibawah Rp 250.000/Tahun karena itu adalah harga minimum terendah yang diperbolehkan, jika lebih mahal dari itu silahkan, lebih murah ya melanggar ketentuan.

Soalnya terus terang saja harga dari Registrar memang lebih murah dari itu, anggap saja harga modal lah sebutannya 🙂

Saya tidak akan sebut harga, silahkan cek sendiri di Website Registrar, dan saya juga tidak sebut Registrar mana yang saya pilih 😀

Harga domain .id memang masih labil dan mengkhawatirkan, makanya masih banyak hosting provider yang belum berani memasukkan domain .id ke dalam daftar domain gratis yang dibundling dengan paket hosting.

 

Kenapa Menjadi Reseller Jadi Lebih Murah ?

Yah namanya juga reseller ya dapat harga “Grosir” dong yah 😀

Konsep atau Sistem pembayaran pun bukan pay as you go, tapi sistem Slab atau Deposit dengan minimum deposit bervariasi tiap registrar.

Asiknya sistem slab seperti ini semakin banyak transaksi yang kita lakukan, maka semakin murah harga domain-nya !

Dan deposit yang mahal cuma initial deposite saja atau deposit pertamakali saja, selanjutnya kita bisa reload saldo deposit kita meskipun cuma seharga satu domain, baik itu new register maupun renewal dan transfer domain.

Makanya jika sudah menjadi reseller domain, sebaiknya jualan domain juga, agar minimum transaksi untuk naik ke level slab selanjutnya bisa lebih murah dengan cepat, toh kita juga dapat duit kan 😀

 

Cocok untuk Jangka Panjang

Daripada beli domain dengan kontrak 2 – 5 tahun bahkan lebih di hosting provider, lebih baik menjadi reseller domain dan simpan deposit yang banyak, sehingga ketika ada promo renewal kita akan dapat diskon juga bahkan lebih murah lagi daripada yang ditawarkan hoster.

Jadi reserved domain untuk jangka panjang bukan langsung mendaftarkannya selama kontrak yang diinginkan, tapi berupa saldo atau deposit di account reseller domain tersebut.

Meski resikonya jika terjadi kenaikan harga domain ya apa boleh buat, ikut harga terbaru, tapi keuntungannya juga sebaliknya, ketika terjadi penurunan harga domain ya kita bisa renew domain lebih murah.

Memang momok terbesar yang jangan sampai terjadi pada domain .id adalah kenaikan harga kembali ke Rp 500.000/Tahun 🙁

 

Full Access pada Domain Panel dari Registrar

Semudah-mudahnya mengelola domain melalui Client Area seperti WHMCS, lebih nikmat dan puas jika mengelola domain langsung pada domain panel dari registrar, siapa saja yang tau bedanya pasti setuju 😀

Dengan menjadi reseller langsung dari registrar, maka kita akan memiliki dua akun, yakni akun reseller dan akun customer untuk menampung domain-domain kita, tentu saja akun customer tersebut bisa lebih banyak jika kita berjualan domain kepada orang lain.

Kita juga bisa memiliki URL Pribadi untu mengakses domain panel kita, menggunakan subdomain dari domain milik kita sendiri dan tentu saja juga bisa menerapkan logo kita di domain panel tersebut.

 

Support Langsung dari Registrar yang Lebih Dekat dengan PANDI

Dengan menjadi reseller langsung dari registrar, banyak jumlah “Tangan” bisa dikurangi yang selain menurunkan harga juga mendekatkan jarak alur support/customer service yang langsung ke registrar, di atas registrar langsung PANDI selaku lembaga resmi yang mengelola domain Indonesia.

Tapi ada kekurangannya sih sob 😀

Registrar biasanya tidak menyediakan Live Chat Support, karena memang itu tidak penting juga, tapi ada juga yang menyediakannya, tapi berdampak pada harga jual yang lebih mahal. Wajar saja Human Resource memang Costly.

 

Tidak Harus Jadi Reseller Langsung dari Registrar

Opsi seperti ini memang tidak cocok untuk semua orang, karena membeli langsung ke hosting provider tentu lebih baik dari sisi support yang lebih baik jika satu atap dengan hosting yang digunakan, tentu harga yang lebih mahal sedikit itu sepadan untuk laba/keuntungan pihak hoster, apalagi jika menjual dengan harga pasaran normal yakni minimum harga termurah dari PANDI.

Gagasan menjadi reseller ini hanya cocok bagi pengguna domain apapun.id yang sudah sticky yang kalau bisa pengen selamanya pakai domain yang sekarang dimiliki atau dengan kata lain untuk jangka panjang.

Tentu saja harus menyiapkan sejumlah dana yang relatif cukup lumayan besar nominalnya untuk melakukan initial deposite 😀

Itulah kenapa jika membeli domain dengan kontrak tahunan akan lebih terjangkau jika melalui hosting provider, karena bisa beli domain hanya dengan minimum kontrak 1 tahun dengan biaya yang juga untuk 1 tahun tersebut.

 

Kesimpulan

Ini hanyalah log saya pribadi saja, bukan bermaksud mempengaruhi orang-orang untuk langsung beli ke upline para hoster yakni registrar tanpa melalui hosting provider bersangkutan.

Karena kedua opsi itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan ini legal, pihak registrar pun memperbolehkan kalangan umum untuk menjadi reseller atau dengan kata lain menjadi customer dengan metode pembayaran slab atau deposit.

Dimana-mana memang sistem deposit lebih murah karena kita invest banyak uang ke pihak penjual.

Nah jika melalui hosting provider, meskipun Anda invest dengan melakukan deposit banyak uang ke pihak hosting provider yang akan dikonversi menjadi saldo client area, tetap saja tidak mendapatkan diskon potongan khusus 🙁

Saya pernah temukan hosting provider yang hanya memberikan Cashback saja yakni ketika Anda deposit misalnya minimal 1 Juta Rupiah, maka Anda dapat bonus saldo deposit di client area sebesar 15%, dsb

Itu riba sob !, bisa-bisa saja dikatakan bonus, itu “Bunga Uang” !, karena uang dengan uang itu riba, berbeda halnya jika sejumlah deposit uang diberikan bonus berupa diskon, itu baru halal.

Saya pernah memutuskan keluar dari salah satu hosting provider karena cara mereka “Menghargai” Existing Customer (Pelanggan lama) justru dengan cara itu, bukannya memberikan kupon diskon khusus untuk memperpanjang hosting untuk sewa pada 1 bulan selanjutnya. Diskon cuma untuk pelanggan baru, itu pun cuma diskon satu kali, bukan berulang atau recurring, tapi malah untuk pelanggan sebelumnya ditawarkan riba seperti itu 🙁

Perlu Anda ketahui bahwa kebanyakan hosting provider lebih mudah mengelolas cash flow dari uang yang dibayarkan oleh pelanggan dengan billing cycle bulanan, karena itu lebih terprediksi. Sedangkan pelanggan dengan billing cycle tahunan, dua tahunan, tiga tahunan, dst itu sama saja pihak provider berhutang dengan pelanggan, karena kebanyakan tapi tidak semua hosting provider sebenarnya menyewa server dan lisensi-lisensi server cuma bulanan saja, tapi berani menyewakan shared hosting hingga selama 3 tahun, bahkan ada yang lebih.

Kenapa saya sebut “Provider” ?, itu merujuk ke lebih umum yakni khususnya pengelola perorangan, karena biasanya pengelola perorangan yang agak riskan sob, riskan bangkrut, sedangkan “Company” lebih terjamin, khususnya jika sudah berbentuk PT (Perseroan Terbatas), kalau CV juga riskan bangkrut bahkan sampai menguras harta CEO/Owner untuk nombokin kerugian CV tersebut ketika bangkrut.

Seandainya ditawarkan jika melakukan deposit maka akan mendapatkan diskon perpanjangan hosting, saya bakalan deposit kok, meskipun toh uang untuk nombokin diskon itu ya dari uang yang seharusnya jadi cashback itu juga, tapi akad-nya halal.

 

Saya disini tidak mengajak, tapi hanya sharing gagasan atau opsi lain yang sepertinya jarang diketaui oleh orang banyak 🙂

Soalnya domain saya memang untuk jangka panjang, khususnya domain al-hakim.id, alhakim.id, dan hakim.biz.id. Karena itu nama belakang saya yang nanti istri, anak dan bahkan cucu dan cicit saya seterusnya bisa menggunakan subdomain dari domain utama tersebut, seperti yang saya pribadi miliki yakni lukman.al-hakim.id dan lukmanul.hakim.biz.id.


Protected by DMCA ! Protected by Premium Copyscape !

Hi, Bagaimana Menurut Anda ?


Jadilah Pembaca yang Baik dengan cara meninggalkan Komentar pada setiap Artikel Bermanfaat yang sudah dibaca (•‿•)


Komentar adalah salah satu Faktor Penyemangat bagi seorang Blogger, termasuk juga saya. Sebagai bukti bahwa saya tidak sendirian disini, mengingat ada banyak sekali Viewer (Pembaca) Artikel di Blog saya ini. Tolong, jangan pergi begitu saja.


Tinggalkan Komentar Anda disini meskipun hanya sekedar menyapa saya, mari kita bangun Forum Diskusi di Kolom Komentar pada setiap Artikel di Blog ini.


Oleh karena itu, saya sudah menyediakan Fasilitas Comment System terbaik saat ini yakni Disqus Comments System untuk membangun Komunitas Komentator yang lebih Advanced lagi, tidak diperlukan Account Disqus untuk bisa berkomentar disini, Anda cukup memasukkan Nama dan Email saja, tapi saya sarankan untuk memiliki Account Disqus jika Anda sering berkomentar di banyak Blog yang menggunakan Disqus Comment System.

Mungkin Anda juga menyukai



Facebook Comments



Disqus Comments



×
SSL Verified